POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA

Caring : Jurnal KeperawatanCaring : Jurnal Keperawatan

The increasing elderly population has led to a rise in various health problems, particularly chronic diseases that can affect their independence in performing daily activities. Limitations in carrying out these activities necessitate family support, as the family serves as the primary support system for the elderly. Family support plays a vital role in enhancing the elderlys motivation, self-esteem, and functional ability in daily life. This study aims to examine the relationship between family support and the level of independence among elderly individuals in conducting daily activities within the working area of the Cakung Health Center, East Jakarta. This is a quantitative study with a cross-sectional design using a purposive sampling technique. A total of 62 elderly individuals with chronic diseases were selected as respondents. Data were analyzed using the Chi-Square test. The results showed a significant relationship between family support and the level of independence in performing both basic (BADL) and instrumental (IADL) activities of daily living, with a p-value of 0.000 (p < 0.05). These findings highlight the importance of family empowerment in assisting elderly individuals with physical limitations, enabling them to remain active according to their capabilities.

Penelitian ini menunjukkan adanya hubungan signifikan antara dukungan keluarga dan tingkat kemandirian lansia dalam melakukan aktivitas sehari-hari, baik aktivitas dasar (BADL) maupun aktivitas instrumental (IADL).Dukungan keluarga yang baik berperan penting dalam meningkatkan motivasi, harga diri, dan kemampuan fungsional lansia.Temuan ini menggarisbawahi pentingnya pemberdayaan keluarga dalam membantu lansia dengan keterbatasan fisik, sehingga mereka dapat tetap aktif sesuai dengan kemampuannya.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam pengalaman lansia dan keluarga dalam menerima dan memberikan dukungan, serta memahami dinamika interaksi yang terjadi. Kedua, studi longitudinal diperlukan untuk menelusuri dampak jangka panjang dari dukungan keluarga terhadap kemandirian lansia, termasuk perubahan pola dukungan seiring waktu dan pengaruhnya terhadap kualitas hidup lansia. Ketiga, penelitian intervensi dapat dirancang untuk menguji efektivitas program pemberdayaan keluarga dalam meningkatkan kemampuan keluarga untuk memberikan dukungan yang optimal kepada lansia, dengan mempertimbangkan kebutuhan spesifik lansia dan konteks sosial budaya setempat. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang peran penting dukungan keluarga dalam menjaga kemandirian dan kesejahteraan lansia, serta menghasilkan rekomendasi yang lebih tepat sasaran untuk pengembangan program dan kebijakan terkait.

  1. Dukungan Keluarga bagi Kemandirian Lansia | Jurnal Keperawatan Silampari. dukungan keluarga kemandirian... journal.ipm2kpe.or.id/index.php/JKS/article/view/5708Dukungan Keluarga bagi Kemandirian Lansia Jurnal Keperawatan Silampari dukungan keluarga kemandirian journal ipm2kpe index php JKS article view 5708
  2. Group-Based Restorative Care Model For Improving Social Interaction Among Elderly In Nursing Home | Jurnal... jkp.poltekkes-mataram.ac.id/index.php/home/article/view/698Group Based Restorative Care Model For Improving Social Interaction Among Elderly In Nursing Home Jurnal jkp poltekkes mataram ac index php home article view 698
  3. Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kemandirian Lansia Dalam Pemenuhan Activities Daily Living (ADL) di... jurnal.stikeskesdam4dip.ac.id/index.php/Medika/article/view/689Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kemandirian Lansia Dalam Pemenuhan Activities Daily Living ADL di jurnal stikeskesdam4dip ac index php Medika article view 689
Read online
File size359.58 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test