UMPUMP
Proceedings Series on Health & Medical SciencesProceedings Series on Health & Medical SciencesHasil Survei Kesehatan Indonesia 2023 menunjukkan bahwa prevalensi masalah kesehatan gigi mencapai 46,70%, termasuk pada anak usia 5-10 tahun. Peningkatan pengetahuan dan keterampilan menyikat gigi dapat dilakukan melalui pendidikan dengan media permainan. Data masalah gigi di Puskesmas Belik menyatakan terdapat 138 (90%) anak kelas 4 SD & MI di Desa Badak yang membutuhkan perawatan gigi intensif. Penelitian ini menggunakan desain pre‑eksperimental dengan kelompok pre‑test dan post‑test. Pre‑test dilaksanakan sebelum edukasi menyikat gigi dan post‑test dilakukan tujuh hari setelah edukasi. Sampel terdiri dari 42 responden berusia 9‑11 tahun di SDN 3 Badak. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Pengetahuan anak meningkat dari rata‑rata 7,90 menjadi 10,00 (p = 0,000), dan keterampilan meningkat dari 7,14 menjadi 17,00 (p = 0,000). Media permainan papan dental berpengaruh signifikan terhadap pengetahuan dan keterampilan menyikat gigi anak (p = 0,000). Edukasi teknik menyikat gigi dengan media permainan papan dental membuktikan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anak.
Penelitian ini menunjukkan peningkatan yang signifikan pada pengetahuan dan keterampilan menyikat gigi anak setelah diberikan edukasi menggunakan media permainan papan dental, dengan nilai uji Wilcoxon p = 0,000 (<0,05).Nilai rata‑rata pre‑test meningkat dari 17,78 menjadi 21,50, membuktikan efektivitas intervensi.Oleh karena itu, permainan papan dental merupakan alat yang efektif dan menarik untuk meningkatkan pengetahuan serta keterampilan kebersihan mulut pada siswa sekolah dasar.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji keberlanjutan peningkatan pengetahuan dan keterampilan menyikat gigi setelah intervensi permainan papan dental dengan melakukan evaluasi jangka panjang selama enam hingga satu tahun untuk mengetahui tingkat retensi efek edukatif. Selain itu, perbandingan efektivitas antara media permainan papan tradisional dengan media permainan digital interaktif dapat memberikan wawasan tentang pendekatan mana yang lebih optimal dalam meningkatkan perilaku kebersihan mulut pada anak usia sekolah dasar. Selanjutnya, penelitian dapat mengeksplorasi peran keterlibatan orang tua sebagai pendamping edukasi, misalnya dengan menyertakan modul permainan papan dental dalam kegiatan keluarga, untuk menilai apakah dukungan rumah tangga memperkuat hasil yang diperoleh dari intervensi sekolah. Semua rancangan studi tersebut diharapkan dapat memperdalam pemahaman tentang faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi kebiasaan menyikat gigi yang tepat dan membantu merumuskan program promosi kesehatan mulut yang lebih holistik.
- Exploring Malaysian schoolchildren's perception of the advantages and disadvantages of the ToothPoly... doi.org/10.22514/jocpd.2023.096Exploring Malaysian schoolchildrens perception of the advantages and disadvantages of the ToothPoly doi 10 22514 jocpd 2023 096
- Children’s experiences of play in digital spaces: A scoping review | PLOS One. children experiences... doi.org/10.1371/journal.pone.0272630ChildrenAos experiences of play in digital spaces A scoping review PLOS One children experiences doi 10 1371 journal pone 0272630
- Level of Knowledge About Dental Health With Dental Caries | International Journal of Advanced Health... ijahst.org/index.php/ijahst/article/view/393Level of Knowledge About Dental Health With Dental Caries International Journal of Advanced Health ijahst index php ijahst article view 393
- Vol. 2 No. 3 (2019): September 2019 | Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI). vol publikasi... jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/MPPKI/issue/view/58Vol 2 No 3 2019 September 2019 Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia MPPKI vol publikasi jurnal unismuhpalu ac index php MPPKI issue view 58
| File size | 377.05 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
NUSANTARAGLOBALNUSANTARAGLOBAL Tindakan promotif dan preventif dalam memelihara kesehatan gigi dan mulut dimulai sejak usia dini. Pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut indikatornya adalahTindakan promotif dan preventif dalam memelihara kesehatan gigi dan mulut dimulai sejak usia dini. Pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut indikatornya adalah
KARYAKESEHATANKARYAKESEHATAN Kader dokter gigi kecil yang terlibat dalam program ini menunjukkan kemampuan yang baik dalam menyampaikan materi edukasi kepada teman sebaya, dengan metodeKader dokter gigi kecil yang terlibat dalam program ini menunjukkan kemampuan yang baik dalam menyampaikan materi edukasi kepada teman sebaya, dengan metode
STIKES BHMSTIKES BHM Nilai p yang diperoleh sebesar 0,001 menunjukkan bahwa hubungan tersebut bermakna secara statistik. Anak yang memiliki kebiasaan menggosok gigi kurangNilai p yang diperoleh sebesar 0,001 menunjukkan bahwa hubungan tersebut bermakna secara statistik. Anak yang memiliki kebiasaan menggosok gigi kurang
RCIPUBLISHERRCIPUBLISHER Latar Belakang Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian penting dari kesehatan umum dan kesejahteraan dan merupakan faktor penting yang mempengaruhi kualitasLatar Belakang Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian penting dari kesehatan umum dan kesejahteraan dan merupakan faktor penting yang mempengaruhi kualitas
AHMAREDUCAHMAREDUC Kegiatan pengabdian masyarakat di Posyandu Anyelir Kelurahan Tode Kisar telah berhasil melaksanakan tindakan preventif berupa pemberian fissure sealantKegiatan pengabdian masyarakat di Posyandu Anyelir Kelurahan Tode Kisar telah berhasil melaksanakan tindakan preventif berupa pemberian fissure sealant
AHMAREDUCAHMAREDUC Penelitian terkini mengenai dampak pandemi pada kebiasaan untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut masih terbatas. Sejak pandemi COVID-19 orang dua kaliPenelitian terkini mengenai dampak pandemi pada kebiasaan untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut masih terbatas. Sejak pandemi COVID-19 orang dua kali
AHMAREDUCAHMAREDUC Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah edukasi masyarakat, pelatihan kader dan pendampingan agar ibu ibu yang mempunyai balita bisa sebagai contohTujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah edukasi masyarakat, pelatihan kader dan pendampingan agar ibu ibu yang mempunyai balita bisa sebagai contoh
UNISAYOGYAUNISAYOGYA Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa 55,1% responden mengalami kejadian karies gigi. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa faktor risiko yangHasil analisis univariat menunjukkan bahwa 55,1% responden mengalami kejadian karies gigi. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa faktor risiko yang
Useful /
UMPUMP Data yang dikumpulkan meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, melibatkan Ibu N, seorang ibu nifas berusia 27 tahun pada hari ke-7 setelah melahirkan,Data yang dikumpulkan meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, melibatkan Ibu N, seorang ibu nifas berusia 27 tahun pada hari ke-7 setelah melahirkan,
UMPUMP Subskala “Family as Caring memperoleh skor rata‑rata tertinggi, sedangkan subskala “Communication memperoleh skor terendah. Analisis statistik mengungkapkanSubskala “Family as Caring memperoleh skor rata‑rata tertinggi, sedangkan subskala “Communication memperoleh skor terendah. Analisis statistik mengungkapkan
KARYAKESEHATANKARYAKESEHATAN Abstrak. Penyakit gastroesophageal reflux (GERD) adalah kondisi pencernaan yang berlangsung lama. Penyakit ini terkait dengan gaya hidup dan mudah kambuhAbstrak. Penyakit gastroesophageal reflux (GERD) adalah kondisi pencernaan yang berlangsung lama. Penyakit ini terkait dengan gaya hidup dan mudah kambuh
HKBPHKBP Untuk mengetahui keunggulan stainless steel sebagai bahan konstruksi, penelitian mengenai korosi lokal pada stainless steel dilakukan dengan menggunakanUntuk mengetahui keunggulan stainless steel sebagai bahan konstruksi, penelitian mengenai korosi lokal pada stainless steel dilakukan dengan menggunakan