POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG

Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS)Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS)

Stunting merupakan masalah kesehatan kronis yang berdampak pada kualitas sumber daya manusia di masa depan. Remaja putri sebagai calon ibu berperan penting dalam upaya pencegahan stunting sejak dini, terutama melalui edukasi tentang anemia dan pendewasaan usia perkawinan. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan kader Posyandu Remaja sebagai pendidik sebaya melalui kegiatan penyegaran, skrining anemia, edukasi, dan pendampingan. Sasaran kegiatan adalah 10 kader dan 16 remaja putri di Kelurahan Pulogadung, Jakarta Timur. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan kader (skor pretest 40 menjadi 75), penemuan kasus anemia ringan sebesar 25% pada remaja putri, dan peningkatan kemampuan kader dalam memberikan edukasi. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan peer group efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan dan pencegahan stunting sejak remaja. Temuan ini penting untuk mendukung program berkelanjutan dalam peningkatan kesehatan remaja di komunitas.

Program Kemitraan Masyarakat di Posyandu Remaja Matahari berhasil meningkatkan kapasitas kader remaja sebagai pendidik sebaya, baik dalam pengetahuan maupun keterampilan edukasi, dengan skor kinerja rata-rata mencapai 80.Program ini juga mendeteksi anemia ringan pada 25% remaja putri dan menindaklanjutinya melalui edukasi gizi serta pemberian tablet Fe.Untuk keberlanjutan, diperlukan pendampingan rutin oleh Puskesmas, integrasi kader dalam kegiatan sekolah, dan pemantauan berkala kadar hemoglobin agar kader dapat berperan mandiri dalam pencegahan anemia dan stunting di komunitas.

Pertama, perlu diteliti efektivitas integrasi kader sebaya ke dalam program UKS di sekolah menengah, untuk melihat apakah pendekatan ini mampu meningkatkan cakupan dan keberlanjutan edukasi kesehatan remaja secara sistematis. Kedua, perlu dikaji peran tokoh masyarakat dan media digital dalam memperkuat kemitraan lintas sektor, serta bagaimana keterlibatan mereka dapat meningkatkan kepercayaan dan partisipasi remaja dalam program pencegahan stunting. Ketiga, perlu dilakukan studi tindak lanjut jangka panjang terhadap penurunan prevalensi anemia dan peningkatan status gizi remaja putri setelah satu tahun intervensi, untuk mengevaluasi dampak berkelanjutan dari peran kader sebaya sebagai agen perubahan kesehatan di lingkungan urban. Penelitian-penelitian ini penting untuk mengembangkan model intervensi yang lebih luas, terukur, dan mandiri di tingkat komunitas.

  1. 0. pdf obj wxh fy doi.org/10.51866/oa.1360 pdf obj wxh fy doi 10 51866 oa 136
  2. Pembinaan Perilaku Remaja Putri Dalam Perencanaan Keluarga Dan Pencegahan Anemia Melalui Pemberdayaan... jurnal.unpad.ac.id/mkk/article/view/36716Pembinaan Perilaku Remaja Putri Dalam Perencanaan Keluarga Dan Pencegahan Anemia Melalui Pemberdayaan jurnal unpad ac mkk article view 36716
  3. The effectiveness of peer group on adolescent anemia prevention behavior: a systematic review | Lutfiasari... publichealthinafrica.org/index.php/jphia/article/view/305The effectiveness of peer group on adolescent anemia prevention behavior a systematic review Lutfiasari publichealthinafrica index php jphia article view 305
Read online
File size387.5 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test