POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA

Caring : Jurnal KeperawatanCaring : Jurnal Keperawatan

Prediabetes adalah kondisi di mana kadar glukosa darah lebih tinggi dari batas normal namun belum mencapai kriteria diabetes melitus, ditandai dengan glukosa darah puasa terganggu (GDPT) dan toleransi glukosa terganggu (TGT). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan konsumsi minuman berpemanis (SSBs), obesitas, dan aktivitas fisik dengan kejadian prediabetes pada remaja di STIKes Panakkukang Makassar. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan metode survei analitik dan desain cross-sectional. Sampel sebanyak 75 mahasiswa tingkat dua angkatan 2022 dipilih menggunakan proportional stratified random sampling. Status prediabetes diukur melalui pemeriksaan glukosa darah puasa menggunakan glukometer, konsumsi SSBs dihitung berdasarkan asupan gula tambahan harian, status obesitas dinilai menggunakan indeks massa tubuh (IMT), dan aktivitas fisik diukur dengan Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ). Data dianalisis dengan uji Chi-Square. Hasil menunjukkan prevalensi prediabetes sebesar 33,3%, konsumsi SSBs tinggi sebesar 61,3%, obesitas sebesar 16%, dan aktivitas fisik rendah sebesar 30,7%. Analisis bivariat menunjukkan hubungan signifikan antara konsumsi SSBs (p = 0,036) dan aktivitas fisik (p = 0,042) dengan prediabetes, sedangkan obesitas tidak menunjukkan hubungan signifikan (p = 0,519). Simpulannya, konsumsi minuman berpemanis dan aktivitas fisik rendah terkait signifikan dengan kejadian prediabetes, sementara obesitas tidak. Promosi perilaku hidup sehat pada remaja sangat penting untuk mencegah prediabetes sejak dini.

Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara konsumsi minuman berpemanis dan aktivitas fisik dengan kejadian prediabetes pada remaja di STIKes Panakkukang Makassar.Namun, tidak ditemukan hubungan yang bermakna antara obesitas dengan kejadian prediabetes.Oleh karena itu, perlu adanya upaya pencegahan dini melalui pengendalian pola konsumsi minuman manis dan peningkatan aktivitas fisik secara rutin sejak usia muda.

Pertama, perlu diteliti hubungan antara konsumsi minuman berpemanis dan kadar glukosa darah berdasarkan jenis minuman kemasan tertentu (seperti teh manis, soda, atau minuman energi) untuk mengetahui produk mana yang paling berkontribusi pada prediabetes pada remaja. Kedua, perlu dikaji dampak intervensi gaya hidup terstruktur—seperti program edukasi nutrisi dan olahraga mingguan—terhadap perubahan status prediabetes dalam jangka waktu enam bulan di lingkungan kampus kesehatan. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi pengaruh faktor genetik dan riwayat keluarga penderita diabetes terhadap risiko prediabetes pada remaja yang memiliki pola konsumsi tinggi gula namun berat badannya normal, mengingat dalam penelitian ini obesitas tidak menunjukkan hubungan signifikan. Penelitian lanjutan ini dapat membantu merancang strategi pencegahan yang lebih personal dan efektif. Selain itu, penting juga untuk menilai peran kebiasaan tidur dan stres akademik sebagai faktor tambahan yang mungkin memengaruhi metabolisme glukosa. Dengan menggabungkan faktor gaya hidup dan biologis, penelitian dapat memberikan gambaran lebih komprehensif tentang risiko prediabetes. Intervensi yang melibatkan lingkungan kampus, seperti pengadaan minuman sehat di kantin dan kebijakan pembatasan minuman manis, perlu dievaluasi efektivitasnya. Selain itu, pendekatan berbasis teknologi, seperti aplikasi pelacak asupan gula dan aktivitas fisik, bisa dikaji sebagai alat pendukung perilaku sehat. Studi lanjutan sebaiknya menggunakan desain kohort untuk melihat perkembangan dari prediabetes menjadi diabetes. Hasilnya dapat menjadi dasar kebijakan promosi kesehatan yang lebih tepat sasaran di kalangan mahasiswa kesehatan.

  1. "Physical Condition Comparison between Female Athlete Indoor Hockey of " by Fitry Nachamory... scholarly.unair.ac.id/fk-fmi/vol57/iss1/12Physical Condition Comparison between Female Athlete Indoor Hockey of by Fitry Nachamory scholarly unair ac fk fmi vol57 iss1 12
  2. Journal | Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya. journal universitas nahdlatul ulama surabaya quick jump... journal2.unusa.ac.id/index.php/MHSJ/article/view/600Journal Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya journal universitas nahdlatul ulama surabaya quick jump journal2 unusa ac index php MHSJ article view 600
Read online
File size409.07 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test