PDGIPDGI
Journal of Indonesian Dental AssociationJournal of Indonesian Dental AssociationPendahuluan: Polimer sintetik dan alami telah menarik minat yang signifikan karena adaptabilitas dan penggunaan luasnya dalam ilmu biomedis. Sifat kimia dan fisiknya dapat disesuaikan untuk memenuhi persyaratan spesifik, menjadikannya penting dalam pengembangan solusi perawatan kesehatan yang canggih. Tujuan: Tujuan dari tinjauan naratif ini adalah untuk menyoroti aplikasi biomedis polimer, dengan penekanan khusus pada bidang kedokteran gigi, sambil menilai stabilitas, degradasi, dan bioaktivitasnya. Metode: Literatur yang relevan dianalisis untuk memeriksa perkembangan terbaru dalam modifikasi polimer, kinerja fungsional, dan utilitas biomedis. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa polimer tidak terbatas pada aplikasi biomaterial tetapi juga memainkan peran penting dalam sistem penghantaran obat, di mana stabilitas dan perilaku degradasi sangat penting untuk menjaga bioaktivitas. Kesimpulan: Polimer merupakan alat yang tak tergantikan dalam ilmu biomedis, dengan kedokteran gigi dan sistem penghantaran obat menawarkan jalan yang menjanjikan untuk penelitian dan praktik klinis di masa depan.
Berbagai jenis polimer telah digunakan dalam berbagai bidang biomedis.Sifat polimer yang serbaguna dengan tingkat kristalisasi dan ikatan silang yang berbeda, serta berat molekul yang dapat disesuaikan dan gugus fungsional spesifik, menjadikannya penting untuk berbagai aplikasi.Toksisitas dan biokompatibilitas merupakan faktor utama yang perlu diperhatikan selain stabilitas, kekakuan, kekuatan tarik, dan elastisitas polimer.Degradasi biologis dianggap sebagai salah satu sifat penting dari beberapa polimer yang dapat digunakan dalam bedah ortopedi karena jenis polimer ini dapat menghilang setelah aksinya di dalam tubuh manusia dan terdegradasi untuk mengontrol pelepasan obat.
Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengeksplorasi pengembangan material polimer komposit yang mampu mereduksi pembentukan biofilm dan memiliki kemampuan penyembuhan diri, sehingga dapat meningkatkan umur restorasi gigi. Selain itu, studi tentang interaksi antara polimer dengan mikroorganisme oral dan respons imun host dapat memberikan wawasan baru untuk meningkatkan biokompatibilitas dan efektivitas jangka panjang material restorasi. Terakhir, penelitian yang berfokus pada pengembangan polimer responsif terhadap rangsangan eksternal, seperti perubahan pH atau suhu, dapat membuka peluang untuk sistem penghantaran obat yang terkontrol dan terapi regeneratif yang dipersonalisasi di bidang kedokteran gigi, dengan mempertimbangkan potensi aplikasi dalam remineralisasi gigi dan perbaikan jaringan periodontal. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap kemajuan ilmu kedokteran gigi dan peningkatan kualitas perawatan pasien.
- Photocontrollable block copolymer micelles: what can we control? - Journal of Materials Chemistry (RSC... doi.org/10.1039/B819968JPhotocontrollable block copolymer micelles what can we control Journal of Materials Chemistry RSC doi 10 1039 B819968J
- Journal of Applied Polymer Science | Wiley Online Library. journal applied polymer science wiley library... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1002/app.36990Journal of Applied Polymer Science Wiley Online Library journal applied polymer science wiley library onlinelibrary wiley doi 10 1002 app 36990
- Synthesis, Characterization and Preliminary in vitro Antibacterial Screening Activity of Metal Complexes... asianpubs.org/index.php/ajchem/article/view/25_8_17Synthesis Characterization and Preliminary in vitro Antibacterial Screening Activity of Metal Complexes asianpubs index php ajchem article view 25 8 17
- Recent Insights Into the Biomedical Applications of Shapeâmemory Polymers - Serrano - 2012... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1002/mabi.201200097Recent Insights Into the Biomedical Applications of ShapeyAAAamemory Polymers Serrano 2012 onlinelibrary wiley doi 10 1002 mabi 201200097
- Polymer brushes Architecture on the modified surfaces. polymer brushes architecture modified surfaces... juaps.uoanbar.edu.iq/article_185791.htmlPolymer brushes Architecture on the modified surfaces polymer brushes architecture modified surfaces juaps uoanbar edu iq article 185791 html
| File size | 494.79 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
PDGIPDGI Hasil: Hasil uji fitokimia menunjukkan bahwa fraksi heksana dari ekstrak daun P. amboinicus mengandung senyawa aktif seperti fenol, steroid, tanin, danHasil: Hasil uji fitokimia menunjukkan bahwa fraksi heksana dari ekstrak daun P. amboinicus mengandung senyawa aktif seperti fenol, steroid, tanin, dan
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Hasil pengetahuan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut ibu hamil mayoritas pada kategori cukup dengan persentase 65,9% (27 ibu hamil), sedangkan untukHasil pengetahuan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut ibu hamil mayoritas pada kategori cukup dengan persentase 65,9% (27 ibu hamil), sedangkan untuk
UMPUMP Sampel terdiri dari 42 responden berusia 9‑11 tahun di SDN 3 Badak. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Pengetahuan anak meningkatSampel terdiri dari 42 responden berusia 9‑11 tahun di SDN 3 Badak. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Pengetahuan anak meningkat
PDGIPDGI Kekerasan permukaan diukur dengan Vickers Hardness Tester. Uji statistik dilakukan dengan paired T-test, One Way ANOVA uji parametrik, dan Post hoc LSDKekerasan permukaan diukur dengan Vickers Hardness Tester. Uji statistik dilakukan dengan paired T-test, One Way ANOVA uji parametrik, dan Post hoc LSD
POLITEKNIKYAKPERMASPOLITEKNIKYAKPERMAS Sebelum intervensi, mayoritas responden memiliki pengetahuan yang cukup (53,4%), tetapi pengetahuan mereka meningkat signifikan ke kategori baik. SikapSebelum intervensi, mayoritas responden memiliki pengetahuan yang cukup (53,4%), tetapi pengetahuan mereka meningkat signifikan ke kategori baik. Sikap
UnmulUnmul Hasil: Didapatkan nilai rata-rata pengetahuan tentang kesehatan gigi dan mulut pada anak sebelum diberikan media video sebesar 76,245 dan setelah pemberianHasil: Didapatkan nilai rata-rata pengetahuan tentang kesehatan gigi dan mulut pada anak sebelum diberikan media video sebesar 76,245 dan setelah pemberian
UNISKAUNISKA Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Peneliti sebagai pengamat berperan serta berpatisipasi, artinya dalam prosesPenelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Peneliti sebagai pengamat berperan serta berpatisipasi, artinya dalam proses
TRISAKTITRISAKTI Trauma gigi sering terjadi pada anak-anak usia tumbuh kembang karena koordinasi psikomotorik mereka yang belum sempurna, sehingga mereka rentan terjatuh.Trauma gigi sering terjadi pada anak-anak usia tumbuh kembang karena koordinasi psikomotorik mereka yang belum sempurna, sehingga mereka rentan terjatuh.
Useful /
UNISKAUNISKA Bauran Promosi berpengaruh terhadap Peningkatan Jumlah Peserta Didik Baru di SMK YP 17 Pare. Program Sekolah berpengaruh terhadap Peningkatan Jumlah PesertaBauran Promosi berpengaruh terhadap Peningkatan Jumlah Peserta Didik Baru di SMK YP 17 Pare. Program Sekolah berpengaruh terhadap Peningkatan Jumlah Peserta
UnmulUnmul Tujuan: untuk mengetahui. Metode: penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional pada 68 responden yang merupakan pasien yang sedang menjalaniTujuan: untuk mengetahui. Metode: penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional pada 68 responden yang merupakan pasien yang sedang menjalani
UnmulUnmul Simpulan: Tidak terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan orang tua murid tentang kebiasaan buruk dengan maloklusi. Tidak terdapat hubungan antara tingkatSimpulan: Tidak terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan orang tua murid tentang kebiasaan buruk dengan maloklusi. Tidak terdapat hubungan antara tingkat
UnmulUnmul Hubungan signifikan ini menunjukkan perlunya intervensi, seperti fluoridasi air hujan, untuk menurunkan prevalensi karies. Penelitian selanjutnya disarankanHubungan signifikan ini menunjukkan perlunya intervensi, seperti fluoridasi air hujan, untuk menurunkan prevalensi karies. Penelitian selanjutnya disarankan