UNISMUH PALUUNISMUH PALU

Journal of Public Health and PharmacyJournal of Public Health and Pharmacy

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh mentoring berbasis organisasi terhadap peningkatan pengetahuan, praktik pencegahan malnutrisi dalam bentuk pengukuran kecukupan kalori dan asupan zat besi pada remaja putri. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan pre dan post-test dengan kelompok kontrol. Responden diambil dengan purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan antara pengetahuan, perilaku sebelum dan sesudah intervensi antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol dengan p < 0,05. Terdapat peningkatan signifikan dalam pengetahuan, sikap, dan perilaku pada kelompok intervensi dan kontrol. Penelitian ini menyimpulkan bahwa mentoring berbasis organisasi masyarakat terbukti efektif dalam meningkatkan kesehatan remaja. Perlu diperkuat regulasi dalam mengatur peran organisasi masyarakat, terutama remaja, melalui bantuan dan pendidikan terstruktur untuk kelompok rentan termasuk remaja.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa mentoring berbasis organisasi masyarakat terbukti efektif dalam meningkatkan kesehatan remaja.Perlu diperkuat regulasi dalam mengatur peran organisasi masyarakat, terutama remaja, melalui bantuan dan pendidikan terstruktur untuk kelompok rentan termasuk remaja.Hasil penelitian ini dapat diduplikasi untuk diimplementasikan di organisasi lain yang fokus pada remaja.Penting untuk terus berupaya meningkatkan kesadaran dan praktik pencegahan malnutrisi pada remaja putri melalui pendekatan yang melibatkan organisasi masyarakat.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi efektivitas program mentoring berbasis organisasi masyarakat dalam jangka panjang, termasuk evaluasi terhadap retensi pengetahuan dan perubahan perilaku yang berkelanjutan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada identifikasi faktor-faktor kontekstual yang mempengaruhi keberhasilan program mentoring, seperti karakteristik organisasi, dukungan komunitas, dan peran pemimpin organisasi. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi potensi integrasi teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam program mentoring untuk meningkatkan aksesibilitas dan efektivitas penyampaian informasi kesehatan. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana program mentoring berbasis organisasi masyarakat dapat dioptimalkan untuk meningkatkan kesehatan remaja putri dan mencegah malnutrisi secara berkelanjutan.

  1. Edukasi gizi pada ibu oleh kader terlatih meningkatkan asupan energi dan protein pada balita | Abdillah... doi.org/10.30867/action.v5i2.313Edukasi gizi pada ibu oleh kader terlatih meningkatkan asupan energi dan protein pada balita Abdillah doi 10 30867 action v5i2 313
Read online
File size351.07 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test