UNBUNB

Prosiding Seminar Nasional Sinergi Riset dan InovasiProsiding Seminar Nasional Sinergi Riset dan Inovasi

Pengembangan jagung pada lahan dengan ketersediaan Nitrogen (N) tanah yang rendah memerlukan dosis pemupukan nitrogen yang tepat untuk meningkatkan pertumbuhan, produktifitas, dan efisiensi penggunaan pupuk nitrogen (EPN). Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh aplikasi pemupukan N terhadap karakter agronomi, komponen hasil, dan hasil N setiap genotipe jagung hibrida yang diuji serta mengetahui efisiensi penggunaan pupuk dari takaran pupuk N yang digunakan. Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan Balai Penelitian Tanaman Serealia pada bulan Maret sampai Juli 2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemupukan 200 kg N/ha dapat memacu tinggi tanaman dan indeks luas daun jagung hibrida G26/B11 masing-masing sebesar 36,54 % dan 246,30 %. Aplikasi 200 kg N ha-1 dapat meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk nitrogen sebesar 19,58 kg/kg.

Pemupukan 200 kg N/ha meningkatkan tinggi tanaman, indeks luas daun, klorofil, diameter batang, dan panjang tongkol jagung hibrida.Hasil biji tertinggi tercapai pada jagung hibrida G10/MAL03 dengan pemupukan 200 kg N/ha.Aplikasi 200 kg N/ha juga meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk nitrogen menjadi 19,58 kg/kg.

Bagaimana pengaruh kombinasi dosis pemupukan nitrogen 200 kg ha‑1 dengan additif mikroba degradasi organik terhadap pertumbuhan dan hasil jagung pada lahan sawah aluvial yang suboptimal? Apakah penyesuaian sinkronisasi aplikasi nitrogen antara fase vegetatif dan generatif dapat meningkatkan efisiensi penggunaan nitrogen (NUE) pada varietas jagung hibrida yang berbeda? Bagaimana perbandingan efek istilah pupuk berkelanjutan dengan strategi pemupukan konvensional terhadap kebersihan air dan kualitas tanah di lahan sawah aluvial?.

Read online
File size321.36 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test