YAYASANBHZYAYASANBHZ

I’tiqadiah: Jurnal Hukum dan Ilmu-ilmu KesyariahanI’tiqadiah: Jurnal Hukum dan Ilmu-ilmu Kesyariahan

Kejahatan penyelundupan narkotika melalui jalur laut merupakan kejahatan yang terus meningkat setiap tahunnya. Salah satu upaya pemerintah menanggulangi penyelundupan narkotika melalui laut adalah melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana peran pengawasan laut DJBC dalam pencegahan dan pengendalian penyelundupan narkotika melalui laut serta mengetahui kendala apa saja yang dihadapi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai sehingga data penindakan selama lima tahun terakhir (5) tahun telah meningkat. Tulisan ini menggunakan teori pengawasan dan teori kebijakan hukum pidana untuk menjelaskan bagaimana sistem pengawasan kelautan DJBC dan upaya pencegahannya sebelum dan sesudah terjadinya tindak pidana penyelundupan narkotika melalui laut. Hasil analisis menunjukkan bahwa sistem pengawasan kelautan DJBC memiliki fungsi strategis dalam mengurangi peluang penyelundupan narkotika melalui jalur laut. Namun terdapat beberapa kendala sistem pengawasan kelautan DJBC dalam mencegah dan menanggulangi penyelundupan narkotika melalui laut.

Tindak pidana penyelundupan narkotika jalur laut di Kepulauan Riau terus meningkat tiap tahunnya, terutama karena kondisi geografis yang strategis menjadikannya pintu gerbang peredaran gelap narkoba internasional.Meskipun DJBC memiliki peran penting dalam pengawasan kelautan, pelaksanaan penanggulangan belum optimal akibat hambatan geografis serta regulasi seperti penerapan AIS yang belum efektif.Akibatnya, sindikat penyelundup internasional memanfaatkan wilayah ini secara signifikan, menuntut perbaikan kebijakan dan koordinasi lintas lembaga.

Penelitian pertama dapat mengevaluasi efektivitas penerapan sistem Automatic Identification System (AIS) dalam mendeteksi kapal penyelundup di wilayah Kepulauan Riau dengan analisis data AIS dan data penangkapan selama lima tahun terakhir. Penelitian kedua mengkaji dampak platform koordinasi lintas lembaga (DJBC, Polairud, TNI AL, Bakamla, BNN) terhadap penurunan jumlah kasus penyelundupan melalui studi kasus operasi gabungan dan wawancara para petugas, sehingga dapat mengidentifikasi faktor keberhasilan dan hambatan koordinasi. Penelitian ketiga meneliti potensi intelijen berbasis komunitas, terutama peran nelayan lokal sebagai sumber informasi awal, dengan metode campuran survei, focus group discussion, dan analisis kualitas informasi yang diberikan, untuk menentukan sejauh mana kontribusi komunitas dapat meningkatkan efektivitas pengawasan DJBC.

  1. JOS | Universitas Jenderal Soedirman. jos universitas jenderal soedirman skip main content navigation... jos.unsoed.ac.id/index.php/insignia/article/view/465JOS Universitas Jenderal Soedirman jos universitas jenderal soedirman skip main content navigation jos unsoed ac index php insignia article view 465
  2. Jurnal Hukum dan Peradilan. metodologi penelitian jurnal peradilan article home journal submissions editorial... doi.org/10.25216/jhp.1.2.2012.189-206Jurnal Hukum dan Peradilan metodologi penelitian jurnal peradilan article home journal submissions editorial doi 10 25216 jhp 1 2 2012 189 206
  3. Peran Direktorat Jenderal Bea Cukai Dalam Memberantas Penyelundupan Narkotika Melalui Bandar Udara Internasional... jist.publikasiindonesia.id/index.php/jist/article/view/540Peran Direktorat Jenderal Bea Cukai Dalam Memberantas Penyelundupan Narkotika Melalui Bandar Udara Internasional jist publikasiindonesia index php jist article view 540
Read online
File size150.72 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test