UMUM

Jurnal Ilmu PendidikanJurnal Ilmu Pendidikan

Penelitian ini menguji pengaruh sikap religiusitas yang dibentuk melalui program mahad terhadap perilaku keuangan mahasiswa, pengaruh literasi keuangan terhadap pengambilan keputusan keuangan, dan pengaruh gabungan sikap religiusitas dan literasi keuangan dalam konteks pendidikan tinggi Islam. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda pada 161 responden, hasil uji parsial menunjukkan pengaruh signifikan antara literasi keuangan dan perilaku keuangan (t = 13.985, p = 0.000 < 0.05). Uji parsial sikap religiusitas menunjukkan efek yang tidak signifikan terhadap perilaku keuangan (t = 1.541, p = 0.125 > 0.05). Temuan unik mengungkapkan bahwa meskipun mahasiswa memiliki pemahaman yang kuat tentang prinsip-prinsip keuangan Islam (skor dimensi ideologis 4.463), implementasi praktisnya masuk dalam kategori sedang (skor pencatatan keuangan 3.683). Disparitas ini mengindikasikan bahwa internalisasi literasi keuangan masih parsial dan belum mencapai tahap aplikasi komprehensif, seperti yang ditekankan dalam standar kompetensi keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model pendidikan keuangan Islam yang integratif dengan menekankan pentingnya menghubungkan nilai-nilai agama dengan keterampilan manajemen keuangan praktis.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa sikap religiusitas, meskipun penting, tidak secara langsung memengaruhi perilaku keuangan mahasiswa.Sebaliknya, literasi keuangan memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku keuangan.Hal ini mengindikasikan perlunya integrasi pendidikan keuangan Islam yang lebih komprehensif, menggabungkan nilai-nilai agama dengan keterampilan praktis.Pendidikan tinggi Islam perlu merancang kurikulum yang lebih aplikatif untuk menjembatani kesenjangan antara pengetahuan teoritis dan praktik keuangan yang bertanggung jawab.

Berdasarkan temuan ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana program mahad dapat dimodifikasi untuk lebih menekankan aplikasi praktis prinsip-prinsip keuangan Islam, misalnya melalui studi kasus atau simulasi. Kedua, penelitian dapat menyelidiki peran faktor-faktor sosial dan budaya dalam memengaruhi perilaku keuangan mahasiswa, seperti pengaruh teman sebaya atau norma keluarga. Ketiga, penelitian dapat menguji efektivitas berbagai intervensi pendidikan keuangan, seperti pelatihan keterampilan budgeting atau penggunaan aplikasi keuangan, dalam meningkatkan perilaku keuangan mahasiswa. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana meningkatkan literasi keuangan dan mendorong perilaku keuangan yang bertanggung jawab di kalangan mahasiswa, sehingga mereka dapat mengelola keuangan mereka dengan lebih baik dan berkontribusi pada kesejahteraan ekonomi masyarakat.

  1. The Importance of Financial Literacy: Opening a New Field - American Economic Association. importance... doi.org/10.1257/jep.37.4.137The Importance of Financial Literacy Opening a New Field American Economic Association importance doi 10 1257 jep 37 4 137
Read online
File size541.98 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test