IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO
Al-Syakhsiyyah: Journal of Law and Family StudiesAl-Syakhsiyyah: Journal of Law and Family StudiesTalak adalah melepaskan ikatan pernikahan dan mengakhiri hubungan suami istri. Menurut hukum Fikih perceraian dianggap jatuh hukumnya ketika seorang suami mengucapkan kata talak kepada istrinya baik secara jelas maupun kiasan. Sedangkan menurut Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan dijelaskan bahwa perceraian hanya dapat dilakukan di depan pengadilan setelah pengadilan yang bersangkutan berusaha dan tidak berhasil mendamaikan kedua belah pihak. Fokus masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana status talak di luar pengadilan menurut hukum fikih dan hukum positif? (2) Manakah yang dijadikan pedoman antara dua proses perceraian terhadap putusnya perkawinan? Jenis penelitian yang dilakukan penulis merupakan penelitian lapangan (field research) yang menggunakan metode kualitatif. Analisis yang digunakan adalah metode analisis deskriptif. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak lima orang dengan kategori melakukan penceraian di luar Pengadilan. Berdasarkan metode yang digunakan dalam penelitian dihasilkan kesimpulan bahwa, talak yang dijatuhkan di luar pengadilan adalah sah menurut fikih, sehingga perkawinannya putus sesuai dengan aturan fikih. Namun perceraian tersebut tidak sah menurut hukum positif di Indonesia, sehingga di mata hukum positif perkawinannya belum putus dan hukum positif yang berlaku di Indonesia yang dijadikan sebagai pedoman terhadap putusnya perkawinan, dikarenakan akibat hukum yang ditimbulkan setelah terjadinya perceraian lebih diatur dengan jelas, sehingga kewajiban dan hak yang timbul setelah terjadinya perceraian lebih terjamin.
Dari beberapa pembahasan yang telah diuraikan pada bab-bab di atas, maka penulis menarik kesimpulan talak yang dijatuhkan di luar pengadilan adalah sah menurut hukum fikih, sehingga perkawinannya putus sesuai dengan aturan fikih.Namun perceraian tersebut tidak sah menurut hukum positif di Indonesia, sehingga di mata hukum positif perkawinannya belum putus.Hukum positif yang berlaku di Indonesia yang dijadikan sebagai pedoman terhadap putusnya perkawinan, dikarenakan akibat hukum yang ditimbulkan setelah terjadinya perceraian lebih diatur dengan jelas, sehingga kewajiban dan hak yang timbul setelah terjadinya perceraian lebih terjamin.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan, yaitu: (1) Penelitian mengenai dampak talak di luar pengadilan terhadap hak-hak istri dan anak, (2) Kajian lebih mendalam tentang hukum positif dalam konteks perceraian di luar pengadilan, dan (3) Analisis komparatif antara hukum fikih dan hukum positif dalam hal talak dan konsekuensinya.
| File size | 320.71 KB |
| Pages | 18 |
| DMCA | Report |
Related /
DAARULHUDADAARULHUDA Kecuali untuk anak perempuan yatim yang tidak sesuai dengan ketentuan agama dan juga untuk hamba sahaya, jika mampu untuk menikahi wanita merdeka. DalamKecuali untuk anak perempuan yatim yang tidak sesuai dengan ketentuan agama dan juga untuk hamba sahaya, jika mampu untuk menikahi wanita merdeka. Dalam
IAIN LANGSAIAIN LANGSA Pertama adalah fungsi perlindungan, di mana harta bersama berfungsi sebagai instrumen perlindungan timbal balik bagi suami dan istri melalui integrasiPertama adalah fungsi perlindungan, di mana harta bersama berfungsi sebagai instrumen perlindungan timbal balik bagi suami dan istri melalui integrasi
STIBASTIBA Analisis maqashid syariah juga menunjukkan bahwa cyber cheating berpotensi melanggar tujuan syariat, khususnya hifzh al‑nasl dan hifzh al‑din. DenganAnalisis maqashid syariah juga menunjukkan bahwa cyber cheating berpotensi melanggar tujuan syariat, khususnya hifzh al‑nasl dan hifzh al‑din. Dengan
ABHINAYAABHINAYA Dari perspektif filosofis, mahar mencerminkan penghormatan terhadap martabat wanita dan tanggung jawab moral dalam pernikahan. Mahar bukan sebagai alatDari perspektif filosofis, mahar mencerminkan penghormatan terhadap martabat wanita dan tanggung jawab moral dalam pernikahan. Mahar bukan sebagai alat
TAMANLITERATAMANLITERA Faktor-faktor yang melatarbelakangi pernikahan anak di daerah ini meliputi rendahnya pendidikan, faktor ekonomi, tekanan sosial, serta kehamilan di luarFaktor-faktor yang melatarbelakangi pernikahan anak di daerah ini meliputi rendahnya pendidikan, faktor ekonomi, tekanan sosial, serta kehamilan di luar
DINASTIREVDINASTIREV Agar praktik poligami benar-benar dapat dijadikan sebagi pemecah masalah sebagaimana yang dikehendaki Islam, kedua merekonstruksi dan menambahkan normaAgar praktik poligami benar-benar dapat dijadikan sebagi pemecah masalah sebagaimana yang dikehendaki Islam, kedua merekonstruksi dan menambahkan norma
UM SURABAYAUM SURABAYA Selanjutnya untuk menyikapi itsbat nikah untuk tidak gegabah mengambil keputusan. Kedua, dari segi urgensi nya penetapan itsbat nikah oleh hakim PA BangkalanSelanjutnya untuk menyikapi itsbat nikah untuk tidak gegabah mengambil keputusan. Kedua, dari segi urgensi nya penetapan itsbat nikah oleh hakim PA Bangkalan
STISNQSTISNQ Metode Penelitian dengan Pendekatan dan Jenis Penelitian adalah pendekatan kualitatif dengan Jenis Penelitian Lapangan. Metode pengumpulan data menggunakanMetode Penelitian dengan Pendekatan dan Jenis Penelitian adalah pendekatan kualitatif dengan Jenis Penelitian Lapangan. Metode pengumpulan data menggunakan
Useful /
STIBASTIBA 8 Tahun 2021, di mana penyidik berperan sebagai fasilitator mediasi antara pelaku dan korban.meskipun pendekatan ini berhasil menyelesaikan 275 dari 4808 Tahun 2021, di mana penyidik berperan sebagai fasilitator mediasi antara pelaku dan korban.meskipun pendekatan ini berhasil menyelesaikan 275 dari 480
STIBASTIBA Sedangkan inmateril berupa gelar kebangsawanan yang diturunkan oleh pewaris untuk menjalankan kehidupan sosial di masyarakat. Anak perempuan dalam tidakSedangkan inmateril berupa gelar kebangsawanan yang diturunkan oleh pewaris untuk menjalankan kehidupan sosial di masyarakat. Anak perempuan dalam tidak
PKRPKR Untuk itu disarankan kepada bidan Hanimar untuk memberikan pendidikan kesehatan kepada ibu hamil trimester III sebagai target utama untuk pemberian pendidikanUntuk itu disarankan kepada bidan Hanimar untuk memberikan pendidikan kesehatan kepada ibu hamil trimester III sebagai target utama untuk pemberian pendidikan
PKRPKR Hasil menunjukkan ada hubungan signifikan antara pengetahuan dengan tingkat stress (p = 0,021 < α = 0,05). Disarankan bagi ibu hamil untuk mencari informasiHasil menunjukkan ada hubungan signifikan antara pengetahuan dengan tingkat stress (p = 0,021 < α = 0,05). Disarankan bagi ibu hamil untuk mencari informasi