DOHARADOHARA

Indonesian Scholar Journal of Nursing and Midwifery ScienceIndonesian Scholar Journal of Nursing and Midwifery Science

Pendahuluan: Kunjungan pemeriksaan kehamilan adalah kunjungan oleh seorang wanita hamil ke bidan atau dokter sesegera mungkin sejak ia merasa hamil untuk mendapatkan layanan/perawatan kehamilan. Secara nasional pada tahun 2010, cakupan K1 adalah 95,26% dan cakupan K4 adalah 85,56%. Ekonomi, pengetahuan, dan layanan petugas kesehatan merupakan faktor yang memengaruhi kunjungan perawatan antenatal. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh ekonomi, pengetahuan, dan layanan petugas kesehatan terhadap kunjungan perawatan antenatal di wilayah kerja Puskesmas Cilebut pada tahun 2022. Metode: Metode penelitian adalah pendekatan cross-sectional kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah 150 wanita hamil yang berada di wilayah kerja Puskesmas Cilebut. Sampel penelitian ditentukan berdasarkan teknik simple random sampling dengan perhitungan rumus Slovin sehingga diperoleh sampel sebanyak 60 responden. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh ekonomi (p-value 0,035), pengetahuan (p-value 0,000), dan layanan petugas kesehatan (p-value 0,000) terhadap kunjungan perawatan antenatal. Diskusi: Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh ekonomi, pengetahuan, dan layanan petugas kesehatan terhadap kunjungan perawatan antenatal di wilayah kerja Puskesmas Cilebut pada tahun 2022. Saran untuk ibu hamil diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman bagi ibu hamil agar lebih disiplin dalam melakukan pemeriksaan kehamilan prenatal.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara ekonomi, pengetahuan, dan layanan petugas kesehatan terhadap kunjungan perawatan antenatal di wilayah kerja Puskesmas Cilebut pada tahun 2022.Ibu hamil dengan kondisi ekonomi yang lebih baik, tingkat pengetahuan yang lebih tinggi, dan pengalaman pelayanan kesehatan yang positif cenderung lebih sering melakukan kunjungan perawatan antenatal.Peningkatan pengetahuan dan pemahaman bagi ibu hamil diharapkan dapat mendorong disiplin dalam melakukan pemeriksaan kehamilan prenatal.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam faktor-faktor ekonomi spesifik yang paling berpengaruh terhadap kunjungan pemeriksaan kehamilan, seperti pendapatan keluarga, akses terhadap asuransi kesehatan, dan biaya transportasi. Kedua, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami perspektif ibu hamil mengenai kualitas pelayanan petugas kesehatan dan bagaimana hal tersebut memengaruhi keputusan mereka untuk melakukan kunjungan pemeriksaan kehamilan. Ketiga, penelitian intervensi dapat dirancang untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai pentingnya pemeriksaan kehamilan dan memberikan edukasi mengenai akses terhadap layanan kesehatan yang tersedia. Penelitian ini dapat berupa program penyuluhan, pelatihan kader kesehatan, atau pengembangan media informasi yang mudah diakses oleh ibu hamil. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan cakupan kunjungan pemeriksaan kehamilan dan kualitas kesehatan ibu dan bayi di wilayah kerja Puskesmas Cilebut.

Read online
File size359.23 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test