UIN SGDUIN SGD
khazanah hukumkhazanah hukumPengadaan tanah untuk kepentingan umum merupakan instrumen strategis dalam agenda pembangunan nasional di Indonesia, namun kerap menimbulkan persoalan hukum, sosial, dan pelanggaran hak asasi manusia. Kajian-kajian sebelumnya cenderung berfokus pada aspek administratif dan prosedural, dengan sedikit perhatian terhadap keadilan normatif, konsistensi hukum, dan perspektif perbandingan lintas negara. Artikel ini berupaya mengisi kekosongan tersebut dengan menganalisis secara kritis Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2023 sebagai revisi atas Government Regulation No. 19 Tahun 2021, khususnya dalam kaitannya dengan prinsip keadilan, hierarki peraturan perundang-undangan, dan arah reforma agraria. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif berbasis studi kepustakaan hukum normatif, artikel ini mengkaji instrumen hukum utama seperti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2012, Undang-Undang Cipta Kerja (UU No. 6 Tahun 2023), dan Undang-Undang Pokok Agraria (UU No. 5 Tahun 1960). Kajian ini mengintegrasikan pendekatan normatif, kelembagaan, dan komparatif untuk menilai peran Lembaga Bank Tanah, mekanisme kompensasi, dan keterlibatan masyarakat terdampak. Analisis juga mencakup sejauh mana Government Regulation 39/2023 selaras dengan semangat redistribusi agraria serta menjawab risiko pelanggaran hak asasi manusia. Temuan menunjukkan bahwa meskipun regulasi ini menghadirkan perbaikan struktural pada aspek prosedural dan koordinasi kelembagaan, sejumlah persoalan mendasar tetap belum teratasi—terutama terkait penggusuran paksa, klaim tanah adat, dan akses terhadap keadilan. Artikel ini menawarkan kontribusi baru melalui pendekatan kritis yang menggabungkan analisis doktrinal, perspektif HAM, dan perbandingan internasional untuk mendorong reformasi hukum pengadaan tanah yang berorientasi pada keadilan.
Land acquisition for public interest is a fundamental pillar in realizing sustainable, inclusive, and equitable national development.Government Regulation Number 39 of 2023 is present as a concrete step in strengthening the legal basis for land acquisition by emphasizing the importance of the role of institutions such as the Land Bank, strengthening public participation, and improving governance.Its implementation is still faced with a number of structural, technical, and social challenges, such as inaccurate land data, limited human resource capacity, and community resistance due to minimal legal literacy and meaningful participation.An integrated approach is needed through synergy between sectors, utilization of information technology such as GIS and ZNT, and participatory supervision by civil society and independent institutions to answer this problem.The success of land acquisition is not only determined by the completeness of regulations, but also by a commitment to transparent, accountable implementation and upholding the constitutional rights of citizens.Land acquisition must be positioned not merely as an administrative instrument, but as a transformational strategy that ensures that national development truly sides with the people and is able to answer the challenges of social justice in real terms.
Untuk mengatasi kompleksitas tantangan dalam implementasi, pengadaan tanah harus diposisikan sebagai bagian dari reformasi tata kelola yang lebih luas. Koordinasi lintas sektoral dan kolaborasi antarpemerintah adalah prasyarat penting. Keterlibatan aktif dari Badan Pertanahan Nasional, Kementerian Agraria dan Tata Ruang, pemerintah daerah, lembaga penilai tanah, dan yudisial harus terintegrasi. Pembentukan tim tugas khusus di tingkat nasional dan regional dapat menjadi solusi konkret untuk mempercepat proses dan memastikan akuntabilitas. Tim-tim ini harus dilengkapi dengan sistem pelaporan elektronik yang memungkinkan evaluasi rutin dan partisipasi publik dalam upaya pemantauan. Penggunaan teknologi digital, seperti Sistem Informasi Geografis (SIG) dan Zona Nilai Tanah (ZNT), sangat penting untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi. SIG menawarkan data spasial yang akurat yang dapat digunakan untuk memetakan kepemilikan tanah, status hukum, dan hubungan sosial-ekonomi. ZNT menyediakan pedoman objektif untuk menentukan nilai tanah berdasarkan karakteristik regional dan dinamika pasar. Ketika kedua sistem terintegrasi ke dalam basis data nasional yang dapat diakses publik, kepercayaan terhadap proses pengadaan tanah dapat ditingkatkan secara signifikan.
| File size | 366.91 KB |
| Pages | 17 |
| DMCA | Report |
Related /
UNISMUH PALUUNISMUH PALU Madu, temulawak, dan jintan hitam adalah tanaman dengan kandungan antioksidan tinggi, yang diformulasikan dalam satu persiapan untuk menguji efektivitasnya.Madu, temulawak, dan jintan hitam adalah tanaman dengan kandungan antioksidan tinggi, yang diformulasikan dalam satu persiapan untuk menguji efektivitasnya.
UNISMUH PALUUNISMUH PALU Penelitian ini memberikan wawasan tentang perencanaan partisipatif, strategi komunikasi, dan perawatan yang responsif secara budaya sebagai penggerak kualitasPenelitian ini memberikan wawasan tentang perencanaan partisipatif, strategi komunikasi, dan perawatan yang responsif secara budaya sebagai penggerak kualitas
UNISMUH PALUUNISMUH PALU Terdapat korelasi antara merkuri pada rambut kulit kepala wanita hamil dan konsentrasi merkuri pada bayi mereka. Bayi yang terpapar merkuri dengan tingkatTerdapat korelasi antara merkuri pada rambut kulit kepala wanita hamil dan konsentrasi merkuri pada bayi mereka. Bayi yang terpapar merkuri dengan tingkat
UNISMUH PALUUNISMUH PALU Hasil menunjukkan penurunan konsumsi PVI hingga 13,5% pada tahun 2019, sementara penggunaan desinfektan meningkat sebesar 29,1%, kemungkinan besar karenaHasil menunjukkan penurunan konsumsi PVI hingga 13,5% pada tahun 2019, sementara penggunaan desinfektan meningkat sebesar 29,1%, kemungkinan besar karena
UNIGAUNIGA Penelitian ini menyimpulkan bahwa Implementasi Kebijakan Reforma Agraria berpengaruh signifikan terhadap Manajemen Redistribusi Tanah dan Efektivitas NilaiPenelitian ini menyimpulkan bahwa Implementasi Kebijakan Reforma Agraria berpengaruh signifikan terhadap Manajemen Redistribusi Tanah dan Efektivitas Nilai
UNIGAUNIGA Secara parsial, motivasi kerja berpengaruh positif (36,65%), disiplin (28,53%), dan kompetensi (27,36%) terhadap kinerja pegawai. Berdasarkan hasil penelitian,Secara parsial, motivasi kerja berpengaruh positif (36,65%), disiplin (28,53%), dan kompetensi (27,36%) terhadap kinerja pegawai. Berdasarkan hasil penelitian,
JQWHJQWH Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang deteksi dini preeklamsia pada wanita hamil, yang sangat penting untuk melakukan pengobatanPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang deteksi dini preeklamsia pada wanita hamil, yang sangat penting untuk melakukan pengobatan
UMMUMM Kepentingan studi ini bagi disiplin ilmu terletak pada upaya penerapan prinsip hukum agraria nasional, yaitu keadilan, kepastian hukum, dan kepraktisan,Kepentingan studi ini bagi disiplin ilmu terletak pada upaya penerapan prinsip hukum agraria nasional, yaitu keadilan, kepastian hukum, dan kepraktisan,
Useful /
JQWHJQWH Hasil: Hasil yang diperoleh adalah 3 dari informan pernah bergandengan tangan, berpelukan, dan berciuman tetapi tidak pernah melakukan hubungan seksualHasil: Hasil yang diperoleh adalah 3 dari informan pernah bergandengan tangan, berpelukan, dan berciuman tetapi tidak pernah melakukan hubungan seksual
JQWHJQWH Kesimpulan: Penelitian ini menemukan adanya pengaruh konseling tentang penyediaan menu gizi seimbang terhadap perubahan status gizi dan tingkat pengetahuanKesimpulan: Penelitian ini menemukan adanya pengaruh konseling tentang penyediaan menu gizi seimbang terhadap perubahan status gizi dan tingkat pengetahuan
JQWHJQWH Analisis: Gangguan aktivitas metabolik monoamin di otak yang berperan dalam fisiologi tidur dan terjadinya gangguan tidur pada seseorang dengan defisiensiAnalisis: Gangguan aktivitas metabolik monoamin di otak yang berperan dalam fisiologi tidur dan terjadinya gangguan tidur pada seseorang dengan defisiensi
UNILAUNILA Dormansi pada benih aren (Arenga pinnata) disebabkan oleh struktur kulit benih yang keras, sehingga sulit menyerap air untuk berkecambah. Dormansi benihDormansi pada benih aren (Arenga pinnata) disebabkan oleh struktur kulit benih yang keras, sehingga sulit menyerap air untuk berkecambah. Dormansi benih