GUNABANGSAGUNABANGSA

Journal of HealthJournal of Health

Latar belakang: Demam tifoid merupakan penyakit infeksi sistemik yang disebabkan oleh Salmonella typhi dan masih menjadi masalah kesehatan masyarakat karena tingginya angka kejadian serta meningkatnya resistensi terhadap antibiotik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri fungi endofit dari tanaman kunyit (Curcuma longa Linn.) terhadap bakteri Salmonella typhi. Metode: Penelitian dilakukan menggunakan desain penelitian deskriptif eksploratif dengan tahapan isolasi fungi endofit dari daun, batang, dan rimpang tanaman kunyit menggunakan media PDA yang ditambahkan dengan antibiotik kloramfenikol, dilanjutkan dengan identifikasi karakteristik makroskopik dan mikroskopik isolat fungi. Selanjutnya, dilakukan uji aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi pada media MHA (Muller Hinton Agar). Hasil: Hasil isolasi diperoleh empat isolat fungi endofit terdiri dari tiga isolat berasal dari batang (B1, B2, B3) dan satu dari rimpang (R). Isolat B1 dan B2 diidentifikasi sebagai Acremonium sp., B3 sebagai Mucor sp., dan R sebagai Aspergillus sp. Uji aktivitas antibakteri terhadap Salmonella typhi menunjukkan bahwa seluruh isolat memiliki aktivitas yang tergolong sangat kuat. Rerata diameter zona hambat yang dihasilkan yaitu 29 mm untuk isolat B1 dan B2, 27 mm pada isolat B3, serta 22 mm pada isolat R. Sementara itu, kontrol positif menggunakan cakram antibiotik klorampenikol menunjukkan diameter zona hambat sebesar 30.5 mm. Kesimpulan: Penelitian ini memberikan data mengenai keberagaman fungi endofit yang berhasil dikultur dari berbagai bagian tanaman kunyit serta menunjukkan aktivitas antibakteri yang kuat terhadap Salmonella typhi, sehingga berkontribusi dalam memperkaya informasi ilmiah mengenai potensi fungi endofit sebagai sumber alternatif agen antimikroba.

Hasil penelitian menunjukkan diperolehnya empat isolat fungi endofit yang teridentifikasi secara morfologis sebagai Acremonium sp.Seluruh isolat menunjukkan aktivitas hambat terhadap Salmonella typhi, dengan zona hambat tertinggi sebesar 29 mm yang ditunjukkan oleh Acremonium sp.Temuan ini memberikan kontribusi berupa data awal mengenai potensi fungi endofit tanaman kunyit sebagai sumber agen antibakteri terhadap Salmonella typhi.Namun demikian, hasil yang diperoleh masih bersifat skrining awal sehingga diperlukan validasi farmakologis lebih lanjut sebelum dapat disimpulkan sebagai kandidat antibakteri terapeutik.Untuk pengembangan selanjutnya, disarankan dilakukan identifikasi molekuler guna memastikan keakuratan taksonomi isolat, serta analisis metabolit sekunder untuk mengidentifikasi senyawa aktif yang berperan dalam aktivitas antibakteri.Selain itu, pengujian lanjutan seperti penentuan nilai MIC dan uji toksisitas awal, serta pengujian terhadap berbagai bakteri patogen lainnya perlu dilakukan untuk mengetahui spektrum dan potensi aktivitas antibakteri secara lebih komprehensif.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada identifikasi molekuler isolat fungi endofit untuk memastikan keakuratan taksonomi dan memperkuat data klasifikasi. Selain itu, analisis metabolit sekunder dari isolat tersebut diperlukan untuk mengidentifikasi senyawa aktif yang berkontribusi pada aktivitas antibakterinya. Sementara itu, pengujian terhadap berbagai bakteri patogen lain dan penentuan nilai MIC (Minimum Inhibitory Concentration) akan memberikan gambaran lebih luas mengenai potensi aplikasi isolat ini dalam pengembangan antibiotik alami. Dengan demikian, penelitian ini dapat menjadi dasar untuk pengembangan obat antimikroba berbasis fungi endofit yang efektif dan aman.

  1. Vol. 13 No. 2 (2026): Journal of Health (JoH) - July | Journal of Health. vol journal health joh july... journal.gunabangsa.ac.id/joh/issue/view/15Vol 13 No 2 2026 Journal of Health JoH July Journal of Health vol journal health joh july journal gunabangsa ac joh issue view 15
  2. Uji Aktivitas Antibakteri Fungi Endofit Tanaman Kunyit (Curcuma longa Linn.) Terhadap Bakteri Salmonella... doi.org/10.30590/joh.v13n2.193Uji Aktivitas Antibakteri Fungi Endofit Tanaman Kunyit Curcuma longa Linn Terhadap Bakteri Salmonella doi 10 30590 joh v13n2 193
  3. Antibacterial Activity of Endophytic Fungi Isolated from Turmeric Plants (Curcuma longa L.) Against Staphylococcus... journal2.uad.ac.id/index.php/JBNS/article/view/10276Antibacterial Activity of Endophytic Fungi Isolated from Turmeric Plants Curcuma longa L Against Staphylococcus journal2 uad ac index php JBNS article view 10276
Read online
File size376.5 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test