STKIP JBSTKIP JB
Prosiding Conference on Research and Community ServicesProsiding Conference on Research and Community ServicesStudi tentang hubungan antara intuisi dan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa bermanfaat bagi siswa dan guru dan diyakini dapat menjadi pedoman pengembangan intuisi matematis dan pemahaman konsep matematika siswa dalam proses pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis intuisi siswa dalam memahami konsep barisan. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode kualitatif dengan jenis penelitian adalah studi kasus. Instrumen utama adalah peneliti sendiri, dan instrumen pendukung adalah lembar tes, pedoman wawancara dan dokumen. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik tes, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data dengan triangulasi teori, selanjutnya data dianalisis secara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subyek telah menggunakan intuisi matematis untuk memahami konsep dan digunakan dalam menyelesaikan masalah barisan aritmatika dan jawabannya adalah benar, meskipun subyek tidak sepenuhnya memegang konsep barisan aritmatika. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa subyek telah membuat konsep dan prosedur sendiri terkait permasalahan barisan aritmatika. Subyek telah membangun konsep sendiri yang masuk akal yang dibangun atas contoh yang berkaitan dengan pengalaman belajar awal. Subyek memiliki intuisi yang cukup baik dan tepat dalam memahami konsep barisan aritmatika. Subyek memegang konsep yang salah pada awalnya, namun pada saat mengerjakan tes tertulis subyek mampu melakukan refleksi terhadap jawaban sendiri yaitu “500 x 6. Subyek memberikan jawaban tertulis dengan cara menjabarkan jawaban permasalahan secara lebih terinci dan hasil kerja subyek memberikan jawaban benar. Namun proses yang dijabarkan oleh Subyek menunjukkan bahwa subyek kurang memahami konsep barisan aritmatika. Mengacu pada hasil tes tertulis subyek, cara yang dilakukan oleh subyek dalam memecahkan masalah barisan aritmatika tidak sesuai dengan konsep dan konteks permasalahan, sehingga mungkin dapat sesuai dengan beberapa permasalahan matematika, mungkin juga tidak sesuai, tergantung pada jenis dan tingkat kesulitan permasalahannya.
Berdasarkan hasil analisis data, subyek telah menggunakan intuisi matematis untuk memahami konsep dan digunakan dalam menyelesaikan masalah barisan aritmatika dan jawabannya adalah benar, meskipun subyek tidak sepenuhnya memegang konsep barisan aritmatika.Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa subyek telah membuat konsep dan prosedur sendiri terkait permasalahan barisan aritmatika.Subyek telah membangun konsep sendiri yang masuk akal yang dibangun atas contoh yang berkaitan dengan pengalaman belajar awal.
Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengeksplorasi lebih dalam jenis-jenis intuisi matematis yang dimiliki siswa, misalnya membedakan antara intuisi yang didasarkan pada pengalaman konkret dan intuisi yang muncul dari pemahaman konseptual. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan instrumen yang lebih valid dan reliabel untuk mengukur intuisi matematis siswa secara lebih akurat. Selanjutnya, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan intuisi matematis siswa dengan berbagai karakteristik, seperti tingkat kemampuan matematika, gaya belajar, atau latar belakang budaya, guna mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan intuisi matematis. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang peran intuisi dalam pembelajaran matematika dan membantu guru dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif untuk mengembangkan intuisi matematis siswa, sehingga meningkatkan pemahaman konsep dan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa secara keseluruhan. Dengan demikian, penelitian-penelitian ini dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan matematika di Indonesia.
| File size | 602.73 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UNDIKMAUNDIKMA Tujuan penelitian ini adalah untuk peningkatan hasil belajar menggunakan alat peraga (ABP) dan metode pembelajaran yang bervariasi pada mata pelajaranTujuan penelitian ini adalah untuk peningkatan hasil belajar menggunakan alat peraga (ABP) dan metode pembelajaran yang bervariasi pada mata pelajaran
KILAUPUBLISHINGKILAUPUBLISHING Siswa dengan keyakinan diri yang kuat menunjukkan kinerja yang luar biasa dan kemampuan pemecahan masalah yang metodis. Temuan ini menekankan pentingnyaSiswa dengan keyakinan diri yang kuat menunjukkan kinerja yang luar biasa dan kemampuan pemecahan masalah yang metodis. Temuan ini menekankan pentingnya
KILAUPUBLISHINGKILAUPUBLISHING Pada Siklus II, diterapkan pembelajaran berbasis kontekstual melalui Snack Market Challenge dan pembagian kelompok seimbang. Hasilnya, rata-rata nilaiPada Siklus II, diterapkan pembelajaran berbasis kontekstual melalui Snack Market Challenge dan pembagian kelompok seimbang. Hasilnya, rata-rata nilai
JURNALSTUDITINDAKANJURNALSTUDITINDAKAN Selama setiap siklus, siswa terlibat dalam berbagai kegiatan kolaboratif, seperti latihan kelompok dan permainan matematika, yang dirancang untuk mempromosikanSelama setiap siklus, siswa terlibat dalam berbagai kegiatan kolaboratif, seperti latihan kelompok dan permainan matematika, yang dirancang untuk mempromosikan
FAPERTA UNRASFAPERTA UNRAS Hasil penelitian lebih lanjut menunjukkan bahwa siswa menunjukkan tingkat fobia matematika yang tinggi (rata-rata tertimbang = 2,28) dan tingkat kesulitanHasil penelitian lebih lanjut menunjukkan bahwa siswa menunjukkan tingkat fobia matematika yang tinggi (rata-rata tertimbang = 2,28) dan tingkat kesulitan
UNWUNW Namun, uji N‑Gain pada kelas eksperimen menunjukkan efektivitas sedang dengan nilai rata‑rata N‑Gain 0,599. Wawancara mengungkapkan bahwa pembelajaranNamun, uji N‑Gain pada kelas eksperimen menunjukkan efektivitas sedang dengan nilai rata‑rata N‑Gain 0,599. Wawancara mengungkapkan bahwa pembelajaran
UNDIKMAUNDIKMA Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengoptimalkan sistem pembelajaran online dan meningkatkan kemampuan kognitif siswa SD dan SMP adalah peran guruBeberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengoptimalkan sistem pembelajaran online dan meningkatkan kemampuan kognitif siswa SD dan SMP adalah peran guru
EKASAKTIEKASAKTI Hasil belajar siswa menunjukkan kenaikan persentase ketuntasan dari 23,33% pada fase pra‑tindakan menjadi 80% pada siklus kedua. Oleh karena itu, strategiHasil belajar siswa menunjukkan kenaikan persentase ketuntasan dari 23,33% pada fase pra‑tindakan menjadi 80% pada siklus kedua. Oleh karena itu, strategi
Useful /
STIE TDNSTIE TDN Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengendalian internal dan pemanfaatan teknologi informasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap akuntabilitasHasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengendalian internal dan pemanfaatan teknologi informasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap akuntabilitas
MYJOURNALMYJOURNAL Penelitian ini menunjukkan bahwa baik lingkungan kerja maupun kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja, dengan kompetensi berperanPenelitian ini menunjukkan bahwa baik lingkungan kerja maupun kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja, dengan kompetensi berperan
JURNALSTUDITINDAKANJURNALSTUDITINDAKAN Data dikumpulkan melalui observasi, umpan balik siswa, dan tes pra-dan pasca-asesmen. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam partisipasi siswaData dikumpulkan melalui observasi, umpan balik siswa, dan tes pra-dan pasca-asesmen. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam partisipasi siswa
STKIP JBSTKIP JB Subjek guardian dalam melaksanakan rencana penyelesaian, dengan solusi yang telah ditentukan sebelumnya. Kemudian subjek menuliskannya secara jelas danSubjek guardian dalam melaksanakan rencana penyelesaian, dengan solusi yang telah ditentukan sebelumnya. Kemudian subjek menuliskannya secara jelas dan