UNMUHUNMUH

The Indonesian Journal of Health ScienceThe Indonesian Journal of Health Science

Latar Belakang dan Tujuan: Pandemi COVID 19 tidak hanya berpengaruh bagi kondisi fisik tetapi juga kesejahteraan psikologis lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi manajemen penyakit dan psychological well being lansia dimasa pandemi. Keterbatasan pelayanan kesehatan selama pandemi seperti posyandu lansia yang dijadikan garda utama pemantauan kesehatan lansia dan ketidakpastian berakhirnya kondisi pandemi menjadi urgensi penelitian ini dilakukan. Metode: Desain studi menggunakan eksplanative survey dengan pendekatan cross sectional. Sampel lansia dari desa Dukuh Mencek kecamatan Sukorambi. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi didapatkan 102 responden yang bersedia. Pengambilan data menggunakan kuesioner karakteristik lansia, MMAS-8 item, dan kuesioner psychological well being. Hasil: Hasil analisis regresi multinomial menunjukkan bahwa variabel yang memiliki korelasi dengan manajemen penyakit adalah Usia (0,012 < 0,05). Variabel yang berhubungan dengan Psychological well being adalah jenis kelamin (0,006), status tinggal (0,020), pendidikan (0,000), pekerjaan (0,047), status pernikahan (0,009) (P<0,05). Kedua variabel menunjukkan korelasi namun tidak signifikan. Kesimpulan dan Implikasi: Teridentifikasi bahwa manajemen penyakit dan psychological well being lansia dalam kategori cukup dan sedang. Hal ini menunjukkan keterlibatan berbagai faktor yang berkaitan dengan kondisi tersebut. Pengembangan sistem pelayanan kesehatan perlu dibentuk sebagai langkah antisipasi kesehatan fisik dan mental lansia di masa pandemi COVID 19.

Teridentifikasi bahwa manajemen penyakit dan psychological well being lansia di desa Dukuh Mencek Kecamatan Sukorambi dikategorikan dalam kategori cukup dan sedang.Kondisi ini berhubungan dengan sosiodemografi lansia namun tidak memberikan hubungan yang signifikan.Kondisi ini perlu mendapat perhatian oleh pemerintah, masyarakat, dan tenaga kesehatan.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk memperdalam pemahaman mengenai kesehatan lansia di masa pandemi dan setelahnya. Pertama, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang berkontribusi terhadap psychological well being lansia selama pandemi, termasuk peran dukungan sosial, akses terhadap informasi yang akurat, dan strategi koping yang efektif. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan kondisi kesehatan lansia di berbagai wilayah geografis atau kelompok sosial ekonomi, guna mengidentifikasi kesenjangan dan merancang intervensi yang lebih tepat sasaran. Ketiga, penelitian longitudinal diperlukan untuk melacak perubahan dalam manajemen penyakit dan psychological well being lansia dari waktu ke waktu, serta untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari pandemi terhadap kesehatan mereka. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang berharga bagi perumusan kebijakan dan program kesehatan yang lebih efektif dalam melindungi dan meningkatkan kualitas hidup lansia di masa depan.

Read online
File size299.37 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test