LINTASBUDAYANUSANTARALINTASBUDAYANUSANTARA
Jurnal Kajian Budaya dan HumanioraJurnal Kajian Budaya dan HumanioraSejak kemunculannya, stasiun-stasiun televisi swasta berlomba untuk bisa menayangkan program acara yang bisa menarik banyak penonton, yang tujuan akhirnya adalah untuk menaikkan angka rating dan share. Semakin besar angka rating dan share, berarti program tersebut banyak diminati oleh pemirsa televisi. iNews adalah salah satu televisi berita di Indonesia, di mana hampir seluruh programnya berjenis news. Sebagai salah satu televisi swasta, iNews juga berpegang pada parameter rating dan share untuk mengukur sejauh mana program yang telah diproduksi disukai oleh penonton atau tidak. Oleh sebab itu, diperlukan adanya tim Research and Development untuk mengolah data rating dan share sebagai bahan evaluasi bagi program yang telah diproduksi. Tujuan penelitian dari artikel ini adalah: (1) Untuk mengetahui proses kerja News Research and Development iNews; dan (2) Untuk mengetahui strategi iNews untuk mempertahankan atau menaikkan rating dan share.. . Metode penelitian dalam artikel ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan tiga metode pengumpulan data, yakni observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa proses kerja research and development iNews dilakukan dengan melalui tiga tahapan, mulai dari menarik data rating dan share dan lain-lain yang dibuat oleh Nielsen di aplikasi Ariana yang diakhiri dengan rapat redaksi agenda setting. Dalam hal strategi, iNews memiliki beberapa strategi untuk mempertahankan dan/atau menaikkan rating dan share, yaitu memantau dan memetakan isi media iNews dan kompetitor yang disesuaikan dengan perolehan rating dan share program-programnya sendiri. Hal ini dilakukan sebagai dasar untuk membuat agenda setting satu minggu ke depan berdasarkan hasil evaluasi dan diskusi mengenai isu yang dianggap penting dan menarik.
Proses kerja *research and development* iNews dilakukan melalui beberapa tahapan, dimulai dari menarik data rating dan *share* yang disediakan oleh Nielsen melalui aplikasi Ariana.Selanjutnya, dilakukan pembuatan MBM (*Minute by Minute*) atau transkrip data dari program yang telah ditayangkan, diikuti dengan pengumpulan data MBM ke dalam *database*.Tahap akhir adalah rapat redaksi agenda *setting* untuk membahas rating dan *share* selama seminggu, evaluasi program dengan *rating* rendah, dan penyusunan agenda pemberitaan iNews untuk minggu berikutnya.iNews menerapkan beberapa strategi untuk mempertahankan dan meningkatkan *rating* dan *share*, termasuk memantau dan memetakan konten media iNews serta kompetitor.Selanjutnya, mereka membandingkan angka *rating* dan *share* untuk mengidentifikasi program dengan *rating* tertinggi dan memahami preferensi penonton.Berdasarkan informasi ini, iNews menyesuaikan *treatment* berita yang *rating*-nya rendah dan menyusun agenda *setting* untuk seminggu ke depan berdasarkan evaluasi dan diskusi isu yang relevan dan menarik.
Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih dalam tentang pengaruh media sosial terhadap rating dan *share* program televisi berita, khususnya iNews. Bagaimana interaksi pemirsa di platform media sosial memengaruhi preferensi mereka terhadap program berita tertentu? Studi longitudinal juga bisa dilakukan untuk mengukur efektivitas strategi *agenda setting* iNews dalam jangka panjang, serta dampaknya pada persepsi publik terhadap isu-isu yang diangkat. Selain itu, perlu juga diteliti bagaimana faktor-faktor demografis seperti usia, pendidikan, dan pendapatan memoderasi hubungan antara strategi iNews dan preferensi pemirsa terhadap program berita, khususnya setelah era konvergensi media.
- MENELISIK INDUSTRI DAN STRUKTUR PASAR MEDIA MASSA DI INDONESIA | Jurnal Ilmu Politik dan Komunikasi.... doi.org/10.34010/jipsi.v8i2.1268MENELISIK INDUSTRI DAN STRUKTUR PASAR MEDIA MASSA DI INDONESIA Jurnal Ilmu Politik dan Komunikasi doi 10 34010 jipsi v8i2 1268
- Budaya Menonton Televisi di Indonesia: Dari Terrestrial Hingga Digital | Permana | ProTVF. budaya menonton... jurnal.unpad.ac.id/protvf/article/view/21220Budaya Menonton Televisi di Indonesia Dari Terrestrial Hingga Digital Permana ProTVF budaya menonton jurnal unpad ac protvf article view 21220
| File size | 1.04 MB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
ISKIISKI Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Temuan menunjukkan bahwa stasiun televisi lokal seperti ADiTV memainkan peranData dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Temuan menunjukkan bahwa stasiun televisi lokal seperti ADiTV memainkan peran
LINTASBUDAYANUSANTARALINTASBUDAYANUSANTARA Media massa media baru/media sosial adalah produsen pesan dimana khalayak mengkonsumsi pesan yang disampaikan media massa juga media baru, tentu saja tidakMedia massa media baru/media sosial adalah produsen pesan dimana khalayak mengkonsumsi pesan yang disampaikan media massa juga media baru, tentu saja tidak
LINTASBUDAYANUSANTARALINTASBUDAYANUSANTARA Variasi gaya bahasa tersebut mencerminkan kepiawaian penyair dalam memadukan kata sehingga menghasilkan puisi yang indah, hidup, dan mampu mengekspresikanVariasi gaya bahasa tersebut mencerminkan kepiawaian penyair dalam memadukan kata sehingga menghasilkan puisi yang indah, hidup, dan mampu mengekspresikan
LINTASBUDAYANUSANTARALINTASBUDAYANUSANTARA Selanjutnya, ditemukan empat hubungan sosial antara penutur dan mitra tutur dalam penggunaan fatis deuleu ini, yaitu (1) ketetanggaan, (2) kekerabatan,Selanjutnya, ditemukan empat hubungan sosial antara penutur dan mitra tutur dalam penggunaan fatis deuleu ini, yaitu (1) ketetanggaan, (2) kekerabatan,
LINTASBUDAYANUSANTARALINTASBUDAYANUSANTARA Penelitian ini bertujuan mengungkap pemberdayaan potensi ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal melalui e-commerce. Penelitian dilakukan di Garut denganPenelitian ini bertujuan mengungkap pemberdayaan potensi ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal melalui e-commerce. Penelitian dilakukan di Garut dengan
LINTASBUDAYANUSANTARALINTASBUDAYANUSANTARA Hal ini tampak dari hasil tinjauan dari sudut pandang karya sastra, meskipun tinjauan yang dilakukan belum menyeluruh dan mendalam. Tinjauan dari aspekHal ini tampak dari hasil tinjauan dari sudut pandang karya sastra, meskipun tinjauan yang dilakukan belum menyeluruh dan mendalam. Tinjauan dari aspek
POLTEKKES PALUPOLTEKKES PALU Populasi dalam penelitian ini semua balita dari Puskesmas Marawola Kabupaten Sigi, dengan rentang usia 24 sampai 59 bulan. Teknik Penelitian ini menggunakanPopulasi dalam penelitian ini semua balita dari Puskesmas Marawola Kabupaten Sigi, dengan rentang usia 24 sampai 59 bulan. Teknik Penelitian ini menggunakan
UNTAG SMDUNTAG SMD Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga kuadran iklim organisasi yang berpengaruh terhadap perilaku kerja inovatif, yaitu human relation modelHasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga kuadran iklim organisasi yang berpengaruh terhadap perilaku kerja inovatif, yaitu human relation model
Useful /
ISKIISKI Konsep yang dibawa oleh aktor pro dan kontra terkait, antara lain, stabilisasi cadangan beras, kerja sama internasional, impor beras saat panen, bertentanganKonsep yang dibawa oleh aktor pro dan kontra terkait, antara lain, stabilisasi cadangan beras, kerja sama internasional, impor beras saat panen, bertentangan
POLTEKKES PALUPOLTEKKES PALU Pendahuluan: Salah satunya masalah menopause adalah hot flashes atau rasa panas di dada dengan gejala berkeringat malam, fatigue, insomnia, depresi, ansietas,Pendahuluan: Salah satunya masalah menopause adalah hot flashes atau rasa panas di dada dengan gejala berkeringat malam, fatigue, insomnia, depresi, ansietas,
POLTEKKES PALUPOLTEKKES PALU Remaja putri yang mendapatkan Menarche dini cenderung memiliki berat badan dan tinggi badan yang lebih dibandingkan dengan yang belum Menarche. TujuanRemaja putri yang mendapatkan Menarche dini cenderung memiliki berat badan dan tinggi badan yang lebih dibandingkan dengan yang belum Menarche. Tujuan
POLTEKKES PALUPOLTEKKES PALU Subjek penelitiannya adalah akseptor KB modern sebanyak 5. 430 orang. Hasil menunjukkan bahwa pengguna alat/metode KB seperti IUD, implan, dan suntik palingSubjek penelitiannya adalah akseptor KB modern sebanyak 5. 430 orang. Hasil menunjukkan bahwa pengguna alat/metode KB seperti IUD, implan, dan suntik paling