KARYAKESEHATANKARYAKESEHATAN

Karya Kesehatan Journal of Community EngagementKarya Kesehatan Journal of Community Engagement

Abstrak. Penyakit gastroesophageal reflux (GERD) adalah kondisi pencernaan yang berlangsung lama. Penyakit ini terkait dengan gaya hidup dan mudah kambuh saat penderitanya stres. Karena keduanya menyebabkan perih dan tekanan di dada, nyeri dada akibat GERD mirip dengan serangan jantung. Meskipun demikian, ada beberapa hal yang membedakan keduanya. Gerd terjadi ketika asam lambung naik kembali ke esofagus atau kerongkongan. Akibatnya, kerongkongan mengalami iritasi. Padatnya aktivitas masyarakat seringkali menyebabkan terganggunya pola makan, sehingga membutuhkan keteraturan dalam penentuan jam makan. Selain itu menu makan juga harus yang memenuhi kriteria sehat dan tidak mudah menyebabkan iritasi pencernaan. Masyarakat cenderung mengkonsumsi makanan yang berbumbu tajam dan pedas sesuai tren yang sedang berkembang. Peserta penyuluhan menyebutkan bahwa seringkali melewatkan jam makan pagi atau sarapan dan pada saat makan siang mengkonsumsi makanan pedas dan berbumbu tajam. Hal ini dapat menjadi pemicu kejadian infeksi pencernaan dan gangguan pada lambung, terutama maag yang dapat memicu kejadian GERD. Sehingga penyuluhan kesehatan mengenai makanan sehat untuk penceraan juga penting untuk diberikan kepada masyarakat. Pemberian leaflet berguna untuk pengingat klien apabila ingin mengulangi informasi yang didapatkan saat penyuluhan. Selain itu dapat bermanfaat bagi keluarga klien yang dapat ikut membaca isi dari leaflet. Sehingga lebih banyak orang mengetahui mengenai penyakit GERD dan penanganannya.

Penyuluhan kesehatan di Griya Sehat Syauqiya berhasil dilaksanakan dengan penerimaan yang baik dan partisipasi aktif klien.Hasil penyuluhan menunjukkan bahwa peserta memahami gejala dan penanganan sederhana GERD setelah diberikan materi dan leaflet.Rekomendasi untuk memperkuat dampak penyuluhan adalah melaksanakan evaluasi jangka panjang dan meningkatkan frekuensi interaksi melalui media digital.

Penelitian berikutnya dapat menilai efektivitas distribusi leaflet secara berulang dan telepon pengingat mengenai perubahan perilaku diet serta keberlanjutan pengetahuan klien. Pengembangan aplikasi mobile interaktif yang menyediakan panduan nutrisi dan pelacakan gejala GERD dapat dievaluasi dalam uji coba berkelanjutan untuk meningkatkan kepatuhan diet. Selain itu, penelitian acak terkontrol yang membandingkan sesi konseling individu dengan lokakarya kelompok dapat mengidentifikasi format penyuluhan yang paling mempengaruhi perubahan perilaku makan klien.

  1. #penyuluhan kesehatan#penyuluhan kesehatan
  2. #dokter gigi#dokter gigi
Read online
File size982.89 KB
Pages4
Short Linkhttps://juris.id/p-1ak
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test