SEMBILANPEMUDASEMBILANPEMUDA
Journal of Innovation in Teaching and Instructional MediaJournal of Innovation in Teaching and Instructional MediaPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui di SD Negeri 104 Palembang. Jenis penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif untuk melihat pengaruh variabel supervisi kepala sekolah terhadap variabel kompetensi pedagogik guru melalui pengujian hipotesis. Penelitian ini menggunakan kuesioner yang relevan dengan kedua variabel sebagai alat pengumpul data yang didistribusikan kepada 28 responden dari SD Negeri 104 Palembang. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, terdapat pengaruh positif dan signifikan supervisi kepala sekolah terhadap kompetensi pedagogik guru di SD Negeri 104 Palembang.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara supervisi kepala sekolah terhadap kompetensi pedagogik guru di SD Negeri 104 Palembang.7%, menunjukkan bahwa semakin baik supervisi kepala sekolah, semakin meningkat pula kompetensi pedagogik guru.Hal ini mengindikasikan pentingnya peran supervisi kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah.
Penelitian selanjutnya dapat difokuskan pada identifikasi model supervisi kepala sekolah yang paling efektif dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru, dengan mempertimbangkan karakteristik unik sekolah dan guru. Selain itu, perlu dilakukan studi mendalam mengenai faktor-faktor lain yang memengaruhi kompetensi pedagogik guru, seperti motivasi diri, pelatihan berkelanjutan, dan dukungan dari rekan sejawat. Terakhir, penelitian dapat menginvestigasi dampak peningkatan kompetensi pedagogik guru terhadap kualitas pembelajaran dan prestasi akademik siswa, untuk memberikan bukti empiris yang lebih kuat mengenai pentingnya supervisi kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan secara keseluruhan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan praktik supervisi yang lebih efektif dan berkelanjutan di sekolah-sekolah.
| File size | 131.54 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
JOURNALFKIPUNIVERSITASBOSOWAJOURNALFKIPUNIVERSITASBOSOWA Perencanaan supervisi pendidikan di UPT SPF SD Inpres Minasa Upa menunjukkan praktik komunikasi partisipatif dan koordinatif. Namun, masih diperlukan peningkatanPerencanaan supervisi pendidikan di UPT SPF SD Inpres Minasa Upa menunjukkan praktik komunikasi partisipatif dan koordinatif. Namun, masih diperlukan peningkatan
STIT AL ITTIHADIYAHLABURASTIT AL ITTIHADIYAHLABURA Dengan demikian, supervisi pendidikan di madrasah perlu diarahkan pada paradigma pembinaan yang partisipatif dan spiritual, bukan sekadar evaluatif. KebaruanDengan demikian, supervisi pendidikan di madrasah perlu diarahkan pada paradigma pembinaan yang partisipatif dan spiritual, bukan sekadar evaluatif. Kebaruan
JOURNAL GEHUJOURNAL GEHU Temuan ini memiliki implikasi praktis bagi para pemimpin sekolah dalam merancang strategi supervisi yang adaptif dan berkelanjutan untuk mendukung transformasiTemuan ini memiliki implikasi praktis bagi para pemimpin sekolah dalam merancang strategi supervisi yang adaptif dan berkelanjutan untuk mendukung transformasi
ALFARABIALFARABI Supervisi akademik berperan penting dalam memastikan guru mampu menerapkan pembelajaran berdiferensiasi, asesmen formatif, dan strategi pembelajaran berpusatSupervisi akademik berperan penting dalam memastikan guru mampu menerapkan pembelajaran berdiferensiasi, asesmen formatif, dan strategi pembelajaran berpusat
FIP UNGFIP UNG Penelitian ini menemukan bahwa pengembangan profesionalisme guru di SLBS YPAB Mare menunjukkan implementasi sembilan dari tiga belas program pengembangan,Penelitian ini menemukan bahwa pengembangan profesionalisme guru di SLBS YPAB Mare menunjukkan implementasi sembilan dari tiga belas program pengembangan,
FIP UNGFIP UNG Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepala madrasah memiliki peran penting dalam pengembangan bakat peserta didik secara sistematis dan berkelanjutan. TemuanPenelitian ini menyimpulkan bahwa kepala madrasah memiliki peran penting dalam pengembangan bakat peserta didik secara sistematis dan berkelanjutan. Temuan
JPTAMJPTAM hasil penelitian yaitu adanya penyelenggaraan rapat sebulan sekali untuk membahas perkembangan guru dan siswa disekolah, evaluasi tentang perkembanaganhasil penelitian yaitu adanya penyelenggaraan rapat sebulan sekali untuk membahas perkembangan guru dan siswa disekolah, evaluasi tentang perkembanagan
FTKJOURNAL UINMATARAMFTKJOURNAL UINMATARAM KEPEMIMPINAN KEPALA MADRASAH DALAM MENINGKATKAN PELAKSANAAN PROSES PEMBELAJARAN DI MTS DARUL QURAN BENGKEL TAHUN PELAJARAN 2017/2018. Adapun kendala-kendalaKEPEMIMPINAN KEPALA MADRASAH DALAM MENINGKATKAN PELAKSANAAN PROSES PEMBELAJARAN DI MTS DARUL QURAN BENGKEL TAHUN PELAJARAN 2017/2018. Adapun kendala-kendala
Useful /
JOURNALFKIPUNIVERSITASBOSOWAJOURNALFKIPUNIVERSITASBOSOWA Pendidikan karakter adalah tanggungjawab setiap anak bangsa, tidak hanya lelaki tetapi juga perempuan, namun perempuan memiliki posisi strategis dalamPendidikan karakter adalah tanggungjawab setiap anak bangsa, tidak hanya lelaki tetapi juga perempuan, namun perempuan memiliki posisi strategis dalam
JOURNALFKIPUNIVERSITASBOSOWAJOURNALFKIPUNIVERSITASBOSOWA Namun, tantangan seperti rendahnya partisipasi orang tua, perbedaan pola asuh, serta kurangnya kemampuan literasi digital di kalangan orang tua maupunNamun, tantangan seperti rendahnya partisipasi orang tua, perbedaan pola asuh, serta kurangnya kemampuan literasi digital di kalangan orang tua maupun
UNIDAUNIDA Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik peternak sapi potong di koridor jalan Jawa Bagian Selatan. Penelitian menggunakan metodePenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik peternak sapi potong di koridor jalan Jawa Bagian Selatan. Penelitian menggunakan metode
UNIDAUNIDA Hasil menunjukkan bahwa sisa ekstraksi karaginan mengandung karbohidrat sebagai karaginan yang tidak terekstraksi sebesar 5,01%, hemiselulosa 7,12%, selulosaHasil menunjukkan bahwa sisa ekstraksi karaginan mengandung karbohidrat sebagai karaginan yang tidak terekstraksi sebesar 5,01%, hemiselulosa 7,12%, selulosa