LINTASBUDAYANUSANTARALINTASBUDAYANUSANTARA
Jurnal Kajian Budaya dan HumanioraJurnal Kajian Budaya dan HumanioraPenelitian penggunaan fatis deuleu dalam fiksi berbahasa Sunda ini bersifat deskriptif‑kualitatif. Data disajikan menggunakan metode simak, yakni simak bebas libat cakap. Data dianalisis menggunakan metode padan referensial dengan pendekatan sosiolinguistik dan semantik. Sumber data sampel yang digunakan berjumlah sembilan buku fiksi berbahasa Sunda dengan pertimbangan terdapatnya sampel data yang diperlukan di dalamnya. Berdasarkan pengamatan atas sumber data tersebut, dipilihlah 28 data kalimat yang di dalamnya memuat fatis deuleu. Dari semua data tersebut penggunaan fatis deuleu ditemukan hanya terdapat dalam tingkat tutur kode akrab. Selanjutnya, ditemukan empat hubungan sosial antara penutur dan mitra tutur dalam penggunaan fatis deuleu ini, yaitu (1) ketetanggaan, (2) kekerabatan, (3) pertemanan, dan (4) kenalan baru dengan jumlah data masing-masing 13, 8, 6, dan 1. Selanjutnya, jika diamati berdasarkan makna konteks kalimat, fatis deuleu yang terdapat dalam kalimat eksklamatif ini dalam penuturan memiliki sebelas jenis makna gramatikal, yaitu (1) menegaskan ketidaksetujuan, (2) menegaskan kemarahan, (3) menegaskan sanggahan, (4) menegaskan penjelasan, (5) menegaskan kekagetan, (6) meminta tidak terburu‑buru, (7) menegaskan perintah, (8) menegaskan alasan, (9) menegaskan ejekan, (10) menegaskan penyesalan, dan (11) menegaskan larangan, masing‑masing ada 1 data. Dengan demikian, hanya digunakan dalam tingkat tutur kode akrab dengan hubungan sosial penutur dengan mitra tutur cenderung ketetanggaan serta dengan makna gramatikal kalimat penutur terhadap mitra tutur menegaskan kemarahan.
Empat jenis hubungan sosial (ketetanggaan, kekerabatan, pertemanan, dan kenalan baru) memediasi penggunaan fatis deuleu, dengan ketetanggaan menjadi yang paling sering terjadi.Makna gramatikal yang paling dominan adalah penegasan kemarahan, muncul pada sembilan dari dua puluh‑delapan contoh kalimat.
Penelitian selanjutnya dapat memperluas kajian dengan mengeksplorasi penggunaan fatis deuleu pada tingkat tutur kode hormat dalam percakapan lisan, untuk melihat apakah pola penggunaan berbeda menurut tingkat kesopanan. Selain itu, analisis fatis deuleu dalam genre sastra lain seperti puisi atau drama dapat memberikan wawasan tentang variasi fungsi dan makna fatis dalam konteks yang lebih beragam. Selanjutnya, penelitian tentang persepsi pendengar terhadap fatis deuleu dalam berbagai hubungan sosial dapat mengungkap bagaimana interpretasi emosional dan sikap terhadap penutur dipengaruhi oleh jenis hubungan, sehingga memperkaya pemahaman sosiolinguistik terhadap fungsi pragmatik fatis dalam bahasa Sunda.
| File size | 270.47 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Hal ini dilakukan untuk mengafīrmasi sejauh mana model analisis teks yang digunakan Darraz dalam memformulasikan konsep moralitas Islam. Peneliti menggunakanHal ini dilakukan untuk mengafīrmasi sejauh mana model analisis teks yang digunakan Darraz dalam memformulasikan konsep moralitas Islam. Peneliti menggunakan
UBHARAJAYAUBHARAJAYA Potensi pengendalian sosial kejahatan dapat dilakukan melalui pemolisian problem oriented dan pemolisian komunitas dengan menganalisis sejumlah aspek terkaitPotensi pengendalian sosial kejahatan dapat dilakukan melalui pemolisian problem oriented dan pemolisian komunitas dengan menganalisis sejumlah aspek terkait
RCRSRCRS Dalam perkembangannya, komunitarianisme bercabang sedemikian rupa, mulai dari yang cenderung konservatif hingga lebih bernuansa progresif. HubungannyaDalam perkembangannya, komunitarianisme bercabang sedemikian rupa, mulai dari yang cenderung konservatif hingga lebih bernuansa progresif. Hubungannya
STAINAASTAINAA Sistem fee dan fitur tambahan dijalankan dengan persetujuan yang jelas tanpa unsur gharar. Implikasinya, praktik ini mendukung perlindungan konsumen, efisiensiSistem fee dan fitur tambahan dijalankan dengan persetujuan yang jelas tanpa unsur gharar. Implikasinya, praktik ini mendukung perlindungan konsumen, efisiensi
JOURNALWIDYAKARYAJOURNALWIDYAKARYA Metode yang digunakan untuk pembuatan katalog adalah mendampingi mitra dalam mengumpulkan desain batik, membuat narasi, serta menyusun katalog. Untuk memperluasMetode yang digunakan untuk pembuatan katalog adalah mendampingi mitra dalam mengumpulkan desain batik, membuat narasi, serta menyusun katalog. Untuk memperluas
UNPARUNPAR Namun, upaya mereka sering menghadapi tantangan saat nilai-nila organisasionalnya berbeda dengan NGO lainnya atau dengan masyarakat lokal. Studi ini mengkajiNamun, upaya mereka sering menghadapi tantangan saat nilai-nila organisasionalnya berbeda dengan NGO lainnya atau dengan masyarakat lokal. Studi ini mengkaji
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Childfree memiliki dua perspektif, ada yang memandang childfree sebagai sesuatu yang diperbolehkan dan ada pula yang menolaknya. Selain menimbulkan berbagaiChildfree memiliki dua perspektif, ada yang memandang childfree sebagai sesuatu yang diperbolehkan dan ada pula yang menolaknya. Selain menimbulkan berbagai
GMPIONLINEGMPIONLINE Masalah yang dihadapi guru adalah kesulitan siswa memahami penjelasan guru mengenai integral tentu, menghitung integral tentu, fungsi aljabar sederhana,Masalah yang dihadapi guru adalah kesulitan siswa memahami penjelasan guru mengenai integral tentu, menghitung integral tentu, fungsi aljabar sederhana,
Useful /
STAINAASTAINAA Namun demikian, BMT tetap menghadapi tantangan berupa risiko pembiayaan bermasalah yang dapat mengganggu stabilitas keuangan lembaga. Penelitian ini bertujuanNamun demikian, BMT tetap menghadapi tantangan berupa risiko pembiayaan bermasalah yang dapat mengganggu stabilitas keuangan lembaga. Penelitian ini bertujuan
LINTASBUDAYANUSANTARALINTASBUDAYANUSANTARA Pemanfaatan e-commerce memperluas jangkauan pemasaran produk dan menjaga kearifan lokal. Regenerasi pengrajin dilakukan melalui pelatihan, sehingga ekonomiPemanfaatan e-commerce memperluas jangkauan pemasaran produk dan menjaga kearifan lokal. Regenerasi pengrajin dilakukan melalui pelatihan, sehingga ekonomi
LINTASBUDAYANUSANTARALINTASBUDAYANUSANTARA Gaya bahasa tersebut digunakan untuk mengungkapkan tema tentang kemarahan yang dipenuhi cinta dan janji di dalam Ighdab, cinta sejati dan rasa kehilanganGaya bahasa tersebut digunakan untuk mengungkapkan tema tentang kemarahan yang dipenuhi cinta dan janji di dalam Ighdab, cinta sejati dan rasa kehilangan
UNPANDUNPAND Arsitektur neo vernakular yang menerapkan unsur budaya dan iklim lokal pada bentuk arsitektural merupakan konsep yang digunakan dalam pembangunan pusatArsitektur neo vernakular yang menerapkan unsur budaya dan iklim lokal pada bentuk arsitektural merupakan konsep yang digunakan dalam pembangunan pusat