UIN SGDUIN SGD

khazanah hukumkhazanah hukum

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji evolusi dan signifikansi hak asasi anak sejak masa konsepsi hingga masa kanak-kanak, dengan fokus khusus pada konteks Indonesia yang kaya akan keberagaman budaya dan keyakinan. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode normatif dan historis, penelitian ini menganalisis perkembangan norma hukum internasional dan nasional yang mengatur perlindungan anak, serta bagaimana dinamika sosial dan keagamaan memengaruhi pemahaman terhadap hak anak, terutama pada fase prenatal. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi terhadap instrumen hukum internasional seperti Convention on the Rights of the Child (CRC), peraturan perundang-undangan Indonesia, serta literatur akademik dan laporan organisasi internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Indonesia telah mengadopsi berbagai instrumen perlindungan hak anak, masih terdapat celah normatif terkait pengakuan dan perlindungan hak anak sejak dalam kandungan. Perbedaan pandangan yang lahir dari keragaman budaya dan agama menjadi tantangan sekaligus potensi dalam merumuskan kebijakan yang lebih inklusif. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan hukum yang tidak hanya berbasis pada standar internasional, tetapi juga sensitif terhadap nilai-nilai lokal. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kebijakan perlindungan anak yang lebih komprehensif dan kontekstual di Indonesia.

Perlindungan hak anak, dari konsepsi hingga masa kanak-kanak, merupakan bagian integral dari pemenuhan hak asasi manusia yang harus dijamin oleh negara, masyarakat, dan keluarga.Di Indonesia, kompleksitas perlindungan anak diperkuat oleh konteks sosio-budaya dan agama yang beragam.Keragaman ini, meskipun merupakan kekayaan nasional, juga membawa tantangan dalam formulasi dan implementasi kebijakan yang inklusif dan adil.Penelitian ini menunjukkan bahwa pandangan budaya dan agama di Indonesia secara umum mengakui pentingnya melindungi anak, bahkan sejak dalam kandungan.Namun, perbedaan dalam interpretasi kapan kehidupan dimulai dan peran wanita dalam pengambilan keputusan reproduksi sering kali menimbulkan dilema etis, sosial, dan hukum.Hal ini tercermin dalam isu-isu seperti aborsi, kehamilan yang tidak diinginkan, dan akses terhadap layanan kesehatan reproduksi yang masih menghadapi berbagai hambatan struktural dan budaya.Memenuhi hak anak memerlukan pendekatan terpadu antara layanan sosial, kesehatan, dan pendidikan.Akses terhadap layanan ini sangat penting untuk mendukung perkembangan anak, terutama bagi keluarga miskin.Ketidaksamaan dalam akses dapat memperburuk siklus kemiskinan dan ketidaksamaan antar generasi.Kerangka kerja internasional seperti CRC dan SDGs menekankan pentingnya melindungi hak anak secara menyeluruh.Meskipun telah ada kemajuan, kesenjangan antara kebijakan dan praktik masih tetap ada.Oleh karena itu, diperlukan upaya kolaboratif lintas sektoral untuk memastikan bahwa semua anak tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, dan mendukung untuk masa depan mereka.

Untuk memperkuat perlindungan hak anak di Indonesia, diperlukan pendekatan kebijakan yang lebih progresif dan sensitif terhadap konteks pluralisme dalam masyarakat Indonesia. Pendekatan kolaboratif antara negara, pemimpin agama, pemimpin tradisional, dan masyarakat sipil sangat penting dalam membentuk kerangka kerja perlindungan hak anak yang kuat, komprehensif, dan diterima secara luas. Kebijakan harus didasarkan pada prinsip-prinsip yang terbaik bagi kepentingan anak, kesetaraan gender, dan penghormatan terhadap martabat wanita sebagai ibu. Dengan sinergi inklusif dan berbasis hak asasi manusia, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi negara yang tidak hanya secara formal mengakui hak anak, tetapi juga mampu mewujudkan ekosistem perlindungan yang nyata, adil, dan berkelanjutan untuk generasi mendatang.

  1. The Concept of Sustainable Children Education in Qur’an Perspective | Southeast Asian Journal of... doi.org/10.21093/sajie.v0i0.3842The Concept of Sustainable Children Education in QurAoan Perspective Southeast Asian Journal of doi 10 21093 sajie v0i0 3842
  2. Modern Technology Advances with Benefits for Humanity to Demonstrate Design with Conventional Sources... iiast.iaic-publisher.org/ijcitsm/index.php/IJCITSM/article/view/8Modern Technology Advances with Benefits for Humanity to Demonstrate Design with Conventional Sources iiast iaic publisher ijcitsm index php IJCITSM article view 8
  3. ACTORS AND NORMS IN AN ISLAMIC MARRIAGE: A Study of Madura Community in Rural Eastern East Java | Fauzi... doi.org/10.15642/JIIS.2019.13.2.297-325ACTORS AND NORMS IN AN ISLAMIC MARRIAGE A Study of Madura Community in Rural Eastern East Java Fauzi doi 10 15642 JIIS 2019 13 2 297 325
  4. khazanah hukum. conception childhood evolution significance children human rights khazanah authors dedisyah... doi.org/10.15575/kh.v7i3.44957khazanah hukum conception childhood evolution significance children human rights khazanah authors dedisyah doi 10 15575 kh v7i3 44957
Read online
File size370.42 KB
Pages22
DMCAReport

Related /

ads-block-test