AMORFATIAMORFATI
International Journal of Post Axial: Futuristic Teaching and LearningInternational Journal of Post Axial: Futuristic Teaching and LearningJaminan kualitas institusional telah menjadi komponen penting dalam mempertahankan dan meningkatkan standar akademik di perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan sistem jaminan kualitas institusional dan kontribusinya terhadap pencapaian keunggulan akademik di universitas. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan wawancara mendalam, analisis dokumen, dan observasi terhadap aktivitas jaminan kualitas institusional. Data dianalisis menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola utama dan faktor yang memengaruhi efektivitas sistem manajemen kualitas di perguruan tinggi. Temuan menunjukkan bahwa sistem jaminan kualitas institusional berkontribusi signifikan dalam meningkatkan efektivitas pengajaran, tata kelola akademik, transparansi, serta mendukung perbaikan institusional secara berkelanjutan. Studi ini juga mengidentifikasi beberapa faktor kunci yang memengaruhi keberhasilan implementasi jaminan kualitas, termasuk komitmen kepemimpinan, partisipasi dosen, mekanisme umpan balik mahasiswa, dan sistem dokumentasi. Namun, penelitian juga mengungkapkan sejumlah tantangan, seperti beban administratif dan keterbatasan pelatihan profesional terkait praktik manajemen kualitas. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem jaminan kualitas institusional yang efektif dapat memperkuat kinerja akademik, mendorong tata kelola institusional, dan mendukung keunggulan akademik berkelanjutan di universitas.
Penelitian ini menunjukkan peran penting sistem jaminan kualitas institusional dalam mendorong keunggulan akademik di universitas.Penerapan kerangka jaminan kualitas yang terstruktur memungkinkan perguruan tinggi memantau kegiatan akademik, mengevaluasi efektivitas pengajaran, dan memastikan peningkatan kualitas pendidikan secara berkelanjutan.Keberhasilan implementasi sistem ini sangat dipengaruhi oleh komitmen kepemimpinan, partisipasi dosen, serta pengembangan budaya kualitas yang kuat di lingkungan institusi.
Pertama, perlu dilakukan penelitian komparatif antar negara untuk memahami bagaimana konteks nasional dan kebijakan pendidikan memengaruhi efektivitas sistem jaminan kualitas di perguruan tinggi, terutama dalam perbedaan budaya akademik dan struktur tata kelola. Kedua, penting untuk mengeksplorasi pemanfaatan teknologi digital dan sistem manajemen data berbasis AI dalam mendukung proses jaminan kualitas, termasuk otomatisasi pelaporan dan analisis kinerja akademik secara real-time, agar lebih efisien dan akurat. Ketiga, diperlukan studi mendalam tentang desain program pelatihan berkelanjutan bagi dosen dan staf administrasi mengenai literasi manajemen kualitas, agar mereka tidak hanya memahami prosedur administratif, tetapi juga mampu mengintegrasikan prinsip peningkatan kualitas ke dalam praktik pengajaran dan penelitian sehari-hari. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi temuan studi saat ini dengan memberikan perspektif lintas budaya, inovasi teknologi, dan pengembangan kapasitas institusional yang lebih holistik. Dengan demikian, perguruan tinggi dapat mengatasi tantangan beban administratif dan keterbatasan pelatihan, sekaligus memperkuat budaya kualitas yang berkelanjutan. Studi komparatif dapat mengungkap praktik terbaik dari berbagai sistem pendidikan, sedangkan eksplorasi teknologi dapat mengurangi beban kerja manual dalam dokumentasi. Selain itu, pelatihan yang dirancang berbasis kebutuhan nyata dosen akan meningkatkan partisipasi aktif mereka dalam jaminan kualitas. Pendekatan gabungan ini akan mendorong transformasi sistem jaminan kualitas dari sekadar alat kepatuhan menjadi instrumen strategis yang benar-benar memajukan mutu pendidikan tinggi.
- Student Feedback [1]: Quality in Higher Education: Vol 9, No 1. student feedback quality higher education... tandfonline.com/doi/abs/10.1080/13538320308164Student Feedback 1 Quality in Higher Education Vol 9 No 1 student feedback quality higher education tandfonline doi abs 10 1080 13538320308164
- Quality Culture: understandings, boundaries and linkages - HARVEY - 2008 - European Journal of Education... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/j.1465-3435.2008.00367.xQuality Culture understandings boundaries and linkages HARVEY 2008 European Journal of Education onlinelibrary wiley doi 10 1111 j 1465 3435 2008 00367 x
| File size | 439.16 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
AMORFATIAMORFATI Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan profesional guru AfL yang efektif, dukungan berkelanjutan, dan pergeseran budaya menuju pedagogi yang berpusatPenelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan profesional guru AfL yang efektif, dukungan berkelanjutan, dan pergeseran budaya menuju pedagogi yang berpusat
UNIMEDUNIMED Desain didaktis berbasis pendekatan metakognitif terbukti efektif dalam mengaktivasi kesadaran mahasiswa terhadap proses berpikir visual mereka.melaluiDesain didaktis berbasis pendekatan metakognitif terbukti efektif dalam mengaktivasi kesadaran mahasiswa terhadap proses berpikir visual mereka.melalui
UNIMEDUNIMED Para ahli telah memvalidasi tes tersebut sebelum digunakan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa siswa kelas IV SD Negeri 060910 Medan lebih mampu memahamiPara ahli telah memvalidasi tes tersebut sebelum digunakan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa siswa kelas IV SD Negeri 060910 Medan lebih mampu memahami
STKIPPGRIBLSTKIPPGRIBL Faktor penghambat utama meliputi kesibukan kerja, kurangnya pemahaman kurikulum, dan komunikasi satu arah, sedangkan faktor pendorong meliputi kepemimpinanFaktor penghambat utama meliputi kesibukan kerja, kurangnya pemahaman kurikulum, dan komunikasi satu arah, sedangkan faktor pendorong meliputi kepemimpinan
UNHASYUNHASY Kualitas guru yang baik menjadi kunci dalam peningkatan mutu pendidikan. Untuk mendukung proses kenaikan jabatan fungsional guru, Dinas Pendidikan KabupatenKualitas guru yang baik menjadi kunci dalam peningkatan mutu pendidikan. Untuk mendukung proses kenaikan jabatan fungsional guru, Dinas Pendidikan Kabupaten
UNIMEDUNIMED Dilihat dari hasil tes belajar matematika pada siklus I dengan persentase 70,64% sedangkan siklus II persentase sebesar 87,20% dengan peningkatan persentaseDilihat dari hasil tes belajar matematika pada siklus I dengan persentase 70,64% sedangkan siklus II persentase sebesar 87,20% dengan peningkatan persentase
UPI YAIUPI YAI Begitu pula sebaliknya, semakin rendah self efficacy maka semakin tinggi pula prokrastinasi akademik individu. Pengaruh internal locus of control dan selfBegitu pula sebaliknya, semakin rendah self efficacy maka semakin tinggi pula prokrastinasi akademik individu. Pengaruh internal locus of control dan self
AMORFATIAMORFATI Penelitian ini berangkat dari latar belakang remaja panti asuhan yang banyak melakukan pelanggaran, mulai dari merokok, tidak taat pada aturan hingga melarikanPenelitian ini berangkat dari latar belakang remaja panti asuhan yang banyak melakukan pelanggaran, mulai dari merokok, tidak taat pada aturan hingga melarikan
Useful /
AMORFATIAMORFATI Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan dosen, observasi kelas, dan analisis dokumen institusi terkait inisiatif pembelajaran digital.Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan dosen, observasi kelas, dan analisis dokumen institusi terkait inisiatif pembelajaran digital.
STKIPPGRIBLSTKIPPGRIBL Oleh karena itu, TQM di SMPN 60 Bengkulu Utara telah menjadi budaya organisasi yang meningkatkan kepercayaan, tetapi memerlukan penguatan kapasitas SDMOleh karena itu, TQM di SMPN 60 Bengkulu Utara telah menjadi budaya organisasi yang meningkatkan kepercayaan, tetapi memerlukan penguatan kapasitas SDM
STKIPPGRIBLSTKIPPGRIBL Hasil penelitian menunjukkan bahwa materi yang dikembangkan, dalam hal konten (materi dan bahasa), dikategorikan sebagai sangat baik, dan aspek media jugaHasil penelitian menunjukkan bahwa materi yang dikembangkan, dalam hal konten (materi dan bahasa), dikategorikan sebagai sangat baik, dan aspek media juga
STKIPPGRIBLSTKIPPGRIBL Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rekonstruksi nilai-nilai Islam dalam manajemen pendidikan melalui pendekatan filosofis dan paradigma konstruktivistik.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rekonstruksi nilai-nilai Islam dalam manajemen pendidikan melalui pendekatan filosofis dan paradigma konstruktivistik.