MES BOGORMES BOGOR

Sci-tech JournalSci-tech Journal

Spiritual Care merupakan aspek yang tidak bisa dipisahkan dalam proses asuhan keperawatan holistic. Namun sampai saat ini, spiritual care masih belum diprioritaskan, padahal masalah spiritual terbukti mendukung proses kesembuhan pasien. Kondisi ini perlu ditindaklanjuti, salah satunya dengan terus menerus dianalisis masalahnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis masalah yang umumnya terjadi dalam optimaisasi spiritual care. Peneliti menggunakan metode penelitian Deskriptif kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 11 sampel, dengan Teknik total sampling. Peneliti mengalami keterbatasan, mengingat beberapa calon responden sedang dalam proses pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan, terdapat variabel khusus yang menghambat optimalisasi spiritual care, yaitu waktu yang dimiliki oleh perawat, kesadaran pasien itu sendiri, serta minimnya pelatihan terkait spiritual care. Penulis menyimpulkan perlu adanya peningkatan dukungan yang lebih baik dengan manajemen spiritual care. Pendekatan inovatif juga perlu diberikan kepada pasien, dalam rangka meningkatkan kesadarannya.

Spiritual Care belum dapat diberikan dengan maksimal kepada pasien.Kondisi ini disebabkan oleh berbagai macam factor.Faktor tersebut setidaknya ada pada perawat, pasien, maupun instansi.Adapun factor pada perawat terjadi seperti kurnag efektifnya manajemen waktu.Faktor lainnya adalah dari pasien itu sendiri.Tidak semua pasien mengetahui dan memahami bahwa spiritual care merupakan bagian dari proses keperawatan yang dapat mendukung proses asuhan yang maksimal.Pelatihan dan bentuk proses edukasi juga menjadi alas an pemberian spiritual care belum dimaksimalkan.Setiap perawat yang belum terlatih, cenderung tidak memiliki keyakinan atau self efikasi dalam memberikan spiritual care dengan baik.Sehingga, masih terdapat perawat yang merasa ragu dalam meningkatkan spiritual care kepada pasien.

Untuk meningkatkan kualitas spiritual care, perlu ada penguatan kebijakan dari manajemen rumah sakit terkait spiritual care. Pasien dapat dilibatkan dalam upaya peningkatan asuhan dan pelayanan, dengan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran mereka tentang spiritual care. Selain itu, pendekatan keluarga terbukti efektif dalam meningkatkan bentuk pelayanan dan asuhan. Perawat juga perlu memiliki manajemen waktu yang baik dan mengikuti pelatihan manajemen waktu untuk meningkatkan efisiensi kerja dan memungkinkan pelaksanaan spiritual care.

  1. Proficiency and Practices of Nursing Professionals in Meeting Patients’ Spiritual Needs within... doi.org/10.3390/healthcare12070725Proficiency and Practices of Nursing Professionals in Meeting PatientsAo Spiritual Needs within doi 10 3390 healthcare12070725
  2. Impact of On-the-Job Training on Nurses’ Performance in Creating a Healing Environment and Clustered... journals.sagepub.com/doi/10.1177/23779608241255863Impact of On the Job Training on NursesAo Performance in Creating a Healing Environment and Clustered journals sagepub doi 10 1177 23779608241255863
  3. Spiritual care needs and associated factors among patients with ostomy: A Cross‐Sectional Study... doi.org/10.1111/jocn.15721Spiritual care needs and associated factors among patients with ostomy A CrossyAAAaSectional Study doi 10 1111 jocn 15721
  4. Frequency of nurse‐provided spiritual care: An international comparison - Taylor - Journal... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/jocn.16497Frequency of nurseyAAAaprovided spiritual care An international comparison Taylor Journal onlinelibrary wiley doi 10 1111 jocn 16497
Read online
File size371.13 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test