SYEDZA SAINTIKASYEDZA SAINTIKA
Jurnal Kesehatan Medika SaintikaJurnal Kesehatan Medika SaintikaHipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang umum terjadi, terutama pada lansia, dan dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Berbagai metode telah digunakan untuk mengendalikan tekanan darah, salah satunya melalui aktivitas fisik seperti senam hipertensi. Senam ini bertujuan meningkatkan elastisitas pembuluh darah, memperbaiki sirkulasi darah, serta mengurangi resistensi perifer yang berkontribusi terhadap tekanan darah tinggi. Selain itu, senam hipertensi juga dapat meningkatkan kapasitas aerobik, mengurangi stres, serta membantu regulasi hormon yang berperan dalam keseimbangan tekanan darah. Penelitian ini menggunakan metode literatur review dengan menelaah jurnal, buku, dan dokumen akademik yang membahas efektivitas senam hipertensi dalam mengontrol tekanan darah pada lansia. Penelitian menunjukkan bahwa lansia yang rutin melakukan senam hipertensi selama 60 menit sekali seminggu selama 4 minggu mengalami penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik yang signifikan. Senam hipertensi terbukti sebagai intervensi nonfarmakologis yang efektif dalam mengontrol tekanan darah, terutama jika dilakukan dengan durasi dan intensitas yang sesuai serta didukung pola makan sehat dan gaya hidup aktif. Senam hipertensi terbukti efektif dalam menurunkan tekanan darah jika dilakukan dengan durasi dan intensitas yang sesuai, serta didukung pola makan sehat dan gaya hidup aktif. Senam ini dapat menjadi alternatif yang mudah diterapkan dalam pengelolaan hipertensi secara nonfarmakologis.
Senam hipertensi terbukti efektif sebagai intervensi nonfarmakologis dalam menurunkan dan menjaga tekanan darah pada komunitas lansia.Efektivitasnya diperkuat melalui peningkatan elastisitas pembuluh darah, perbaikan sirkulasi darah, dan penurunan resistensi vaskular.Kombinasi senam dengan edukasi kesehatan, latihan pernapasan, serta dukungan sosial semakin meningkatkan hasil pengelolaan hipertensi.
Pertama, perlu diteliti efektivitas program senam hipertensi berbasis aplikasi mobile dengan pengingat otomatis dan pemantauan tekanan darah jarak jauh untuk meningkatkan kepatuhan lansia dalam menjalankan latihan secara mandiri. Kedua, penting untuk mengkaji manfaat kombinasi senam hipertensi dengan intervensi diet lokal, seperti konsumsi makanan tradisional rendah natrium, untuk mengetahui sinergi antara aktivitas fisik dan kebiasaan makan berbasis budaya dalam pengendalian tekanan darah. Ketiga, sebaiknya dikembangkan model senam hipertensi yang disesuaikan dengan kondisi kesehatan spesifik lansia, seperti mereka yang memiliki keterbatasan mobilitas atau penyakit penyerta, untuk mengevaluasi adaptasi gerakan yang aman dan efektif bagi kelompok rentan. Penelitian-penelitian ini dapat memperkuat pendekatan personalisasi dan keterjangkauan dalam pengelolaan hipertensi berbasis komunitas.
| File size | 258.82 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
POLKESBANPOLKESBAN Ibu memiliki buku KIA yang mencatat tekanan darah, berat badan dan tinggi badan serta melahirkan pada cukup bulan. Pengolahan menggunakan SPSS versi 21Ibu memiliki buku KIA yang mencatat tekanan darah, berat badan dan tinggi badan serta melahirkan pada cukup bulan. Pengolahan menggunakan SPSS versi 21
KETERAPIAN FISIKKETERAPIAN FISIK Latar belakang: Hipertensi adalah masalah kesehatan yang umum dialami oleh lansia dan merupakan salah satu kondisi paling prevalen pada kelompok usia ini.Latar belakang: Hipertensi adalah masalah kesehatan yang umum dialami oleh lansia dan merupakan salah satu kondisi paling prevalen pada kelompok usia ini.
POLITEKNIKYAKPERMASPOLITEKNIKYAKPERMAS Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Control Group Design. Populasi adalah seluruh penderita hipertensi yang datanya didapat dariDesain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Control Group Design. Populasi adalah seluruh penderita hipertensi yang datanya didapat dari
UmriUmri Kegiatan ini membuktikan bahwa prenatal yoga merupakan intervensi non-farmakologis yang efektif, aman, dan berpotensi diintegrasikan ke dalam kelas ibuKegiatan ini membuktikan bahwa prenatal yoga merupakan intervensi non-farmakologis yang efektif, aman, dan berpotensi diintegrasikan ke dalam kelas ibu
STMIK BANJARBARUSTMIK BANJARBARU Data penelitian diperoleh dari National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases dengan parameter glukosa, BMI, HDL, dan tekanan darah sistolik.Data penelitian diperoleh dari National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases dengan parameter glukosa, BMI, HDL, dan tekanan darah sistolik.
UDSUDS Pengobatan hipertensi dapat dilakukan secara farmakologis atau non-farmakologis. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memperkenalkan dan menerapkanPengobatan hipertensi dapat dilakukan secara farmakologis atau non-farmakologis. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memperkenalkan dan menerapkan
AISYAHUNIVERSITYAISYAHUNIVERSITY Hipertensi juga merupakan salah satu penyebab kematian sebesar 23,7% dari 1,7 juta total kematian di Indonesia pada tahun 2016. Penelitian ini bertujuanHipertensi juga merupakan salah satu penyebab kematian sebesar 23,7% dari 1,7 juta total kematian di Indonesia pada tahun 2016. Penelitian ini bertujuan
STIKESNHSTIKESNH Desain penelitian ini adalah pre-eksperimen dengan pendekatan One Group Pre and Post-Test Design. Hasil uji analisis diperoleh nilai p sistolik = 0,000Desain penelitian ini adalah pre-eksperimen dengan pendekatan One Group Pre and Post-Test Design. Hasil uji analisis diperoleh nilai p sistolik = 0,000
Useful /
MES BOGORMES BOGOR Penelitian dilakukan pada 50 lansia berusia ≥60 tahun yang dipilih melalui screening menggunakan instrumen MMSE (Mini-Mental State Examination). HasilPenelitian dilakukan pada 50 lansia berusia ≥60 tahun yang dipilih melalui screening menggunakan instrumen MMSE (Mini-Mental State Examination). Hasil
SYEDZA SAINTIKASYEDZA SAINTIKA Rata-rata frekuensi mual muntah mengalami penurunan setelah intervensi. Terdapat pengaruh signifikan aromaterapi lavender terhadap penurunan mual muntahRata-rata frekuensi mual muntah mengalami penurunan setelah intervensi. Terdapat pengaruh signifikan aromaterapi lavender terhadap penurunan mual muntah
ALMAATAALMAATA Tujuan: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara obesitas, faktor perantara yang memengaruhi, dan kejadian anemia pada remaja usia 12-15Tujuan: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara obesitas, faktor perantara yang memengaruhi, dan kejadian anemia pada remaja usia 12-15
ALMAATAALMAATA Menggunakan 24 ekor tikus wistar kemudian dibagi menjadi 4 kelompok: K- (tikus normal); K (tikus KEP); P1(tikus KEP dengan intervensi tepung ulat saguMenggunakan 24 ekor tikus wistar kemudian dibagi menjadi 4 kelompok: K- (tikus normal); K (tikus KEP); P1(tikus KEP dengan intervensi tepung ulat sagu