ITENASITENAS

Rekayasa Hijau : Jurnal Teknologi Ramah LingkunganRekayasa Hijau : Jurnal Teknologi Ramah Lingkungan

Perekrutan dosen yang berkualitas merupakan langkah strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan di perguruan tinggi. Namun, proses seleksi ini sering kali kompleks karena melibatkan berbagai kriteria yang harus dipertimbangkan secara objektif. Kesalahan dalam pengambilan keputusan dapat berdampak pada kualitas tenaga pengajar yang direkrut. Penelitian ini mengimplementasikan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk mendukung pengambilan keputusan dalam perekrutan calon dosen di Institut Teknologi Nasional (Itenas). Metode AHP digunakan untuk menganalisis bobot prioritas dari berbagai kriteria seleksi, seperti kompetensi akademik, pengalaman mengajar, publikasi ilmiah, dan kemampuan komunikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode AHP mampu memberikan peringkat calon dosen berdasarkan bobot prioritas yang telah ditentukan dengan tingkat konsistensi rasio (CR) sebesar 0,077 yang berada dalam batas yang dapat diterima (<0,10). Implementasi metode ini membantu meningkatkan transparansi dan objektivitas dalam proses seleksi, sehingga mendukung institusi dalam memilih kandidat yang paling sesuai dengan kebutuhan akademik dan visi institusi.

Penelitian ini menunjukkan bahwa metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dapat diterapkan secara efektif dalam proses pengambilan keputusan perekrutan calon dosen di Itenas.Penelitian ini berhasil mengidentifikasi sembilan kriteria utama dalam proses seleksi dosen, mengimplementasikan AHP dalam proses pembobotan dan pemeringkatan kandidat, serta menunjukkan bahwa penggunaan metode AHP mampu meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan objektivitas dalam proses seleksi dengan nilai Consistency Ratio (CR) sebesar 0,077.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan memperluas jumlah responden dalam proses pengambilan keputusan untuk meningkatkan reliabilitas hasil penilaian. Kedua, pengembangan sistem pendukung keputusan berbasis AHP dapat diintegrasikan dengan metode Fuzzy AHP untuk menangani ketidakpastian dalam penilaian kriteria. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model AHP yang lebih komprehensif dengan mempertimbangkan faktor-faktor kontekstual seperti nilai personal dan visi kelembagaan, serta menguji validitas model tersebut melalui studi longitudinal terhadap kinerja dosen yang direkrut. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas proses perekrutan dosen dan mutu pendidikan tinggi secara keseluruhan.

  1. Implementasi Metode Analytical Hierarchy Process untuk Mendukung Pengambilan Keputusan Perekrutan Calon... ejurnal.itenas.ac.id/index.php/rekayasahijau/article/view/13711Implementasi Metode Analytical Hierarchy Process untuk Mendukung Pengambilan Keputusan Perekrutan Calon ejurnal itenas ac index php rekayasahijau article view 13711
  2. Rancang Bangun Mesin Pencacah Sampah Organik Rumah Tangga | Nugraha | Rekayasa Hijau : Jurnal Teknologi... doi.org/10.26760/jrh.v3i3.3428Rancang Bangun Mesin Pencacah Sampah Organik Rumah Tangga Nugraha Rekayasa Hijau Jurnal Teknologi doi 10 26760 jrh v3i3 3428
  3. Penerapan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dalam Perekrutan Petugas Keamanan | Jurnal Informatika... doi.org/10.32493/informatika.v5i3.6550Penerapan Metode Analytical Hierarchy Process AHP dalam Perekrutan Petugas Keamanan Jurnal Informatika doi 10 32493 informatika v5i3 6550
  4. Seleksi Rekrutmen Dosen STAI Raudhatul Akmal Menggunakan Metode WASPAS Dengan Pembobotan ROC | Jurnal... ejournal.stmikelrahma.ac.id/index.php/fahma/article/view/106Seleksi Rekrutmen Dosen STAI Raudhatul Akmal Menggunakan Metode WASPAS Dengan Pembobotan ROC Jurnal ejournal stmikelrahma ac index php fahma article view 106
Read online
File size564.86 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test