UMUM
Jurnal Ilmu PendidikanJurnal Ilmu PendidikanPenelitian ini bertujuan untuk mengungkap pandangan guru-guru taman kanak-kanak mengenai pembelajaran sains, bentuk kegiatan, metode yang digunakan, serta kesulitan yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur terhadap enam guru taman kanak-kanak yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) semua guru berpendapat bahwa pembelajaran sains pada anak usia dini sangat penting untuk dilaksanakan; (2) kegiatan pembelajaran sains dilakukan sesuai tema pembelajaran, namun dua dari enam guru menambahkan kegiatan secara spontan mengikuti fenomena alam; (3) metode eksperimen merupakan metode yang paling disukai anak saat melakukan kegiatan sains; dan (4) kesulitan yang dihadapi guru terkait dengan alat dan bahan.
Kegiatan sains di sekolah dilaksanakan sesuai tema dan subtema pembelajaran yang telah tercantum dalam Prosem, RPPM, dan RPPH, meskipun terkadang ditambah secara spontan tanpa mengubah perencanaan yang sudah ada.Metode demonstrasi dan eksperimen dipilih karena mudah dilaksanakan dengan alat dan bahan konkret, serta metode eksperimen paling diminati anak karena memberi kesempatan untuk mencoba langsung.Pelaksanaan pembelajaran sains menghadapi kendala terkait ketersediaan alat dan bahan, yang diatasi guru dengan mencari alternatif alat atau menggunakan media seperti gambar dan audiovisual.
Pertama, perlu dikaji lebih lanjut bagaimana penerapan metode inkuiri dapat dikembangkan secara efektif di taman kanak-kanak dengan mempertimbangkan keterbatasan alat dan kesiapan guru, melalui penelitian yang menguji model pelatihan berbasis konteks lokal. Kedua, penting untuk mengeksplorasi bagaimana kegiatan sains spontan yang muncul dari fenomena alam dapat dirancang secara sistematis tanpa mengganggu rencana pembelajaran yang sudah ada, agar pengalaman belajar anak menjadi lebih bermakna dan terstruktur. Ketiga, perlu dilakukan penelitian tentang pengembangan sumber belajar sains berbasis bahan lokal dan daur ulang yang mudah diperoleh, untuk mengatasi keterbatasan alat dan bahan serta mendukung pembelajaran sains yang inklusif dan berkelanjutan di berbagai jenis sekolah, termasuk yang memiliki sumber daya terbatas. Penelitian-penelitian ini dapat memberikan solusi praktis sekaligus memperdalam pemahaman tentang bagaimana guru TK dapat lebih optimal dalam menyelenggarakan pembelajaran sains yang menarik, relevan, dan mudah diimplementasikan. Selain itu, pendekatan kolaboratif antar guru dalam menyediakan alat dan bahan juga layak diteliti lebih jauh untuk melihat efektivitasnya dalam konteks berbeda. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat fokus pada peningkatan kapasitas guru, pengayaan metode, dan pemanfaatan sumber daya lokal secara cerdas. Hal ini akan mendukung terciptanya lingkungan pembelajaran sains yang lebih responsif terhadap kebutuhan anak dan kenyataan di lapangan. Penelitian juga dapat melihat bagaimana integrasi antara perencanaan formal dan respons terhadap fenomena spontan dapat meningkatkan keterlibatan anak. Temuan dari studi-studi tersebut diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan kebijakan dan pelatihan guru yang lebih tepat sasaran. Dengan begitu, pembelajaran sains di taman kanak-kanak dapat menjadi lebih inklusif, menarik, dan berdampak jangka panjang bagi perkembangan anak.
- Edu Sains: Jurnal Pendidikan Sains & Matematika. analisis kesulitan guru paud ipa anak usia edu sains... doi.org/10.23971/eds.v5i1.578Edu Sains Jurnal Pendidikan Sains Matematika analisis kesulitan guru paud ipa anak usia edu sains doi 10 23971 eds v5i1 578
- How does the model of Inquiry-Based Science Education work in the kindergarten: The case of biology |... doi.org/10.26220/rev.2044How does the model of Inquiry Based Science Education work in the kindergarten The case of biology doi 10 26220 rev 2044
| File size | 269.17 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
LITERASIKITAINDONESIALITERASIKITAINDONESIA Peningkatan kemampuan motorik halus anak merupakan salah satu yang dipengaruhi oleh pembelajaran motorik halus anak yang diterapkan dalam kegiatan melipat.Peningkatan kemampuan motorik halus anak merupakan salah satu yang dipengaruhi oleh pembelajaran motorik halus anak yang diterapkan dalam kegiatan melipat.
STIEBANKBPDJATENGSTIEBANKBPDJATENG Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik accidental sampling. Analisis data dilakukan menggunakan analisis deskriptif denganTeknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik accidental sampling. Analisis data dilakukan menggunakan analisis deskriptif dengan
UNSURYAUNSURYA Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh disiplin kerja, komitmen organisasi, dan motivasi kerja terhadap kinerja bintara di Pangkalan TNI AngkatanPenelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh disiplin kerja, komitmen organisasi, dan motivasi kerja terhadap kinerja bintara di Pangkalan TNI Angkatan
STIEBANKBPDJATENGSTIEBANKBPDJATENG Hasil uji reliabilitas pada setiap item pertanyaan variabel adalah reliabel. Hasil uji asumsi klasik setiap variabel memenuhi kriteria uji asumsi klasik.Hasil uji reliabilitas pada setiap item pertanyaan variabel adalah reliabel. Hasil uji asumsi klasik setiap variabel memenuhi kriteria uji asumsi klasik.
UMUM Analisis kebutuhan meliputi front‑end, pelajar, tugas, konsep, dan tujuan instruksional; desain sistem mencakup diagram konteks, data flow diagram, tabelAnalisis kebutuhan meliputi front‑end, pelajar, tugas, konsep, dan tujuan instruksional; desain sistem mencakup diagram konteks, data flow diagram, tabel
UMUM The research and development using the ADDIE model successfully created an Introduction to Accounting e-module that was validated by experts and students.The research and development using the ADDIE model successfully created an Introduction to Accounting e-module that was validated by experts and students.
UMUM Penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat keterlibatan siswa dalam pembelajaran daring tidak rendah secara signifikan. Keterlibatan siswa beragam di berbagaiPenelitian ini menunjukkan bahwa tingkat keterlibatan siswa dalam pembelajaran daring tidak rendah secara signifikan. Keterlibatan siswa beragam di berbagai
UMUM Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan efektif meningkatkan pemahaman format, teknik penulisan, dan persepsi kesulitan, serta dapat memotivasi dosenHasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan efektif meningkatkan pemahaman format, teknik penulisan, dan persepsi kesulitan, serta dapat memotivasi dosen
Useful /
LITERASIKITAINDONESIALITERASIKITAINDONESIA Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa penerapan diskusi Kelompok Kerja Guru (KKG) di TK Islam Terpadu Al Azka dapat meningkatkanBerdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa penerapan diskusi Kelompok Kerja Guru (KKG) di TK Islam Terpadu Al Azka dapat meningkatkan
LITERASIKITAINDONESIALITERASIKITAINDONESIA Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran melalui bimbingan berkelanjutan di sekolahPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran melalui bimbingan berkelanjutan di sekolah
UMUM The SmartPLS 3 analytic method was employed to test the hypotheses. Findings indicate a significant positive effect of self-regulated learning on learningThe SmartPLS 3 analytic method was employed to test the hypotheses. Findings indicate a significant positive effect of self-regulated learning on learning
UMUM Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pemahaman konseptual dan kemampuan berpikir kritis siswa kelas XI SMA yang diajar dengan menggunakanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pemahaman konseptual dan kemampuan berpikir kritis siswa kelas XI SMA yang diajar dengan menggunakan