SYEDZA SAINTIKASYEDZA SAINTIKA
Jurnal Kesehatan Medika SaintikaJurnal Kesehatan Medika SaintikaBurnout merupakan kondisi kelelahan emosional, depersonalisasi, dan penurunan pencapaian personal yang sering dialami oleh perawat akibat tekanan kerja yang tinggi. Burnout atau kelelahan kerja berdampak pada penurunan kinerja dan menambah tingkat kesalahan kerja. Salah satu faktor yang mempengaruhi tingkat burnout perawat adalah lingkungan kerja. Faktor lingkungan kerja mempengaruhi produktivitas perawat karena masih ditemukan keadaan perawat yang mengeluh kelelahan, mudah emosi, kurang semangat dalam bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lingkungan kerja dengan tingkat burnout perawat. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain crosssectional. Penelitian dilakukan di RS X Kota Payakumbuh ruangan rawat inap Teratai, Dahlia dan Melati. Jumlah sampel sebanyak 40 orang perawat menggunakan teknik total sampling. Pengumpuloan data dilakukan mengunakan instrument kuisioner MBI (Maslach Burnout Syndrom Inventory) untuk mengukur burnout perawat terdiri dari 20 pertanyaan terdiri dari kelelahan emosional, depersonalisasi, penurunan prestasi diri sedangkan lingkungan kerja sebanyak 12 pertanyaan terdiri dari lingkungan fisik, psikologis dan perilaku. Data diolah dan dianalisis mengunakan uji chi-square. Hasil penelitian didapat sebagian responden menyatakan lingkungan kerja kurang baik (55%) dan sebagian besar tingkat burnout rendah (55%), uji statistik didapatkan P value = 0,048 (p<0,05), maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan lingkungan kerja dengan burnout Di Ruang Rawat Inap RS X Kota Payakumbuh.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa sebagian besar perawat bekerja di lingkungan yang kurang baik dan mengalami tingkat burnout yang rendah.Analisis statistik menunjukkan adanya hubungan signifikan antara lingkungan kerja dan burnout pada perawat di Ruang Rawat Inap RS X Kota Payakumbuh.Oleh karena itu, penting bagi manajemen rumah sakit untuk meningkatkan kualitas lingkungan kerja guna mengurangi risiko burnout pada perawat.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk memperdalam pemahaman mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi burnout pada perawat. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi secara spesifik aspek-aspek lingkungan kerja yang paling berkontribusi terhadap burnout, seperti beban kerja, dukungan sosial dari rekan kerja dan atasan, serta fasilitas yang tersedia. Kedua, studi kualitatif dapat dilakukan untuk menggali pengalaman dan persepsi perawat mengenai lingkungan kerja dan dampaknya terhadap kesejahteraan mental dan emosional mereka. Pendekatan ini dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam mengenai kompleksitas masalah burnout dan membantu dalam merancang intervensi yang lebih efektif. Ketiga, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk melacak perkembangan burnout pada perawat dari waktu ke waktu dan mengidentifikasi faktor-faktor prediktif yang dapat membantu dalam pencegahan dini. Penelitian ini dapat membantu rumah sakit dan organisasi kesehatan lainnya dalam mengembangkan strategi yang proaktif untuk menjaga kesehatan mental dan emosional perawat, sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang diberikan kepada pasien.
| File size | 271.14 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
SYEDZA SAINTIKASYEDZA SAINTIKA NIV dapat berfungsi sebagai intervensi dini yang efektif di unit perawatan intensif neonatal (NICU). Penggunaan Ventilasi Non-Invasif (NIV) ditemukan memilikiNIV dapat berfungsi sebagai intervensi dini yang efektif di unit perawatan intensif neonatal (NICU). Penggunaan Ventilasi Non-Invasif (NIV) ditemukan memiliki
SYEDZA SAINTIKASYEDZA SAINTIKA Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan masyarakat tentang PHBS tinggi 85% dan 15% rendah, sikap 57% positif dan 43% negatif, serta penerapan PHBSHasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan masyarakat tentang PHBS tinggi 85% dan 15% rendah, sikap 57% positif dan 43% negatif, serta penerapan PHBS
SYEDZA SAINTIKASYEDZA SAINTIKA Ada hubungan yang signifikan antara kecanduan smartphone dengan kualitas tidur pada remaja, dengan p-value 0,000. Kesimpulannya, terdapat hubungan antaraAda hubungan yang signifikan antara kecanduan smartphone dengan kualitas tidur pada remaja, dengan p-value 0,000. Kesimpulannya, terdapat hubungan antara
SYEDZA SAINTIKASYEDZA SAINTIKA Hasil menunjukkan sebagian besar responden tidak mengalami depresi postpartum (67,7%), seluruh responden mengalami kelelahan ringan (100%), dan mayoritasHasil menunjukkan sebagian besar responden tidak mengalami depresi postpartum (67,7%), seluruh responden mengalami kelelahan ringan (100%), dan mayoritas
SYEDZA SAINTIKASYEDZA SAINTIKA Efektivitasnya diperkuat melalui peningkatan elastisitas pembuluh darah, perbaikan sirkulasi darah, dan penurunan resistensi vaskular. Kombinasi senamEfektivitasnya diperkuat melalui peningkatan elastisitas pembuluh darah, perbaikan sirkulasi darah, dan penurunan resistensi vaskular. Kombinasi senam
SYEDZA SAINTIKASYEDZA SAINTIKA Self-esteem merupakan perasaan seseorang tentang diri sendiri terkait pentingnya prestasi, hubungan interpersonal yang positif, dan kesejahteraan psikologis.Self-esteem merupakan perasaan seseorang tentang diri sendiri terkait pentingnya prestasi, hubungan interpersonal yang positif, dan kesejahteraan psikologis.
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Kontribusi penelitian ini menyoroti bahwa Penyerapan Anggaran dapat dioptimalkan apabila implementasi anggaran dilakukan secara transparan, kompetensiKontribusi penelitian ini menyoroti bahwa Penyerapan Anggaran dapat dioptimalkan apabila implementasi anggaran dilakukan secara transparan, kompetensi
UNIBUNIB Data magnetik tersebut kemudian diolah untuk memisahkan anomali regional dan anomali residual menggunakan bandpass filter, kemudian dilakukan transformasiData magnetik tersebut kemudian diolah untuk memisahkan anomali regional dan anomali residual menggunakan bandpass filter, kemudian dilakukan transformasi
Useful /
SYEDZA SAINTIKASYEDZA SAINTIKA Masalah psikologis pada lansia salah satunya adalah ansietas. Terapi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk menurunkan ansietas adalah terapi tertawa.Masalah psikologis pada lansia salah satunya adalah ansietas. Terapi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk menurunkan ansietas adalah terapi tertawa.
SYEDZA SAINTIKASYEDZA SAINTIKA Setelah intervensi, terjadi peningkatan berat badan dan perubahan status stunting dari moderate menjadi mild, bahkan dua anak tidak lagi tergolong stunting.Setelah intervensi, terjadi peningkatan berat badan dan perubahan status stunting dari moderate menjadi mild, bahkan dua anak tidak lagi tergolong stunting.
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Akhirnya, mereka dapat berkontribusi pada pelestarian sejarah dan budaya Indonesia. Penerapan motif dekoratif di Tator Café Dharmawangsa Square menggabungkanAkhirnya, mereka dapat berkontribusi pada pelestarian sejarah dan budaya Indonesia. Penerapan motif dekoratif di Tator Café Dharmawangsa Square menggabungkan
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Mia employs defense mechanisms like repression and sublimation to cope with her anxiety, revealing layers of psychological depth. Ultimately, this researchMia employs defense mechanisms like repression and sublimation to cope with her anxiety, revealing layers of psychological depth. Ultimately, this research