UNPATTIUNPATTI

BIOPENDIX: Jurnal Biologi, Pendidikan dan TerapanBIOPENDIX: Jurnal Biologi, Pendidikan dan Terapan

Sagu merupakan salah satu jenis bahan pangan tradisional daerah Maluku yang memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi. Di Maluku, hidup berbagai jenis sagu pada habitatnya masing-masing dan dikonsumsi oleh masyarakat setempat. Beberapa jenis sagu yang tumbuh di daerah Maluku dan memiliki nilai ekonomis yang tinggi adalah Sagu Tuni, Ihur, Molat, Makanaru dan Duri Rotan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kandungan karbohidrat beberapa jenis sagu menggunakan spektrofotometer dan rumus regresi linier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan karbohidrat tepung Sagu Tuni (Metroxylon rumphii) sebesar 89,13%, tepung Sagu Ihur (Metroxylon sylvester) sebesar 77,4%, dan tepung Sagu Molat (Metroxylon sagus Rottbol) sebesar 88,6%. Penelitian lebih lanjut tentang tubuhan sagu dan segala potensi yang terdapat di dalamnya dibutuhkan, khususnya tepung sagu agar dapat menjadi produk yang sempurna.

Kandungan kadar karbohidrat tepung Sagu Tuni (Metroxylon rumphii) sebesar 89,13%, Sagu Ihur (Metroxylon sylvester) sebesar 77,4% dan tepung Sagu Molat (Metroxylon sagus Rottbol) sebesar 88,6%.Penelitian tentang tubuhan sagu dan segala potensi yang terdapat didalamnya dibutuhkan, khususnya tepung sagu agar dapat menjadi produk yang sempurna.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif terhadap berbagai jenis sagu di Maluku, dengan tujuan untuk mengidentifikasi perbedaan kandungan karbohidrat dan karakteristik lainnya. Selain itu, penelitian tentang potensi industrialisasi tepung sagu juga dapat dilakukan, dengan mempertimbangkan aspek ekonomi dan lingkungan. Terakhir, penelitian tentang manfaat kesehatan dan nutrisi dari konsumsi tepung sagu dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya, untuk memberikan informasi yang lebih komprehensif tentang nilai gizi sagu bagi masyarakat.

Read online
File size711.71 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test