ANDREWLAWCENTERANDREWLAWCENTER
ANDREW Law JournalANDREW Law JournalPenelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh modernisasi dan penguatan brandings melalui haki terhadap tradisi kain tenun di Kampung Bandar, Pekanbaru, serta dampaknya pada persepsi dan minat generasi muda terhadap budaya tenun. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan dokumentasi di Rumah Tenun Kampung Bandar serta butik penjualan kain tenun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modernisasi membawa tantangan berupa penurunan minat generasi muda dan perubahan proses produksi dari alat tenun tradisional ke mesin otomatis yang mengurangi nilai seni dan keaslian kain tenun. Namun, modernisasi juga membuka peluang inovasi melalui kolaborasi antara pengrajin dan desainer, serta pemasaran digital yang memperluas jangkauan pasar. Upaya pelestarian dilakukan melalui pengembangan pusat kerajinan, promosi budaya, dan pemanfaatan potensi wisata budaya. Dukungan kebijakan pemerintah dan peraturan daerah menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan budaya tenun. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk mengintegrasikan pelestarian budaya dengan inovasi modern agar kain tenun tetap relevan dan menjadi identitas budaya yang kuat bagi masyarakat Kampung Bandar.
Modernisasi memengaruhi proses pembuatan dan pemasaran kain tenun Kampung Bandar, memberikan dampak signifikan pada pelestarian namun menimbulkan tantangan dalam mempertahankan nilai artistik dan makna budaya.Kolaborasi antara pengrajin dan desainer, serta pemanfaatan teknologi digital dan bahan alami, berhasil menarik minat generasi muda sambil mempertahankan identitas budaya lokal.Upaya inovatif seperti pengembangan pusat kerajinan, promosi digital, dan perlindungan hak kekayaan intelektual menjadi kunci untuk menjaga keberlanjutan kain tenun dalam era modern.
Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana strategi pemasaran digital memengaruhi tingkat partisipasi generasi muda dalam kegiatan tenun tradisional, sehingga dapat mengidentifikasi pendekatan komunikasi yang paling efektif. Selain itu, studi komparatif antara penggunaan Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM) tradisional dan mesin otomatis dapat mengevaluasi pengaruh masing-masing metode terhadap kualitas kain, nilai artistik, dan persepsi budaya, memberikan rekomendasi kebijakan produksi yang berkelanjutan. Penelitian ketiga dapat mengkaji efektivitas mekanisme perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) bagi komunitas pengrajin tenun, khususnya dalam meningkatkan pendapatan, memperluas akses pasar, dan melindungi warisan budaya, sehingga dapat merumuskan model dukungan hukum yang optimal bagi pelestarian tenun di era modern.
| File size | 608.38 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
STAIQSTAIQ Namun, terdapat hambatan dalam tata kelola dan administrasi yang kurang efisien akibat keterbatasan tenaga administratif dan sistem yang belum terintegrasiNamun, terdapat hambatan dalam tata kelola dan administrasi yang kurang efisien akibat keterbatasan tenaga administratif dan sistem yang belum terintegrasi
UIADUIAD Data dikumpulkan melalui tes diagnostik tertulis yang valid dan wawancara klinis berbasis tugas, lalu dianalisis melalui reduksi data, penyajian data,Data dikumpulkan melalui tes diagnostik tertulis yang valid dan wawancara klinis berbasis tugas, lalu dianalisis melalui reduksi data, penyajian data,
UIADUIAD Sampel penelitian terdiri dari 29 siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian adalah tes pilihan ganda yang terdiri dariSampel penelitian terdiri dari 29 siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian adalah tes pilihan ganda yang terdiri dari
UIADUIAD Penelitian kualitatif studi kasus menggunakan observasi, wawancara dengan kepala sekolah, guru, siswa/alumni, tim kurikulum, serta analisis dokumen termasukPenelitian kualitatif studi kasus menggunakan observasi, wawancara dengan kepala sekolah, guru, siswa/alumni, tim kurikulum, serta analisis dokumen termasuk
UIADUIAD Rata‑rata skor siswa meningkat dari 55,47 pada pra‑tes menjadi 78,91 pada pasca‑tes, menandakan media scrapbook berbasis kearifan lokal efektif membantuRata‑rata skor siswa meningkat dari 55,47 pada pra‑tes menjadi 78,91 pada pasca‑tes, menandakan media scrapbook berbasis kearifan lokal efektif membantu
UIADUIAD Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam dua siklus, masing‑masing siklus terdiri dari dua pertemuan dengan durasi 2×35 menit per pertemuan. SubjekPenelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam dua siklus, masing‑masing siklus terdiri dari dua pertemuan dengan durasi 2×35 menit per pertemuan. Subjek
UIADUIAD Data dikumpulkan melalui tes pilihan ganda 30 item yang tervalidasi dan dianalisis menggunakan Independent Samples T-Test. Hasil penelitian menunjukkanData dikumpulkan melalui tes pilihan ganda 30 item yang tervalidasi dan dianalisis menggunakan Independent Samples T-Test. Hasil penelitian menunjukkan
POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR Petani yang menempati posisi sentral dalam jaringan komunikasi dari dimensi tingkat sentralitas derajat, sentralitas kedekatan, dan sentralitas perantaraPetani yang menempati posisi sentral dalam jaringan komunikasi dari dimensi tingkat sentralitas derajat, sentralitas kedekatan, dan sentralitas perantara
Useful /
STAIQSTAIQ Selain aspek hukumnya, praktik ini juga menonjolkan nilai etika Islam seperti ihsan, solidaritas sosial, dan keadilan distributif. Namun, untuk menjagaSelain aspek hukumnya, praktik ini juga menonjolkan nilai etika Islam seperti ihsan, solidaritas sosial, dan keadilan distributif. Namun, untuk menjaga
UIADUIAD Untuk analisis kuantitatif dan kualitatif dipakai tes validitas Lawshe (CVR, CVI), analisis persentase praktikabilitas, uji t satu sampel, dan perhitunganUntuk analisis kuantitatif dan kualitatif dipakai tes validitas Lawshe (CVR, CVI), analisis persentase praktikabilitas, uji t satu sampel, dan perhitungan
UIADUIAD Metode penelitian kuantitatif dengan desain eksperimen pretest‑posttest satu kelompok diterapkan pada 17 siswa. Instrumen berupa soal pilihan ganda divalidasiMetode penelitian kuantitatif dengan desain eksperimen pretest‑posttest satu kelompok diterapkan pada 17 siswa. Instrumen berupa soal pilihan ganda divalidasi
UIADUIAD Observasi awal di SMPIT Darul Fikri menunjukkan bahwa guru masih mengandalkan lembar kerja sederhana atau spreadsheet manual, yang tidak memberikan umpanObservasi awal di SMPIT Darul Fikri menunjukkan bahwa guru masih mengandalkan lembar kerja sederhana atau spreadsheet manual, yang tidak memberikan umpan