UMMUBAUMMUBA
Jurnal Muara PendidikanJurnal Muara PendidikanPenelitian ini dilatarbelakangi oleh beberapa masalah yang menjadi perhatian terkait dengan pembinaan akhlak mulia pada siswa. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis . Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Penelitian ini dilakukan di SMPN 14 Batang Hari. Subjek penelitian ini, yaitu kepala sekolah, wali kelas, guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Budi Pekerti, serta siswa di SMPN 14 Batang Hari. Instrumen penelitian ini, yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data penelitian ini adalah analisis data kualitatif yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini (1) Adapun gambaran akhlak mazmumah pada peserta didik di SMPN 14 Batang hari, yaitu mengolok-olok (Mann), dusta, ingkar janji (Khianat/ghadar), dan egoistik. (2) strategi Guru PAI dan Budi Pekerti dalam mengatasi akhlak mazmumah, yaitu keteladanan, pembiasaan, nasihat, dan hukuman. (3) faktor pendukung Guru PAI dan Budi Pekerti dalam mengatasi akhlak mazmumah, yaitu adanya dukungan pihak sekolah, kemampuan komunikasi yang baik, tersedianya materi ajar yang relevan untuk menanamkan nilai-nilai karakter. Selanjutnya, faktor penghambatnya, yaitu terbatasnya waktu pembelajaran, kurangnya dukungan dari orang tua, pengaruh lingkungan pertemanan di luar sekolah, dan belum optimalnya fasilitas dan sarana pendukung pembentukan karakter siswa.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa akhlak mazmumah seperti mengolok-olok, berbohong, ingkar janji, dan bersikap egois masih ditemukan pada siswa SMPN 14 Batang Hari.Untuk mengatasi hal ini, guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti menerapkan strategi keteladanan, pembiasaan, nasihat, dan hukuman.Dukungan dari sekolah, kemampuan komunikasi guru yang baik, dan tersedianya materi ajar yang relevan menjadi faktor pendukung, sementara terbatasnya waktu pembelajaran, kurangnya dukungan orang tua, pengaruh lingkungan, dan fasilitas yang belum optimal menjadi faktor penghambat.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian perlu dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas metode pembelajaran PAI dan Budi Pekerti yang lebih inovatif, seperti penggunaan teknologi atau pendekatan berbasis proyek, dalam menanamkan nilai-nilai akhlak mulia pada siswa. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi peran aktif orang tua dalam mendukung pendidikan karakter di rumah dan bagaimana sekolah dapat menjalin kerjasama yang lebih erat dengan orang tua untuk menciptakan lingkungan yang konsisten dalam pembentukan akhlak siswa. Ketiga, penelitian perlu dilakukan untuk menganalisis pengaruh lingkungan sosial, termasuk media sosial dan pergaulan teman sebaya, terhadap perilaku akhlak siswa dan bagaimana sekolah dapat mengembangkan strategi untuk memitigasi pengaruh negatif tersebut. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan karakter di sekolah dan menghasilkan generasi muda yang berakhlak mulia.
- REVIEW: STUDENTS’ ENGAGEMENT IN BLENDED LEARNING | Jurnal Muara Pendidikan. review students engagement... ejournal.ummuba.ac.id/index.php/mp/article/view/2285REVIEW STUDENTSAo ENGAGEMENT IN BLENDED LEARNING Jurnal Muara Pendidikan review students engagement ejournal ummuba ac index php mp article view 2285
- METODE DAN STRATEGI PEMBENTUKAN KARAKTER RELIGIUS YANG DITERAPKAN DI SDTQ-T AN NAJAH PONDOK PESANTREN... doi.org/10.35931/am.v4i1.178METODE DAN STRATEGI PEMBENTUKAN KARAKTER RELIGIUS YANG DITERAPKAN DI SDTQ T AN NAJAH PONDOK PESANTREN doi 10 35931 am v4i1 178
- Social Cognition | Selected Works of Susan Fiske | Susan Fiske | Taylo. social cognition selected works... taylorfrancis.com/books/9781351739641Social Cognition Selected Works of Susan Fiske Susan Fiske Taylo social cognition selected works taylorfrancis books 9781351739641
- Memahami desain metode penelitian kualitatif | Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum. memahami desain... doi.org/10.21831/hum.v21i1.38075Memahami desain metode penelitian kualitatif Humanika Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum memahami desain doi 10 21831 hum v21i1 38075
| File size | 546.71 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
STAI IUSTAI IU Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Analisis data menggunakan statistik deksriptif dan infrensial. Profesionalisme guru PendidikanTeknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Analisis data menggunakan statistik deksriptif dan infrensial. Profesionalisme guru Pendidikan
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Teknik pengumpulan data yang penulis lakukan yaitu dengan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik anaisis data yang penulis gunakan adalahTeknik pengumpulan data yang penulis lakukan yaitu dengan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik anaisis data yang penulis gunakan adalah
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU Hasil menunjukkan pengaruh negatif yang signifikan antara intensitas bermain game online dengan akhlak siswa. Semakin tinggi frekuensi bermain game online,Hasil menunjukkan pengaruh negatif yang signifikan antara intensitas bermain game online dengan akhlak siswa. Semakin tinggi frekuensi bermain game online,
STAI TBHSTAI TBH 0 menunjukkan potensi besar dalam meningkatkan kualitas dan relevansi pendidikan. Teknologi digital memungkinkan pembelajaran yang lebih interaktif, fleksibel,0 menunjukkan potensi besar dalam meningkatkan kualitas dan relevansi pendidikan. Teknologi digital memungkinkan pembelajaran yang lebih interaktif, fleksibel,
STIKESBANYUWANGISTIKESBANYUWANGI Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Temuan mengindikasikan bahwaStudi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Temuan mengindikasikan bahwa
IAI ALMUSLIMACEHIAI ALMUSLIMACEH Analisis regresi linear sederhana menghasilkan koefisien determinasi sebesar 0,275, menandakan bahwa 27,5% variasi akhlak siswa dapat dijelaskan oleh kurikulumAnalisis regresi linear sederhana menghasilkan koefisien determinasi sebesar 0,275, menandakan bahwa 27,5% variasi akhlak siswa dapat dijelaskan oleh kurikulum
UNMAUNMA Selanjutnya yaitu persamaan regresi sederhana, didapatkan hasil konstanta sebesar 17,016 artinya jika masyarakat tidak mempunyai pegetahuan riba (X), makaSelanjutnya yaitu persamaan regresi sederhana, didapatkan hasil konstanta sebesar 17,016 artinya jika masyarakat tidak mempunyai pegetahuan riba (X), maka
UNMAUNMA Teknik pengumpulan datanya melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Kegiatan ROHIS berperan dalam mengimplementasikan pendidikan agama Islam di sekolah,Teknik pengumpulan datanya melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Kegiatan ROHIS berperan dalam mengimplementasikan pendidikan agama Islam di sekolah,
Useful /
STAI IUSTAI IU Dalam sebuah proses pengelolaan kelas, dapat kita ketahui bahwa menjadi seorang guru tidaklah mudah, bukan hanya berlandaskan pengetahuan saja, tetapiDalam sebuah proses pengelolaan kelas, dapat kita ketahui bahwa menjadi seorang guru tidaklah mudah, bukan hanya berlandaskan pengetahuan saja, tetapi
EBSINAEBSINA Temuan ini mendukung potensi jus mentimun sebagai terapi non-farmakologis yang layak dan biaya rendah dalam pengelolaan hipertensi berbasis komunitas.Temuan ini mendukung potensi jus mentimun sebagai terapi non-farmakologis yang layak dan biaya rendah dalam pengelolaan hipertensi berbasis komunitas.
STAI TBHSTAI TBH Berkontribusi pada penguatan peran sekolah dalam menanamkan nilai-nilai toleransi beragama dan menunjukkan efektivitas pengajaran DAUB. Penelitian iniBerkontribusi pada penguatan peran sekolah dalam menanamkan nilai-nilai toleransi beragama dan menunjukkan efektivitas pengajaran DAUB. Penelitian ini
STIESULTANAGUNGSTIESULTANAGUNG Kinerja karyawan akan meningkat jika dapat meningkatkan Perilaku Kepemimpinan melalui peningkatan kemampuan mengambil keputusan, kemampuan memotivasi,Kinerja karyawan akan meningkat jika dapat meningkatkan Perilaku Kepemimpinan melalui peningkatan kemampuan mengambil keputusan, kemampuan memotivasi,