HAMZANWADIHAMZANWADI
ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada MasayarakatABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada MasayarakatSeiring berkembangnya teknologi, khususnya komputer, pengguna perlu menambah pengetahuan dalam menjalankan komputer, tidak hanya mengoperasikannya tetapi juga instalasi dan troubleshooting. Pengangguran banyak disumbang oleh alumni SMK karena sedikitnya peluang kerja standar industri. Dibutuhkan penambahan skill/kompetensi, salah satunya dengan memberikan keilmuan Troubleshooting, yaitu memecahkan masalah kerusakan hardware komputer/laptop. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi alumni agar mandiri atau siap kerja. Metode pelatihan adalah ceramah dan praktek. Kegiatan ini diikuti oleh 5 peserta dari SMK 3 Selong dan SMK 1 Pringgabaya. Hasilnya, peserta mampu merakit dan menginstal laptop, memasang komponen mainboard, dan mengukur signal laptop untuk mengetahui kerusakan.
Pelaksanaan pelatihan troubleshooting laptop bagi alumni SMK di Lombok Timur berjalan dengan baik dan sesuai rencana.Meskipun terdapat kendala fasilitas, kegiatan ini tetap terlaksana dengan baik dan peserta aktif mengikuti materi serta praktek yang diberikan.Diharapkan kegiatan pelatihan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kompetensi alumni dan mengurangi angka pengangguran.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai efektivitas pelatihan troubleshooting laptop terhadap peningkatan daya saing alumni SMK di pasar kerja, dengan mengukur indikator seperti tingkat penyerapan tenaga kerja dan pendapatan alumni setelah mengikuti pelatihan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan modul pelatihan troubleshooting laptop yang lebih komprehensif dan relevan dengan perkembangan teknologi terbaru, termasuk penggunaan perangkat lunak diagnostik dan teknik perbaikan yang lebih canggih. Ketiga, penting untuk menginvestigasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan pelatihan, seperti motivasi peserta, kualitas instruktur, dan ketersediaan fasilitas pendukung, guna meningkatkan kualitas dan efisiensi program pelatihan di masa mendatang. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia SMK dan mengurangi angka pengangguran di kalangan alumni.
| File size | 600.11 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
LARISMALARISMA Kurikulum yang dirancang secara sistematis dan berperspektif global mampu membantu siswa memahami keberagaman, menumbuhkan kesadaran sebagai warga dunia,Kurikulum yang dirancang secara sistematis dan berperspektif global mampu membantu siswa memahami keberagaman, menumbuhkan kesadaran sebagai warga dunia,
IAIN CURUPIAIN CURUP Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa bentuk komunikasi antara guru bimbingan dan konseling dan siswa yang bermasalah di SMA Negeri 13 Medan, berupaPenelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa bentuk komunikasi antara guru bimbingan dan konseling dan siswa yang bermasalah di SMA Negeri 13 Medan, berupa
JBASICJBASIC Studi ini menggunakan pendekatan tinjauan literatur melalui analisis bahan bacaan domestik dan asing. Temuan studi menunjukkan pentingnya langkah-langkahStudi ini menggunakan pendekatan tinjauan literatur melalui analisis bahan bacaan domestik dan asing. Temuan studi menunjukkan pentingnya langkah-langkah
JMI UPIYPTKJMI UPIYPTK Evaluasi menggunakan analisis pre‑test‑post‑test dan statistik Wilcoxon menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan peserta (Z = −5,689,Evaluasi menggunakan analisis pre‑test‑post‑test dan statistik Wilcoxon menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan peserta (Z = −5,689,
ULILALBABINSTITUTEULILALBABINSTITUTE Penelitian ini menggunakan tiga variabel: Budaya Organisasi dan Kompetensi sebagai variabel independen, dan Kinerja Guru sebagai variabel dependen. TujuanPenelitian ini menggunakan tiga variabel: Budaya Organisasi dan Kompetensi sebagai variabel independen, dan Kinerja Guru sebagai variabel dependen. Tujuan
LLILLI Penelitian ini merekomendasikan pengembangan kebijakan pendidikan yang lebih kontekstual dan mendukung kebutuhan guru secara nyata di lapangan. ProfesionalismePenelitian ini merekomendasikan pengembangan kebijakan pendidikan yang lebih kontekstual dan mendukung kebutuhan guru secara nyata di lapangan. Profesionalisme
STAI TBHSTAI TBH Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis strategi pengembangan pendidikan karakter berbasis Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini menggunakanPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis strategi pengembangan pendidikan karakter berbasis Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini menggunakan
IICETIICET Guru harus memahami dan menerapkan enam fokus pendidikan—kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, danGuru harus memahami dan menerapkan enam fokus pendidikan—kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, dan
Useful /
HAMZANWADIHAMZANWADI Selama ini, masyarakat belum terbiasa memanfaatkan limbah rumah tangga maupun potensi sumber daya sekitar untuk menghasilkan produk yang lebih bernilaiSelama ini, masyarakat belum terbiasa memanfaatkan limbah rumah tangga maupun potensi sumber daya sekitar untuk menghasilkan produk yang lebih bernilai
HAMZANWADIHAMZANWADI Tingkat kemampuan berbahasa Indonesia yang baik dan benar berbeda pada setiap individu. Dalam menguji tingkat kemampuan seseorang dalam berbahasa IndonesiaTingkat kemampuan berbahasa Indonesia yang baik dan benar berbeda pada setiap individu. Dalam menguji tingkat kemampuan seseorang dalam berbahasa Indonesia
HAMZANWADIHAMZANWADI Adanya perubahan ke arah yang positif dengan terlihatnya penambahan wawasan, pengetahuan, keterampilan, nilai, dan sikap dalam mengolah materi yang diberikanAdanya perubahan ke arah yang positif dengan terlihatnya penambahan wawasan, pengetahuan, keterampilan, nilai, dan sikap dalam mengolah materi yang diberikan
MANDALANURSAMANDALANURSA Fondasi teoritis penelitian ini merujuk pada konsep Tata Kelola Agile dari Luna et al. (2015), yang mencakup enam prinsip utama: Tata Kelola Cukup BaikFondasi teoritis penelitian ini merujuk pada konsep Tata Kelola Agile dari Luna et al. (2015), yang mencakup enam prinsip utama: Tata Kelola Cukup Baik