UIN SGDUIN SGD

khazanah hukumkhazanah hukum

Meningkatnya kompleksitas aktivitas kriminal dan ekspansi eksponensial data digital mengharuskan integrasi teknologi Big Data ke dalam investigasi kriminal. Artikel ini mengkaji implikasi hukum, teknologi, dan etika dari penggunaan Big Data dalam sistem peradilan pidana, dengan fokus pada penyeimbangan efisiensi investigasi dan hak privasi individu. Penelitian ini menerapkan kombinasi analisis hukum filosofis dan normatif, bersama dengan metode sistemik dan historis, untuk menilai bagaimana teknologi ini mengubah prosedur investigasi. Temuan menyoroti potensi Big Data untuk meningkatkan akurasi investigasi, terutama melalui penambangan data dan analisis prediktif, tetapi juga menggarisbawahi risiko serius yang terkait dengan perlindungan data privasi dan ambiguitas peraturan. Artikel ini juga menyerukan standar hukum yang lebih jelas, dan tepat terkait kerja sama internasional, dan kerangka etika untuk memandu penerapan Big Data dalam proses pidana. Selain itu, diperlukan penguatan mekanisme akuntabilitas institusional dan pengawasan yudisial guna mengawasi, mencegah, dan mengevaluasi penyalahgunaan, menjamin transparansi, serta memastikan bahwa inovasi digital tetap selaras dengan prinsip-prinsip negara hukum.

Big Data dan Data Mining adalah metode yang digunakan untuk memprediksi kejahatan dan melakukan investigasi kriminal.Penggunaan Big Data dalam investigasi kriminal berpotensi secara fundamental mengubah cara lembaga penegak hukum beroperasi, memberikan petugas sumber daya baru untuk mengidentifikasi, memprofilkan, dan memprediksi aktivitas kriminal.Namun, prospek ini menimbulkan masalah privasi dan keamanan data.Untuk menjaga keseimbangan antara efektivitas penegakan hukum dan perlindungan hak dan kebebasan individu, diperlukan norma hukum dan sistem kontrol yang jelas.

Berdasarkan analisis paper ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang menarik dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi bagaimana bias historis dalam data kriminal dapat diperbaiki dalam algoritma prediksi, sehingga mencegah diskriminasi dan memastikan keadilan dalam penegakan hukum. Kedua, penting untuk menyelidiki efektivitas berbagai model tata kelola data, termasuk pengawasan independen dan audit algoritmik, dalam memastikan akuntabilitas dan transparansi dalam penggunaan Big Data oleh lembaga penegak hukum. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan kerangka kerja etika yang komprehensif untuk penggunaan Big Data dalam investigasi kriminal, yang mempertimbangkan nilai-nilai seperti privasi, keadilan, dan hak asasi manusia. Dengan menggabungkan wawasan dari penelitian ini, kita dapat berupaya menciptakan sistem penegakan hukum yang lebih adil, efisien, dan bertanggung jawab di era digital.

  1. khazanah hukum. big data criminal privacy efficiency khazanah authors oleksii yaroslav mudryi national... khazanah.uinsgd.ac.id/index.php/kh/article/view/45201khazanah hukum big data criminal privacy efficiency khazanah authors oleksii yaroslav mudryi national khazanah uinsgd ac index php kh article view 45201
  2. Corruption as a Cybersecurity Threat in the New World Order | connections-qj.org. corruption threat world... connections-qj.org/article/corruption-cybersecurity-threat-new-world-orderCorruption as a Cybersecurity Threat in the New World Order connections qj corruption threat world connections qj article corruption cybersecurity threat new world order
  3. ПІДВИЩЕННЯ ЕФЕКТИВНОСТІ У ЗДІЙСНЕННІ РОЗСЛІДУВАННЯ ЗЛОЧИНІВ... doi.org/10.51989/NUL.2023.6.5Iieoiyy iiooeyI iIoyiyyI uIieayy uoyIe doi 10 51989 NUL 2023 6 5
Read online
File size274.43 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test