UNISKAUNISKA

Hilirisasi (Journal of Economic & Management)Hilirisasi (Journal of Economic & Management)

Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Untuk menganalisis peran dokter gigi dalam penurunan pravalensi stunting di Kabupaten Nganjuk. 2) Untuk menganalisis faktor pendorong dan faktor penghambat manajemen sumber daya manusia untuk meningkatkan peran dokter gigi dalam penurunan pravalensi stunting di Kabupaten Nganjuk. 3) Untuk menganalisis manajemen sumber daya manusia untuk untuk meningkatkan peran dokter gigi dalam penurunan pravalensi stunting di Kabupaten Nganjuk. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Peneliti sebagai pengamat berperan serta berpatisipasi, artinya dalam proses pengumpulan data peneliti mengadakan pengamatan dan mendengarkan secermat mungkin sampai pada sekecil-kecilnya. Sumber data ada dua data primer yang meliputi : observasi, wawancara dan sumber data sekunder : membaca, meneliti, memahami, membaca buku-buku managemen sumber daya manusia. Dalam penelitian ini prosedur pengumpulan data melakukan pengamatan (observasi). Hasil penelitian menunjukkan Manajemen sumber daya manusia berperan dalam meningkatkan peran dokter gigi dengan fokus pada kerjasama lintas sektor, membangun komitmen, dan meningkatkan kapasitas dokter gigi melalui pelatihan dan edukasi multidisipliner. Ketiga faktor ini berkontribusi signifikan terhadap penurunan prevalensi stunting.

Dokter gigi memiliki peran penting dalam penurunan prevalensi stunting di Kabupaten Nganjuk melalui pemeriksaan gigi rutin, edukasi kesehatan mulut, dan bantuan sosial.Manajemen sumber daya manusia (SDM) meningkatkan peran dokter gigi dengan kerjasama lintas sektor, komitmen, dan pelatihan multidisipliner.Meski demikian, faktor penghambat seperti rendahnya kesadaran masyarakat dan keterbatasan fasilitas menjadi tantangan, sehingga perlu sinergi lintas sektor untuk mengoptimalkan peran dokter gigi dalam penurunan stunting.

Peneliti dapat meneliti efektivitas teknologi seperti aplikasi digital dalam menjangkau masyarakat terpencil untuk meningkatkan kesadaran tentang kesehatan gigi dan gizi. Selanjutnya, evaluasi kebijakan pemerintah dalam mendukung akses layanan kesehatan gigi bisa memberikan wawasan untuk perbaikan kebijakan. Studi perbandingan antar daerah dapat mengidentifikasi strategi terbaik dalam koordinasi lintas sektor untuk penurunan stunting. Penelitian juga perlu mempertimbangkan dampak edukasi berbasis kebudayaan lokal terhadap peningkatan partisipasi masyarakat dalam program pencegahan stunting. Analisis terhadap peran media sosial dalam menyebarkan informasi tentang hubungan kesehatan gigi dan gizi anak merupakan arah studi yang layak diteliti. Studi kuantitatif tentang korelasi antara akses layanan kesehatan gigi dan angka stunting di berbagai wilayah dapat memberikan data empiris untuk kebijakan publik.

  1. #daya manusia#daya manusia
  2. #sumber daya manusia#sumber daya manusia
Read online
File size159.26 KB
Pages6
Short Linkhttps://juris.id/p-322
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test