JOURNAL IASSSFJOURNAL IASSSF
Public Health Risk Assesment JournalPublic Health Risk Assesment JournalLatar Belakang: Tuberkulosis (TB) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis dan tetap menjadi masalah kesehatan global, termasuk di Indonesia. Tuberkulosis resisten rifampisin (RR-TB) adalah bentuk resistensi obat antituberkulosis di mana Mycobacterium tuberculosis hanya menunjukkan resistensi terhadap rifampisin, tanpa resistensi terhadap isoniazida atau obat lini pertama lainnya. Kombinasi regimen pengobatan Tuberkulosis Resisten Obat (TB RO) sangat memengaruhi efektivitas manajemen pengobatan pasien TB RO. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat efektivitas regimen BPaLM 6 bulan pada pasien tuberkulosis monoresisten rifampisin di RSUD Sabu Raijua, Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur. Metode: Jenis penelitian ini adalah studi kuantitatif dengan pendekatan potong lintang untuk melihat efektivitas regimen BPaLM 6 bulan pada pasien tuberkulosis monoresisten rifampisin di RSUD Sabu Raijua dalam 1 kasus yang diobati dari awal pengobatan (baseline), tindak lanjut bulanan, hingga akhir pengobatan. Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa regimen BPaLM sangat efektif dalam memberantas RR-TB pada pasien di daerah dengan fasilitas terbatas, seperti daerah 3T (terpencil, terluar, dan tertinggal). Pemantauan klinis, laboratorium, dan radiologis multidisiplin adalah kunci keberhasilan terapi, termasuk deteksi dini efek samping dan memastikan kepatuhan. Oleh karena itu, regimen BPaLM 6 bulan ini sangat efektif dalam membantu manajemen pengobatan RR-TB. Kesimpulan: Sebagai kesimpulan, regimen BPaLM 6 bulan menunjukkan efektivitas tinggi dalam mengobati tuberkulosis monoresisten rifampisin (RR-TB), bahkan di fasilitas dengan sumber daya terbatas seperti daerah terpencil, terluar, dan tertinggal. Pemantauan multidisiplin yang komprehensif sangat penting untuk memastikan keberhasilan pengobatan dan kepatuhan pasien. Kebaruan/Orisinalitas artikel ini: Studi ini memberikan bukti baru tentang keberhasilan implementasi regimen BPaLM 6 bulan untuk tuberkulosis monoresisten rifampisin (RR-TB) di lingkungan terpencil dan terbatas sumber daya (daerah terpencil, terluar, dan tertinggal), menunjukkan kepraktisan dan efektivitasnya di luar lingkungan layanan kesehatan yang terkontrol atau perkotaan.
Seorang pasien pria berusia 24 tahun didiagnosis dengan tuberkulosis paru monoresisten rifampisin berdasarkan hasil TCM dan gejala klinis yang khas.Setelah menjalani regimen BPaLM selama 6 bulan tanpa efek samping serius, pasien menunjukkan perbaikan klinis dan laboratorium yang signifikan, termasuk konversi sputum menjadi negatif dan peningkatan status gizi.Kasus ini membuktikan efektivitas regimen BPaLM dalam praktik klinis untuk pengobatan RR-TB, bahkan di daerah 3T dengan sumber daya terbatas, menegaskan keberhasilannya secara ilmiah.
Mengingat keberhasilan implementasi regimen BPaLM 6 bulan dalam kasus tuberkulosis monoresisten rifampisin di daerah 3T ini, penelitian selanjutnya dapat berfokus pada eksplorasi strategi implementasi yang lebih luas dan berkelanjutan di berbagai wilayah terpencil, terluar, dan tertinggal di Indonesia. Penting untuk memahami bagaimana tantangan logistik, ketersediaan sumber daya manusia kesehatan, serta infrastruktur yang bervariasi antar daerah 3T dapat diatasi secara efektif agar regimen ini dapat diakses oleh lebih banyak pasien yang membutuhkan. Sebagai contoh, studi dapat menyelidiki model distribusi obat yang inovatif atau program pelatihan tenaga kesehatan yang disesuaikan dengan kapasitas lokal untuk memastikan keberlangsungan program. Selain itu, dengan mempertimbangkan dampak ekonomi yang signifikan pada pasien dan sistem kesehatan, penelitian tentang analisis biaya-efektivitas regimen BPaLM secara spesifik di daerah 3T akan sangat bermanfaat. Analisis ini harus memperhitungkan biaya pengadaan obat, biaya pemantauan, serta potensi penghematan dari durasi pengobatan yang lebih pendek dan kembalinya pasien ke aktivitas produktif lebih cepat, untuk memberikan dasar kebijakan yang kuat. Terakhir, karena kepatuhan pasien merupakan faktor kunci keberhasilan terapi, ada kebutuhan mendesak untuk meneliti model dukungan psikososial dan intervensi kepatuhan yang paling efektif di lingkungan 3T. Lingkungan ini sering kali menghadapi stigma sosial, tekanan ekonomi, dan hambatan budaya yang unik, sehingga pengembangan pendekatan yang peka terhadap konteks lokal akan sangat krusial untuk memastikan pasien menyelesaikan pengobatan sepenuhnya dan mencapai kesembuhan jangka panjang.
- Linezolid for multidrug-resistant tuberculosis in HIV-infected and -uninfected patients | European Respiratory... doi.org/10.1183/09031936.00188114Linezolid for multidrug resistant tuberculosis in HIV infected and uninfected patients European Respiratory doi 10 1183 09031936 00188114
- Treatment of Highly Drug-Resistant Pulmonary Tuberculosis | New England Journal of Medicine. treatment... nejm.org/doi/10.1056/NEJMoa1901814Treatment of Highly Drug Resistant Pulmonary Tuberculosis New England Journal of Medicine treatment nejm doi 10 1056 NEJMoa1901814
- Safety and Effectiveness of BPaL-Based Regimens to Treat Multidrug-Resistant TB: First Experience of... doi.org/10.3390/antibiotics14010007Safety and Effectiveness of BPaL Based Regimens to Treat Multidrug Resistant TB First Experience of doi 10 3390 antibiotics14010007
| File size | 487.12 KB |
| Pages | 18 |
| DMCA | Report |
Related /
UIN SGDUIN SGD Dengan menggunakan pendekatan sosio-legal yang diperkaya analisis spasial, penelitian ini mengidentifikasi kesenjangan Indeks Pembangunan Manusia (IPM)Dengan menggunakan pendekatan sosio-legal yang diperkaya analisis spasial, penelitian ini mengidentifikasi kesenjangan Indeks Pembangunan Manusia (IPM)
UIN SGDUIN SGD Dengan demikian, sementara regulasi di AS dan China menggambarkan pendekatan yang berbeda untuk mengatur cloud seeding yang memiliki dampak pada kesehatanDengan demikian, sementara regulasi di AS dan China menggambarkan pendekatan yang berbeda untuk mengatur cloud seeding yang memiliki dampak pada kesehatan
UIN SGDUIN SGD Ketiga, sistem monitoring dan evaluasi (M&E) yang kuat harus didirikan, dengan indikator yang dapat diukur untuk melacak kepatuhan, mengurangi ketergantunganKetiga, sistem monitoring dan evaluasi (M&E) yang kuat harus didirikan, dengan indikator yang dapat diukur untuk melacak kepatuhan, mengurangi ketergantungan
UIN SGDUIN SGD Namun, perbedaan dalam interpretasi kapan kehidupan dimulai dan peran wanita dalam pengambilan keputusan reproduksi sering kali menimbulkan dilema etis,Namun, perbedaan dalam interpretasi kapan kehidupan dimulai dan peran wanita dalam pengambilan keputusan reproduksi sering kali menimbulkan dilema etis,
UIN SGDUIN SGD Kontribusi utama studi ini terletak pada analisis mendalamnya terhadap karakteristik unik masyarakat Batak Toba, seperti sistem marga, struktur spasialKontribusi utama studi ini terletak pada analisis mendalamnya terhadap karakteristik unik masyarakat Batak Toba, seperti sistem marga, struktur spasial
UIN SGDUIN SGD 6 Tahun 2023), dan Undang-Undang Pokok Agraria (UU No. 5 Tahun 1960). Kajian ini mengintegrasikan pendekatan normatif, kelembagaan, dan komparatif untuk6 Tahun 2023), dan Undang-Undang Pokok Agraria (UU No. 5 Tahun 1960). Kajian ini mengintegrasikan pendekatan normatif, kelembagaan, dan komparatif untuk
UIN SGDUIN SGD Namun, prospek ini menimbulkan masalah privasi dan keamanan data. Untuk menjaga keseimbangan antara efektivitas penegakan hukum dan perlindungan hak danNamun, prospek ini menimbulkan masalah privasi dan keamanan data. Untuk menjaga keseimbangan antara efektivitas penegakan hukum dan perlindungan hak dan
JQWHJQWH Dengan teknik sampling aksidental, diperoleh lima informan yang diwawancarai sebagai subjek ibu nifas dengan riwayat retensio plasenta. Subjek ditelitiDengan teknik sampling aksidental, diperoleh lima informan yang diwawancarai sebagai subjek ibu nifas dengan riwayat retensio plasenta. Subjek diteliti
Useful /
JOURNAL IASSSFJOURNAL IASSSF 4 digunakan untuk analisis, dan kualitas metodologis dievaluasi menggunakan alat QUADAS-2. Meta-regresi dilakukan untuk mengeksplorasi potensi sumber heterogenitas.4 digunakan untuk analisis, dan kualitas metodologis dievaluasi menggunakan alat QUADAS-2. Meta-regresi dilakukan untuk mengeksplorasi potensi sumber heterogenitas.
UGMUGM Relevansi dan akurasi parameter baru untuk desain sistem adsorpsi di masa depan juga divalidasi melalui analisis korelasi. Adsorpsi, karenanya, adalahRelevansi dan akurasi parameter baru untuk desain sistem adsorpsi di masa depan juga divalidasi melalui analisis korelasi. Adsorpsi, karenanya, adalah
UGMUGM Studi di masa depan harus berupaya memperluas aplikasi MSPE ke sampel lingkungan lain seperti tanah dan sedimen, serta berfokus pada otomatisasi metodeStudi di masa depan harus berupaya memperluas aplikasi MSPE ke sampel lingkungan lain seperti tanah dan sedimen, serta berfokus pada otomatisasi metode
UGMUGM Strategi untuk merancang katup injeksi untuk teknik injeksi aliran yang efisien dijelaskan, dengan mempertimbangkan kecepatan dan bahan murah yang tersediaStrategi untuk merancang katup injeksi untuk teknik injeksi aliran yang efisien dijelaskan, dengan mempertimbangkan kecepatan dan bahan murah yang tersedia