STAITARUNASTAITARUNA
Jurnal KeislamanJurnal KeislamanPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi, tantangan, dan solusi yang dilakukan oleh guru PAI dalam menerapkan pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran SKI, serta menganalisis peran profesionalisme guru dalam aspek kompetensi pedagogik, sosial, kepribadian, dan profesional, berperan dalam mendukung keberhasilan implementasi pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran SKI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini diperoleh dari berbagai sumber yang dikategorikan menjadi sumber primer (data yang diperoleh langsung dari referensi asli) dan sekunder (data yang diperoleh dari sumber tidak langsung) serta menggunakan metode kualitatif deskriptif dalam menganalisis data. Berdasarkan hasil dan pembahasan yang telah diuraikan, bahwa profesionalisme guru PAI sangat berpengaruh terhadap keberhasilan implementasi pembelajaran berdiferensiasi dalam mata pelajaran SKI di Madrasah Ibtidaiyah.
Profesionalisme guru PAI secara signifikan berperan dalam keberhasilan pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran SKI.Guru dengan kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional yang tinggi mampu menyesuaikan konten, proses, dan produk pembelajaran untuk memenuhi kebutuhan belajar individu.Penekanan pada pendekatan fleksibel, kontekstual, dan menyenangkan memperkuat nilai dan sejarah dalam pelibatan siswa, sehingga hasil belajar mencapai tujuan secara optimal.
Melakukan peneliti kualitatif guna mengukur persepsi siswa terhadap metode pembelajaran berdiferensiasi guna memperoleh visibilitas kebutuhan belajar yang lebih spesifik.. Melakukan eksperimen komparatif antara guru yang menerima pelatihan profesionalisme terintegrasi dengan guru tanpa pelatihan, guna mengukur dampak peningkatan kompetensi terhadap efektivitas pendiferensiasi.. Mengembangkan modul digital interaktif yang menyisipkan elemen historis dan nilai Islam, sehingga guru dapat menyesuaikan konten secara cepat dan menarik serta memperluas sarana pembelajaran yang adaptif.. Merekomendasikan nilai, kemampuan, dan hasil belajar siswa setelah menerapkan kerja langgeng pada pembelajaran berdiferensiasi, lalu mengevaluasi keefektifan pendekatan.. Mendorong kolaborasi antara guru, tenaga pendidik, dan pengembang teknologi pendidikan di tingkat sekolah untuk memperluas sumber daya dan meningkatkan kualitas pelaksanaan diferensiasi.. Mengadakan pelatihan rutin bagi guru PAI terkait penggunaan media digital serta strategi diferensiasi konten, proses, dan produk, pada kurikulum merdeka.. Mengimplementasikan sistem umpan balik berkelanjutan antara guru dan siswa yang memanfaatkan sistem tutor online untuk penyesuaian pembelajaran instan.. Mendorong partisipasi orang tua dalam memahami tujuan pembelajaran berdiferensiasi, sehingga dapat menciptakan dukungan positif di rumah.. Mengidentifikasi batasan sumber daya yang restrictif, dan membiasakan pengelolaan waktu dan materi untuk memaksimalkan efisiensi pendiferensiasi.. Mendorong pengembangan kebijakan sekolah secara berkelanjutan bagi peningkatan profesionalisme guru PAI, termasuk kebijakan bagi pengembangan konten dan asesmen berbasis diferensiasi.
- Profesionalisme Guru PAI dalam Pembelajaran Berdiferensiasi pada Mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam... doi.org/10.54298/jk.v8i2.489Profesionalisme Guru PAI dalam Pembelajaran Berdiferensiasi pada Mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam doi 10 54298 jk v8i2 489
- KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU MATA PELAJARAN SEJARAH DI SMA ISLAM AL-FALAH KOTA JAMBI | Anggraini | Istoria:... doi.org/10.33087/istoria.v4i1.73KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU MATA PELAJARAN SEJARAH DI SMA ISLAM AL FALAH KOTA JAMBI Anggraini Istoria doi 10 33087 istoria v4i1 73
- MEMBANGUN WAWASAN SEJARAH LOKAL SISWA DENGAN PENGUATAN SCAFFOLDING DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH | Diakronika.... doi.org/10.24036/diakronika/vol17-iss1/15MEMBANGUN WAWASAN SEJARAH LOKAL SISWA DENGAN PENGUATAN SCAFFOLDING DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH Diakronika doi 10 24036 diakronika vol17 iss1 15
- PENERAPAN KOMPETENSI KEPRIBADIAN GURU PAI | Solong | TA'DIBUNA: Jurnal Pendidikan Agama Islam. penerapan... jurnal.unissula.ac.id/index.php/tadibuna/article/view/12557PENERAPAN KOMPETENSI KEPRIBADIAN GURU PAI Solong TADIBUNA Jurnal Pendidikan Agama Islam penerapan jurnal unissula ac index php tadibuna article view 12557
| File size | 869.41 KB |
| Pages | 26 |
| DMCA | Report |
Related /
UM SURABAYAUM SURABAYA Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data penelitian yang dilakukan, disimpulkan bahwa dalam penelitian ini diperoleh bahwa perencanaan pembelajaranBerdasarkan hasil penelitian dan analisis data penelitian yang dilakukan, disimpulkan bahwa dalam penelitian ini diperoleh bahwa perencanaan pembelajaran
STIT ALKIFAYAHRIAUSTIT ALKIFAYAHRIAU Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kompetensi mahasiswa PGPAUD Universitas Pendidikan Indonesia selama mengikuti Program PenguatanPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kompetensi mahasiswa PGPAUD Universitas Pendidikan Indonesia selama mengikuti Program Penguatan
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Responden penelitian ini adalah sebanyak 22 guru bahasa Inggris. Adapun analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitianResponden penelitian ini adalah sebanyak 22 guru bahasa Inggris. Adapun analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian
JIPEDJIPED Peran guru sangat dibutuhkan untuk mendisiplinkan siswa dimana harus dimulai dengan pribadi guru yang disiplin. Tugas guru tidak hanya sebatas menyampaikanPeran guru sangat dibutuhkan untuk mendisiplinkan siswa dimana harus dimulai dengan pribadi guru yang disiplin. Tugas guru tidak hanya sebatas menyampaikan
IAI MBIMAIAI MBIMA Artikel ini menggambarkan dampak positif dari program pelatihan keterampilan teknologi terhadap UMKM, fokus utama dalam menghadapi transformasi digital.Artikel ini menggambarkan dampak positif dari program pelatihan keterampilan teknologi terhadap UMKM, fokus utama dalam menghadapi transformasi digital.
STIEPARISTIEPARI Penelitian ini membahas dan kendala yang dihadapi guru PAI di sekolah tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulanPenelitian ini membahas dan kendala yang dihadapi guru PAI di sekolah tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan
STKIP JBSTKIP JB Indikator keberhasilan dari kegiatan bahwa hasil angket lebih dari 70%. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa guru-guru sangat tertarik dengan model ceritaIndikator keberhasilan dari kegiatan bahwa hasil angket lebih dari 70%. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa guru-guru sangat tertarik dengan model cerita
UINMYBATUSANGKARUINMYBATUSANGKAR Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini dimulai dari reduksiTeknik pengumpulan data pada penelitian ini dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini dimulai dari reduksi
Useful /
STKIP JBSTKIP JB Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui. Penelitian dalam artikel ini dirancang dengan menggunakan metode kualitatif dimana peneliti menyajikanTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui. Penelitian dalam artikel ini dirancang dengan menggunakan metode kualitatif dimana peneliti menyajikan
STKIP JBSTKIP JB Permasalahan tersebut membuat siswa kesulitan dalam memvisualisasikan bentuk kubus dan balok ini dikarenakan siswa SD masih berada pada tahap operasionalPermasalahan tersebut membuat siswa kesulitan dalam memvisualisasikan bentuk kubus dan balok ini dikarenakan siswa SD masih berada pada tahap operasional
UINMYBATUSANGKARUINMYBATUSANGKAR Teknik analisis data dalam penelitian ini dimulai dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data pada penelitian ini menggunakanTeknik analisis data dalam penelitian ini dimulai dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data pada penelitian ini menggunakan
TAJDIDUKASITAJDIDUKASI Pada akhir siklus pertama artinya terjadi peningkatan kedisiplinan kehadiran guru menjadi 84,1%. Selanjutnya dilakukan siklus kedua yaitu pemberian rewardPada akhir siklus pertama artinya terjadi peningkatan kedisiplinan kehadiran guru menjadi 84,1%. Selanjutnya dilakukan siklus kedua yaitu pemberian reward