GUNABANGSAGUNABANGSA
Journal of HealthJournal of HealthLatar belakang: Nyeri leher non spesifik merupakan nyeri leher yang tidak menyebar sampai anggota gerak atas, dipengaruhi oleh kualitas tidur. Penggunaan bantal sangat penting untuk kenyamanan dan meningkatkan kualitas tidur yang baik. Posisi tidur juga memegang peranan penting dalam kejadian nyeri leher non spesifik selain desain bantal yang tidak ideal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh desain (jenis, ukuran) bantal dan posisi tidur terhadap intensitas nyeri leher non spesifik pada mahasiswa. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian cross-sectional menggunakan kuesioner dengan populasi penelitian mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia. Pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dan perhitungan menggunakan rumus Slovin. Total sampel yang memenuhi kriteria mencapai 229 responden. Keseluruhan sampel dianalisis secara univariat dan bivariate menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Didapatkan hasil bahwa variabel ketinggian dan ukuran bantal berpengaruh signifikan terhadap kejadian nyeri leher dengan p value 0,037 dan 0,010. Selain itu, jenis bantal dan ukuran bantal secara signifikan mempengaruhi intensitas nyeri leher, dengan nilai p masing-masing 0,011 dan 0,000. Kesimpulan: Variabel yang memengaruhi terjadinya nyeri leher adalah tinggi bantal dan ukuran bantal. Penelitian berikutnya disarankan menggunakan desain bantal yang seragam untuk digunakan semua partisipan.
Variabel yang berpengaruh terhadap kejadian nyeri leher adalah ketinggian bantal dan ukuran bantal.Kedua variabel ini menunjukkan pengaruh signifikan terhadap kejadian nyeri leher pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia.Variabel yang mempengaruhi intensitas nyeri leher adalah jenis dan ukuran bantal.Kedua variabel tersebut terbukti secara signifikan mempengaruhi intensitas nyeri leher pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia.Sementara itu, variabel posisi tidur tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap kejadian maupun intensitas nyeri leher.Penelitian lanjutan perlu dilakukan secara eksperimental dan klinis, dengan menggunakan alat yang sudah memadai untuk mengukur sudut dan elektromiografi leher responden.Selain itu, juga perlu dilakukan perbandingan antara kelompok yang terpapar dan tidak, serta diamati dalam periode waktu tertentu untuk melihat ada tidaknya perubahan.
Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efek jangka panjang desain bantal standar pada nyeri leher di berbagai kelompok populasi, bukan hanya mahasiswa kedokteran. Mengkaji dampak bahan bantal berbeda, seperti busa memori versus bantal ortopedik, terhadap kesejajaran tulang belakang saat tidur bisa memberikan wawasan lebih dalam. Studi longitudinal dengan pengukuran objektif seperti elektromiografi atau pencitraan dapat memvalidasi temuan dan mengevaluasi efektivitas intervensi seiring waktu. Kombinasi desain bantal dengan program pendidikan posisi tidur mungkin meningkatkan hasil. Penelitian tentang interaksi posisi tidur dengan karakteristik bantal juga layak dikembangkan. Mengeksplorasi perbedaan budaya dalam preferensi bantal dan dampaknya terhadap nyeri leher bisa menawarkan perspektif baru. Studi perbandingan efektivitas desain bantal di berbagai usia atau profesi dapat memperluas penerapan. Meneliti peran penyesuaian ketinggian bantal dalam mencegah perkembangan nyeri leher kronis adalah area lain. Penelitian masa depan juga bisa memeriksa aspek psikologis seperti pengurangan stres melalui kualitas tidur yang meningkat melalui penggunaan bantal optimal. Akhirnya, pengembangan rekomendasi bantal personal berdasarkan fitur anatomi individu mungkin meningkatkan hasil pengobatan.
- Pengaruh Desain Bantal dan Posisi Tidur Terhadap Intensitas Nyeri Leher Non Spesifik pada Mahasiswa:... journal.gunabangsa.ac.id/joh/article/view/74Pengaruh Desain Bantal dan Posisi Tidur Terhadap Intensitas Nyeri Leher Non Spesifik pada Mahasiswa journal gunabangsa ac joh article view 74
- Vol. 8 No. 1 (2024): IKRAITH-HUMANIORA VOL 8 NO 1 Maret 2024 | IKRA-ITH HUMANIORA : Jurnal Sosial dan... Doi.Org/10.37817/Ikraith-Humaniora.V8i1Vol 8 No 1 2024 IKRAITH HUMANIORA VOL 8 NO 1 Maret 2024 IKRA ITH HUMANIORA Jurnal Sosial dan Doi Org 10 37817 Ikraith Humaniora V8i1
- Vol. 13 No. 2 (2026): Journal of Health (JoH) - July | Journal of Health. vol journal health joh july... journal.gunabangsa.ac.id/joh/issue/view/15Vol 13 No 2 2026 Journal of Health JoH July Journal of Health vol journal health joh july journal gunabangsa ac joh issue view 15
| File size | 298.5 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
STIEKENSTIEKEN Peningkatan beban kerja perawat berdampak negatif pada kualitas pelayanan. Kualitas pelayanan yang baik dapat dipertahankan dengan menjaga kompetensi,Peningkatan beban kerja perawat berdampak negatif pada kualitas pelayanan. Kualitas pelayanan yang baik dapat dipertahankan dengan menjaga kompetensi,
GUNABANGSAGUNABANGSA Hasil: Terdapat peningkatan signifikan pada kelompok intervensi setelah diberikan perlakuan (p= 0. 0001) sementara kelompok kontrol mengalami perubahanHasil: Terdapat peningkatan signifikan pada kelompok intervensi setelah diberikan perlakuan (p= 0. 0001) sementara kelompok kontrol mengalami perubahan
GUNABANGSAGUNABANGSA Penelitian ini menunjukkan bahwa jumlah leukosit memiliki hubungan positif yang signifikan dengan kadar CK-MB pada pasien sindrom koroner akut (SKA). Sebaliknya,Penelitian ini menunjukkan bahwa jumlah leukosit memiliki hubungan positif yang signifikan dengan kadar CK-MB pada pasien sindrom koroner akut (SKA). Sebaliknya,
GUNABANGSAGUNABANGSA Pengobatan TB membutuhkan waktu yang relatif panjang sehingga dikhawatirkan dapat menimbulkan terjadinya hepatotoksisitas yang didiagnosis melalui kadarPengobatan TB membutuhkan waktu yang relatif panjang sehingga dikhawatirkan dapat menimbulkan terjadinya hepatotoksisitas yang didiagnosis melalui kadar
GUNABANGSAGUNABANGSA Tinjauan sistematis ini bertujuan untuk melakukan sintesis pengetahuan, mengidentifikasi tren, kesenjangan, dan kontribusi ilmiah mengenai interaksi antaraTinjauan sistematis ini bertujuan untuk melakukan sintesis pengetahuan, mengidentifikasi tren, kesenjangan, dan kontribusi ilmiah mengenai interaksi antara
GUNABANGSAGUNABANGSA Metode: Desain penelitian menggunakan quasi-experiment pre-test and post-test with control group. Penelitian dilakukan di dua SLB di Kabupaten Kudus padaMetode: Desain penelitian menggunakan quasi-experiment pre-test and post-test with control group. Penelitian dilakukan di dua SLB di Kabupaten Kudus pada
POLTEKKES MALANGPOLTEKKES MALANG Pemberdayaan OSIS terbukti efektif dalam edukasi gizi remaja. Pemberdayaan OSIS di SMK Plus Almaarif Singosari berhasil meningkatkan pengetahuan dan sikapPemberdayaan OSIS terbukti efektif dalam edukasi gizi remaja. Pemberdayaan OSIS di SMK Plus Almaarif Singosari berhasil meningkatkan pengetahuan dan sikap
JOURNAL COMPUTINGJOURNAL COMPUTING Penerapan framework ITIL v3 Service Management Lifecycle dapat membantu dalam mengelola dan meningkatkan kualitas layanan pada aplikasi SILTANUS. DenganPenerapan framework ITIL v3 Service Management Lifecycle dapat membantu dalam mengelola dan meningkatkan kualitas layanan pada aplikasi SILTANUS. Dengan
Useful /
UPI YAIUPI YAI Penerapan model AISAS pada akun Instagram @millssportid terbukti berjalan secara sistematis dan saling melengkapi dalam mempertahankan brand awarenessPenerapan model AISAS pada akun Instagram @millssportid terbukti berjalan secara sistematis dan saling melengkapi dalam mempertahankan brand awareness
LITERASIKITAINDONESIALITERASIKITAINDONESIA Uji t menunjukkan bahwa nilai t hitung lebih besar dari t tabel, sehingga hipotesis bahwa komunikasi interpersonal mempengaruhi motivasi belajar siswaUji t menunjukkan bahwa nilai t hitung lebih besar dari t tabel, sehingga hipotesis bahwa komunikasi interpersonal mempengaruhi motivasi belajar siswa
LITERASIKITAINDONESIALITERASIKITAINDONESIA Dengan internet, siswa dan pengajar dapat dengan mudah mengakses Al-Quran, hadis, tafsir, dan literatur agama Islam lainnya.media digital memberikan fleksibilitasDengan internet, siswa dan pengajar dapat dengan mudah mengakses Al-Quran, hadis, tafsir, dan literatur agama Islam lainnya.media digital memberikan fleksibilitas
POLTEKKES MALANGPOLTEKKES MALANG Lebih dari 30% korban berusia di bawah 25 tahun, menjadikannya penyebab utama kematian bagi individu berusia 15 hingga 29 tahun. Tujuan: Menilai dampakLebih dari 30% korban berusia di bawah 25 tahun, menjadikannya penyebab utama kematian bagi individu berusia 15 hingga 29 tahun. Tujuan: Menilai dampak