GUNABANGSAGUNABANGSA
Journal of HealthJournal of HealthLatar Belakang: Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat utama di Indonesia, dengan angka kejadian yang cenderung fluktuatif dan berpotensi meningkat terutama di wilayah tropis. Penularan DBD sangat dipengaruhi oleh perilaku pencegahan masyarakat serta peran kader kesehatan dalam pengendalian vektor, khususnya melalui kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara perilaku masyarakat dan peran kader dengan kejadian Demam Berdarah Dengue di wilayah kerja Puskesmas Jalan Emas, Kabupaten Tangerang. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh kepala keluarga di wilayah kerja Puskesmas Jalan Emas, dengan jumlah sampel sebanyak 81 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner terstruktur, kemudian dianalisis menggunakan uji Fishers Exact Test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki perilaku pencegahan DBD kategori cukup (63.0%) dan menilai peran kader dalam kategori baik (58.0%). Analisis statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara perilaku masyarakat dengan kejadian DBD (p < 0,05), serta antara peran kader dengan kejadian DBD (p < 0,05). Responden dengan perilaku pencegahan yang baik dan penilaian peran kader yang positif cenderung tidak mengalami DBD. Kesimpulan: Perilaku pencegahan masyarakat dan peran kader berhubungan secara signifikan dengan kejadian Demam Berdarah Dengue, sehingga penguatan kedua aspek tersebut penting dalam upaya pengendalian DBD berbasis komunitas.
Penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki perilaku pencegahan Demam Berdarah Dengue pada kategori cukup (63,0%), sementara perilaku baik masih ditemukan pada sebagian responden (25,9%), yang menunjukkan bahwa upaya pencegahan telah dilakukan namun belum sepenuhnya optimal.Peran kader kesehatan dalam pencegahan DBD dinilai baik oleh lebih dari setengah responden (58%), mencerminkan keterlibatan kader yang cukup aktif dalam kegiatan edukasi, pemantauan jentik, dan penggerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk di masyarakat.Kejadian DBD dalam enam bulan terakhir dialami oleh sebagian kecil responden (16%), namun hal ini tetap menunjukkan adanya risiko penularan di lingkungan penelitian.Temuan penelitian ini memperlihatkan bahwa masyarakat dengan perilaku pencegahan yang lebih baik serta wilayah dengan peran kader yang lebih optimal cenderung memiliki kejadian DBD yang lebih rendah.Oleh karena itu, disarankan agar masyarakat meningkatkan konsistensi dalam menerapkan praktik pencegahan DBD di lingkungan rumah tangga, sementara peran kader kesehatan perlu terus diperkuat melalui pembinaan dan dukungan berkelanjutan agar upaya pencegahan DBD berbasis komunitas dapat berjalan lebih efektif dan berkesinambungan.Penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengkaji faktor lingkungan dan sosial lainnya untuk memperkaya strategi pengendalian DBD.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak faktor sosial ekonomi terhadap perilaku pencegahan masyarakat dan efektivitas peran kader kesehatan dalam pengendalian DBD. Selain itu, penggunaan teknologi seperti aplikasi mobile untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dan koordinasi kader dalam kegiatan PSN juga layak dieksplorasi. Terakhir, evaluasi jangka panjang terhadap program pencegahan DBD di berbagai wilayah berbeda dapat memberikan wawasan tentang keberlanjutan strategi pengendalian berbasis komunitas.
- Hubungan Perilaku Masyarakat dan Peran Kader dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue: The Relationship... journal.gunabangsa.ac.id/joh/article/view/310Hubungan Perilaku Masyarakat dan Peran Kader dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue The Relationship journal gunabangsa ac joh article view 310
- Vol. 13 No. 2 (2026): Journal of Health (JoH) - July | Journal of Health. vol journal health joh july... journal.gunabangsa.ac.id/joh/issue/view/15Vol 13 No 2 2026 Journal of Health JoH July Journal of Health vol journal health joh july journal gunabangsa ac joh issue view 15
- Faktor Risiko Aspek Lingkungan dan Aspek Perilaku terhadap Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Wilayah... doi.org/10.53801/jphe.v2i3.123Faktor Risiko Aspek Lingkungan dan Aspek Perilaku terhadap Kejadian Demam Berdarah Dengue DBD di Wilayah doi 10 53801 jphe v2i3 123
| File size | 297.58 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
PROSCIENCESPROSCIENCES Pendidikan terstruktur dan pemantauan kepatuhan untuk suplementasi besi dan MMS efektif dalam mengatasi anemia ringan pada kasus ini, mendukung integrasiPendidikan terstruktur dan pemantauan kepatuhan untuk suplementasi besi dan MMS efektif dalam mengatasi anemia ringan pada kasus ini, mendukung integrasi
UADUAD Dimensi kunci meliputi kedekatan dengan CBD, transportasi, pusat komersial, lapangan kerja, fasilitas kesehatan, fasilitas pendidikan, area rekreasi, sertaDimensi kunci meliputi kedekatan dengan CBD, transportasi, pusat komersial, lapangan kerja, fasilitas kesehatan, fasilitas pendidikan, area rekreasi, serta
GUNABANGSAGUNABANGSA Selain itu, terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok dalam persepsi pencegahan stunting berdasarkan uji Independent t-test (t = 6,986; p = 0,000).Selain itu, terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok dalam persepsi pencegahan stunting berdasarkan uji Independent t-test (t = 6,986; p = 0,000).
GUNABANGSAGUNABANGSA Latar belakang: Tuberkulosis (TB) merupakan masalah kesehatan global yang hingga saat ini masih belum teratasi, termasuk di Indonesia. Peningkatan angkaLatar belakang: Tuberkulosis (TB) merupakan masalah kesehatan global yang hingga saat ini masih belum teratasi, termasuk di Indonesia. Peningkatan angka
GUNABANGSAGUNABANGSA Latar belakang: Doomscrolling yang berlebihan dapat berdampak buruk pada kualitas tidur anak-anak. Dampaknya mencakup konsekuensi kognitif, emosional,Latar belakang: Doomscrolling yang berlebihan dapat berdampak buruk pada kualitas tidur anak-anak. Dampaknya mencakup konsekuensi kognitif, emosional,
GUNABANGSAGUNABANGSA Metode: Metode yang digunakan dalam artikel ini berupa Literature Review. Peneliti mencari beberapa literatur internasional dan nasional menggunakan databaseMetode: Metode yang digunakan dalam artikel ini berupa Literature Review. Peneliti mencari beberapa literatur internasional dan nasional menggunakan database
GUNABANGSAGUNABANGSA Variabel yang mempengaruhi intensitas nyeri leher adalah jenis dan ukuran bantal. Kedua variabel tersebut terbukti secara signifikan mempengaruhi intensitasVariabel yang mempengaruhi intensitas nyeri leher adalah jenis dan ukuran bantal. Kedua variabel tersebut terbukti secara signifikan mempengaruhi intensitas
POLTEKKES MALANGPOLTEKKES MALANG Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh intervensi senam kaki terhadap nilai ABI pada pasien diabetes mellitus. Metode penelitian adalah quasyTujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh intervensi senam kaki terhadap nilai ABI pada pasien diabetes mellitus. Metode penelitian adalah quasy
Useful /
GUNABANGSAGUNABANGSA Bayi BBL rendah lebih beresiko mengalami gizi kurang karena cadangan energi dan sistem imun belum sempurna. Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antaraBayi BBL rendah lebih beresiko mengalami gizi kurang karena cadangan energi dan sistem imun belum sempurna. Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara
LITERASIKITAINDONESIALITERASIKITAINDONESIA Problematika pendidikan madrasah sangat kompleks, salah satunya yaitu. Penelitian ini dilakukan dengan fokus analisis pada problem yang terjadi di lembagaProblematika pendidikan madrasah sangat kompleks, salah satunya yaitu. Penelitian ini dilakukan dengan fokus analisis pada problem yang terjadi di lembaga
LITERASIKITAINDONESIALITERASIKITAINDONESIA Penelitian ini juga menekankan pentingnya kerjasama antara guru, orang tua, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang mendukung pembentukan karakterPenelitian ini juga menekankan pentingnya kerjasama antara guru, orang tua, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang mendukung pembentukan karakter
GUNABANGSAGUNABANGSA Metode: Desain penelitian menggunakan quasi-experiment pre-test and post-test with control group. Penelitian dilakukan di dua SLB di Kabupaten Kudus padaMetode: Desain penelitian menggunakan quasi-experiment pre-test and post-test with control group. Penelitian dilakukan di dua SLB di Kabupaten Kudus pada