MERCUBAKTIJAYAMERCUBAKTIJAYA
JURNAL ABDI MERCUSUARJURNAL ABDI MERCUSUARLatar belakang: Jatuh adalah ancaman terbesar bagi kesehatan dan kemandirian lansia di atas 60 tahun dan merupakan penyebab kematian di kalangan usia tersebut. Kejadian jatuh dilaporkan sangat tinggi pada lansia di atas 65 tahun, tercatat 25-38% orang dan hampir sepertiga lansia pernah mengalami jatuh yang berakibat cedera serius. Berdasarkan hasil survey yang dilakukan di RW X Kelurahan Korong Gadang Wilayah Kerja Puskesmas Kuranji Kota Padang pada tanggal 14 Oktober 2024, didapatkan 7 dari 10 orang lansia mengalami risiko gangguan keseimbangan. Salah satu terapi yang telah terbukti dapat memperbaiki keseimbangan tubuh lansia adalah latihan jalan tandem yang dapat melatih kekuatan otot yang mulai lemah. Tujuan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat edukasi latihan jalan tandem adalah melatih kekuatan otot lansia untuk meningkatkan keseimbangan tubuh dan mengurangi risiko jatuh.
Setelah dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat, didapatkan hasil 83,3% lansia memiliki pengetahuan yang baik tentang keseimbangan dan risiko jatuh setelah diberikan edukasi dan 100% lansia dapat mendemonstrasikan kembali latihan tandem untuk mengatasi gangguan keseimbangan dan risiko jatuh pada lansia.Pemberian edukasi dilakukan dengan mengajarkan pada lansia tentang masalah keseimbangan dan risiko jatuh pada lansia dan penanganannya secara nonfarmakologis dengan menggunakan lembar balik dan leaflet.
Berdasarkan hasil penelitian ini, kami menyarankan agar dilakukan penelitian lanjutan yang berfokus pada efektivitas latihan jalan tandem dalam jangka panjang. Penelitian ini dapat dilakukan dengan melibatkan lebih banyak lansia dan melakukan pengukuran keseimbangan tubuh sebelum dan sesudah latihan tandem secara berkala. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi keseimbangan tubuh lansia, seperti kondisi fisik dan mental, serta intervensi-intervensi non-farmakologis lainnya yang dapat meningkatkan keseimbangan tubuh lansia. Dengan demikian, penelitian lanjutan ini dapat memberikan kontribusi yang lebih luas dalam upaya meningkatkan kualitas hidup lansia dan mengurangi risiko jatuh.
- EDUKASI LATIHAN JALAN TANDEM PADA LANSIA UNTUK MENINGKATKAN KESEIMBANGAN TUBUH DAN MENGURANGI RESIKO... doi.org/10.36984/jam.v4i2.543EDUKASI LATIHAN JALAN TANDEM PADA LANSIA UNTUK MENINGKATKAN KESEIMBANGAN TUBUH DAN MENGURANGI RESIKO doi 10 36984 jam v4i2 543
- EDUKASI LATIHAN JALAN TANDEM PADA LANSIA UNTUK MENINGKATKAN KESEIMBANGAN TUBUH DAN MENGURANGI RESIKO... jurnal.mercubaktijaya.ac.id/index.php/jam/en/article/view/543EDUKASI LATIHAN JALAN TANDEM PADA LANSIA UNTUK MENINGKATKAN KESEIMBANGAN TUBUH DAN MENGURANGI RESIKO jurnal mercubaktijaya ac index php jam en article view 543
| File size | 680.72 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan peer group efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan dan pencegahan stunting sejak remaja. Temuan ini pentingKegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan peer group efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan dan pencegahan stunting sejak remaja. Temuan ini penting
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Melalui edukasi yang interaktif dan praktis, para penghuni panti memahami cara-cara pencegahan skabies, seperti mencuci tangan dengan sabun, menjaga kebersihanMelalui edukasi yang interaktif dan praktis, para penghuni panti memahami cara-cara pencegahan skabies, seperti mencuci tangan dengan sabun, menjaga kebersihan
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Hasil evaluasi menunjukkan adanya penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik. Hasil ini menunjukkan bahwa jus kurma memiliki potensi sebagai terapiHasil evaluasi menunjukkan adanya penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik. Hasil ini menunjukkan bahwa jus kurma memiliki potensi sebagai terapi
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Pengendalian hipertensi memerlukan intervensi non farmakologis seperti senam hipertensi dan konsumsi jus mentimun. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakanPengendalian hipertensi memerlukan intervensi non farmakologis seperti senam hipertensi dan konsumsi jus mentimun. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Upaya penatalaksanaan hipertensi dapat dilakukan dengan cara farmakologi melalui obat-obatan dan non farmakologi salah satunya senam hipertensi. Pada kegiatanUpaya penatalaksanaan hipertensi dapat dilakukan dengan cara farmakologi melalui obat-obatan dan non farmakologi salah satunya senam hipertensi. Pada kegiatan
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat hubungan antara pengetahuan lansia tentang pemakaian gigi tiruan dengan tingkat kepercayaan diri lansia diKesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat hubungan antara pengetahuan lansia tentang pemakaian gigi tiruan dengan tingkat kepercayaan diri lansia di
STIKESLHOKSEUMAWESTIKESLHOKSEUMAWE Hasil menunjukkan sebelum intervensi 50% responden memiliki pengetahuan kurang, sedangkan setelah intervensi 66% responden memiliki pengetahuan baik. UjiHasil menunjukkan sebelum intervensi 50% responden memiliki pengetahuan kurang, sedangkan setelah intervensi 66% responden memiliki pengetahuan baik. Uji
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA A total of 62 elderly individuals with chronic diseases were selected as respondents. Data were analyzed using the Chi-Square test. The results showedA total of 62 elderly individuals with chronic diseases were selected as respondents. Data were analyzed using the Chi-Square test. The results showed
Useful /
DOHARADOHARA Metode: Metode penelitian adalah pendekatan cross-sectional kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah 150 wanita hamil yang berada di wilayah kerjaMetode: Metode penelitian adalah pendekatan cross-sectional kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah 150 wanita hamil yang berada di wilayah kerja
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dan intensi menolong (p = 0,000), namun masih ditemukan mahasiswa dengan pengetahuan baikTerdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dan intensi menolong (p = 0,000), namun masih ditemukan mahasiswa dengan pengetahuan baik
MERCUBAKTIJAYAMERCUBAKTIJAYA Orang tua khawatir dengan menurunnya minat belajar anak, sehingga layanan konsultasi menjadi salah satu solusi dalam memberikan pendampingan dan intervensiOrang tua khawatir dengan menurunnya minat belajar anak, sehingga layanan konsultasi menjadi salah satu solusi dalam memberikan pendampingan dan intervensi
MERCUBAKTIJAYAMERCUBAKTIJAYA Latar Belakang: Anak berkebutuhan khusus adalah anak yang memiliki keterbatasan fisik, mental dan perilaku, hal ini menyebabkan kesulitan dalam melakukanLatar Belakang: Anak berkebutuhan khusus adalah anak yang memiliki keterbatasan fisik, mental dan perilaku, hal ini menyebabkan kesulitan dalam melakukan