UMUM

Jurnal Ilmu PendidikanJurnal Ilmu Pendidikan

Penelitian ini mengatasi tantangan beban kognitif yang dihadapi oleh mahasiswa dewasa yang bekerja di institusi pendidikan tinggi di Batam, dengan menggunakan metode Indeks Beban Tugas NASA (NASA-TLX). Data dikumpulkan dari 157 mahasiswa paruh waktu di sepuluh universitas melalui desain cross-sectional dan sampling convenience. Hasil menunjukkan bahwa keterbatasan waktu dan usaha akademik berkontribusi signifikan terhadap beban mental, dengan rata-rata skor Beban Berat Berat (WWL) sebesar 68, yang menandakan tingkat beban kognitif yang tinggi. Strategi pengurangan beban meliputi dukungan akademik yang ditingkatkan, pengelolaan waktu yang efektif, dan prioritas pada kesejahteraan mental. Penelitian ini menekankan perlunya upaya kolaboratif antara universitas, dosen, dan mahasiswa untuk menciptakan lingkungan yang mendukung keberhasilan akademik dan kesejahteraan bagi pembelajar dewasa yang bekerja.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa beban kognitif mahasiswa dewasa yang bekerja di Batam sangat dipengaruhi oleh keterbatasan waktu dan usaha akademik.Keterbatasan sampling convenience dalam penelitian ini menunjukkan perlunya penelitian lanjutan dengan sampel lebih representatif untuk memahami masalah secara menyeluruh.Upaya mitigasi beban kognitif dapat dilakukan melalui intervensi yang ditargetkan dan dukungan sistem untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang inklusif dan mendukung perkembangan akademik dan personal mahasiswa.

Penelitian lanjutan dapat menjawab pertanyaan mengenai dinamika beban kognitif mahasiswa dewasa yang bekerja seiring berjalannya waktu melalui pendekatan longitudinal yang mencakup pengukuran berulang selama beberapa semester. Selanjutnya, penting untuk menguji keefektifan intervensi manajemen waktu berbasis teknologi seperti aplikasi pelacak waktu dan pengingat otomatis dalam mengurangi beban kognitif pada kelompok ini dalam jangka pendek. Terlebih lagi, kajian tentang peran kebijakan institusi dan struktur dukungan sangat diperlukan untuk mengidentifikasi modifikasi yang signifikan dalam mengurangi beban kognitif, termasuk akses layanan konseling dan kelompok studi. Penelitian-penelitian ini akan memberikan wawasan berharga bagi universitas, dosen, dan mahasiswa dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih baik. Dengan menggabungkan temuan dari ketiga arah studi, diharapkan akan terbentuk model komprehensif dalam mengelola beban kognitif mahasiswa dewasa yang bekerja. Hal ini sejalan dengan upaya kolaboratif yang telah disarankan sebelumnya untuk meningkatkan kesejahteraan akademik dan personal, serta menciptakan kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan spesifik mahasiswa.

  1. The Role of Learning Support Services in University Students’ Educational Outcomes - Brandon Balzer... doi.org/10.1177/1521025117690159The Role of Learning Support Services in University StudentsAo Educational Outcomes Brandon Balzer doi 10 1177 1521025117690159
Read online
File size551.95 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test