UMUM

Jurnal Ilmu PendidikanJurnal Ilmu Pendidikan

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi faktor-faktor yang memengaruhi kecemasan berbicara bahasa Inggris pada enam guru magang bahasa Inggris yang berada di sebuah perguruan tinggi Islam dan bagaimana mereka mengatasi hambatan tersebut. Data dianalisis menggunakan analisis tematik Braun dan Clarke (2006), termasuk membiasakan diri dengan data yang direkam, membuat transkrip dari data, membaca transkrip berkali-kali, membuat kode untuk data penting, membuat kategori dari kode, dan membuat tema dari kategori. Analisis mengungkapkan faktor-faktor yang memengaruhi kecemasan berbicara peserta, termasuk 1) merasa malu, 2) takut melakukan kesalahan, 3) kurang percaya diri, 4) merasa gugup, dan 4) jarang berbicara. Selain itu, peserta melakukan berbagai cara untuk meredakan kecemasan mereka saat mengajar, seperti meminta motivasi dari teman, memulai kelas dengan bahasa Inggris, melibatkan siswa dalam pembelajaran berbasis permainan, mempersiapkan materi sebelum kelas, dan meminta siswa untuk fokus pada kelas. Saran untuk studi di masa depan dibahas di akhir artikel ini.

Studi ini bertujuan untuk menentukan faktor-faktor yang memengaruhi kecemasan guru magang bahasa Inggris dalam berbicara bahasa Inggris dan bagaimana guru magang bahasa Inggris mengatasi kecemasan mereka.Hasil analisis menunjukkan faktor-faktor yang memengaruhi kecemasan berbicara peserta, termasuk 1) merasa malu, 2) takut melakukan kesalahan, 3) kurang percaya diri, 4) merasa gugup, dan 4) jarang berbicara.Selain itu, peserta melakukan berbagai cara untuk meredakan kecemasan mereka saat mengajar, seperti meminta motivasi dari teman, memulai kelas dengan bahasa Inggris, melibatkan siswa dalam pembelajaran berbasis permainan, mempersiapkan materi sebelum kelas, dan meminta siswa untuk fokus pada kelas.Meskipun demikian, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi lebih dalam faktor-faktor yang memengaruhi kecemasan berbicara pada guru magang bahasa Inggris.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menggunakan metode penelitian campuran (mixed methods) untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif tentang kecemasan berbicara pada guru magang bahasa Inggris. Penggunaan metode kuantitatif dan kualitatif secara bersamaan dapat memberikan data yang lebih kaya dan valid. Kedua, penelitian selanjutnya dapat melibatkan jumlah peserta yang lebih besar dari berbagai perguruan tinggi Islam di Indonesia. Hal ini akan memungkinkan generalisasi hasil penelitian ke populasi yang lebih luas. Ketiga, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi peran dukungan sosial dari teman sebaya dan mentor dalam mengurangi kecemasan berbicara pada guru magang bahasa Inggris. Pemahaman yang lebih baik tentang faktor-faktor pendukung dapat membantu mengembangkan program pelatihan yang lebih efektif untuk mengurangi kecemasan berbicara.

  1. Pre-Service English Teachers’ Anxiety in Speaking English: A Case from an Indonesian Islamic College... journal2.um.ac.id/index.php/jip/article/view/36989Pre Service English TeachersAo Anxiety in Speaking English A Case from an Indonesian Islamic College journal2 um ac index php jip article view 36989
Read online
File size529.14 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test