ITENASITENAS

Rekayasa Hijau : Jurnal Teknologi Ramah LingkunganRekayasa Hijau : Jurnal Teknologi Ramah Lingkungan

Keamanan data digital menjadi tantangan dalam pengembangan sistem yang akan dikembangkan. Keamanan ini akan berbanding terbalik dengan kenyamanan. Kriptografi merupakan salah satu teknik untuk mengamankan/mengacak data, namun jika hanya dilakukan pengacakan/pengamanan data, maka penyerang akan dengan mudah mencoba untuk melakukan dekripsi karena mengetahui pesannya teracak. Teknik lain yang bisa digunakan untuk mengamankan pesan adalah steganografi yang merupakan sebuah teknik untuk menyembunyikan informasi yang bersifat pribadi dengan sesuatu yang hasilnya tampak seperti informasi normal lainnya. Penelitian ini mencoba untuk menggabungkan antara kriptografi dan steganografi sehingga pesan yang terenkripsi akan disisipkan dalam sebuah gambar. Pengujian yang dilakukan dengan metode PSNR dimana kemiripan antara gambar asli dan gambar hasil penyisipan akan dihitung. Selain pengujian PSNR, skema yang dibangun akan diujikan dengan skema MITM Attack. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai PSNR dari gambar yang disisipkan pesan terenkripsi > 50dB yang berarti tingkat kualitas gambar antara gambar asli dan gambar yang disisipkan dengan pesan terenkripsi sangat tinggi. Hasil pengujian skema menunjukkan jika gambar berhasil di ekstraksi, penyerang harus melakukan dekripsi dengan menebak kunci rahasia pengirim untuk bisa mendapatkan pesan aslinya. Penelitian ini dibatasi pada gambar berekstensi .png. Ukuran gambar, panjang pesan dengan kombinasi karakter pada pesan yang sangat mempengaruhi ukuran gambar hasil penyispan pesan terenkripsi.

Hasil pengujian PSNR menunjukkan nilai di atas 50 dB, yang mengindikasikan tingkat kemiripan gambar hasil penyisipan pesan terenkripsi dengan gambar asli sangat tinggi.Ukuran gambar dan panjang pesan sangat memengaruhi peningkatan ukuran file setelah penyisipan pesan terenkripsi, terutama pada gambar berukuran kecil.Integrasi kriptografi algoritma RSA meningkatkan keamanan karena penyerang harus menebak kunci rahasia untuk mendekripsi pesan meskipun berhasil mengekstraksi gambar.

Pertama, perlu diteliti bagaimana kinerja skema kriptografi dan steganografi ini pada berbagai format gambar seperti JPEG, BMP, dan GIF agar dapat dilihat pengaruh kompresi dan jenis format terhadap kualitas dan kapasitas penyisipan pesan. Kedua, perlu dikaji efektivitas algoritma kriptografi lain seperti AES atau ECC saat digabungkan dengan steganografi LSB, untuk mengevaluasi apakah keamanan dan efisiensi bisa lebih optimal dibanding algoritma RSA. Ketiga, penting untuk menguji skema ini dalam lingkungan komunikasi daring secara nyata, seperti dalam pengiriman melalui aplikasi pesan instan, guna menilai ketahanan terhadap serangan aktif dan latensi transmisi. Pengembangan penelitian ini juga bisa mengeksplorasi adaptasi metode terhadap gambar resolusi sangat rendah atau sangat tinggi, serta membandingkan performa sistem ketika menghadapi serangan selain MITM seperti steganalisis. Selain itu, dapat dikembangkan mekanisme deteksi dini penyadapan berbasis perilaku jaringan, yang diintegrasikan dengan sistem penyisipan pesan. Penelitian lanjutan bisa juga mengevaluasi faktor kapasitas maksimum penyisipan berdasarkan rasio ukuran pesan terhadap ukuran gambar tanpa menurunkan kualitas. Studi lebih lanjut terhadap penggunaan kunci publik yang dinamis atau kunci hibrida juga layak dieksplorasi untuk meningkatkan resistensi terhadap brute force. Variasi kompleksitas pesan seperti teks terstruktur, kode program, atau data biner juga bisa menjadi arah penelitian. Terakhir, penting untuk menilai aspek pengguna dari sistem ini, termasuk kemudahan penggunaan dan kecepatan proses enkripsi-ekstraksi dalam skenario praktis.

  1. Analisis Penyisipan Pesan Terenkripsi Algoritma RSA Pada Gambar Dengan Pengujian PSNR | Nurjaman | Rekayasa... doi.org/10.26760/jrh.V9i2.123-133Analisis Penyisipan Pesan Terenkripsi Algoritma RSA Pada Gambar Dengan Pengujian PSNR Nurjaman Rekayasa doi 10 26760 jrh V9i2 123 133
  2. Penerapan Steganografi dengan Menggunakan Metode Least Significant Bit (LSB) dan Pixel Value Differencing... ejournal.unesa.ac.id/index.php/jinacs/article/view/34492Penerapan Steganografi dengan Menggunakan Metode Least Significant Bit LSB dan Pixel Value Differencing ejournal unesa ac index php jinacs article view 34492
  3. DOI Name 10.31598 Values. name values index type timestamp data serv crossref email support desc prefix... doi.org/10.31598DOI Name 10 31598 Values name values index type timestamp data serv crossref email support desc prefix doi 10 31598
  4. Rancang Bangun Mesin Pencacah Sampah Organik Rumah Tangga | Nugraha | Rekayasa Hijau : Jurnal Teknologi... doi.org/10.26760/jrh.v3i3.3428Rancang Bangun Mesin Pencacah Sampah Organik Rumah Tangga Nugraha Rekayasa Hijau Jurnal Teknologi doi 10 26760 jrh v3i3 3428
  5. Steganografi Penyisipan Pesan Pada File Citra Dengan Menggunakan Metode LSB (Least Significant Bit) |... ojs.serambimekkah.ac.id/jnkti/article/view/2656Steganografi Penyisipan Pesan Pada File Citra Dengan Menggunakan Metode LSB Least Significant Bit ojs serambimekkah ac jnkti article view 2656
Read online
File size589.55 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test