FIP UNGFIP UNG
PEDAGOGIKAPEDAGOGIKAPenelitian ini mengkaji tentang Pengembangan Profesionalisme Guru (Studi Kasus Pada SLBS YPAB Mare dan SLBS Amanah). Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan gambaran pengembangan profesionalisme guru dan menganalisis faktor pendukung dan penghambat pengembangan profesionalisme guru di Sekolah Luar Biasa (SLB) Kabupaten Bone, khususnya di SLBS YPAB Mare dan SLBS Amanah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan kepala sekolah, guru, dan staf administrasi sebagai informan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian pada SLBS YPAB Mare Kabupaten Bone menunjukkan bahwa dari ke tiga belas bentuk program pengembangan profesionalisme guru hanya ada sembilan program yang berjalanan dengan baik, sementara untuk program peningkatan kualifikasi guru atau program studi lanjut, program supervisi pendidikan program tradisional lainnya masih terbatas. SLBS Amanah Kabupaten Bone menunjukkan ada dua belas program pengembangan profesionalisme yang berjalan, baik yang bersifat modern maupun tradisional, meskipun menunjukkan antusiasme dalam program pengembangan profesionalisme, partisipasi guru dalam program magang dan studi banding masih terbatas. Faktor yang mendukung pengembangan profesionalisme guru di kedua SLB ini, yakni pelatihan khusus yang berkelanjutan, fasilitas dan sumber daya yang memadai (meskipun dengan beberapa keterbatasan), dukungan administratif dari manajemen sekolah, komunitas pembelajaran atau kelompok diskusi, motivasi dan penghargaan bagi guru, serta kurikulum yang dinamis. Penghambat pengembangan profesionalisme guru yakni minimnya dukungan finansial, keterbatasan pelatihan khusus yang relevan dengan kebutuhan guru SLB, kurangnya tenaga ahli dan pendamping, sarana dan prasarana yang masih kurang memadai, kendala administrasi yang tinggi, kebutuhan akan pengetahuan multidisiplin, kurangnya motivasi dan dukungan psikologis, kebijakan yang kurang mendukung pendidikan khusus, serta pandangan sosial dan apresiasi yang rendah terhadap profesi guru SLB.
Penelitian ini menemukan bahwa pengembangan profesionalisme guru di SLBS YPAB Mare menunjukkan implementasi sembilan dari tiga belas program pengembangan, sementara SLBS Amanah mengimplementasikan dua belas program.Terdapat faktor pendukung seperti pelatihan berkelanjutan dan dukungan administratif, namun juga faktor penghambat seperti keterbatasan finansial dan kurangnya tenaga ahli.Oleh karena itu, diperlukan peningkatan dukungan finansial, pelatihan yang relevan, dan tenaga ahli untuk mengoptimalkan pengembangan profesionalisme guru di SLB.
Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai efektivitas berbagai model pelatihan profesionalisme guru di SLB, dengan mempertimbangkan kebutuhan spesifik guru dan karakteristik peserta didik. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model supervisi yang lebih efektif dan berkelanjutan, yang melibatkan kolaborasi antara kepala sekolah, guru senior, dan ahli pendidikan khusus. Ketiga, penting untuk menginvestigasi dampak kebijakan pendidikan terhadap pengembangan profesionalisme guru SLB, termasuk analisis terhadap alokasi anggaran, ketersediaan fasilitas, dan dukungan administratif. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan inklusif dan kesejahteraan guru SLB, serta memberikan rekomendasi yang lebih komprehensif kepada pembuat kebijakan dan praktisi pendidikan.
| File size | 483.83 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
FIP UNGFIP UNG Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui tingkat kebutuhan pengembangan media e-book pembuatan Dangke, (2) mendesain media e-book pembuatan Dangke,Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui tingkat kebutuhan pengembangan media e-book pembuatan Dangke, (2) mendesain media e-book pembuatan Dangke,
UINMYBATUSANGKARUINMYBATUSANGKAR Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui studi pustaka (library research) dengan teknik analisis isi yang deskriptif-analitis dan historis.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui studi pustaka (library research) dengan teknik analisis isi yang deskriptif-analitis dan historis.
SALNESIASALNESIA Program ini berhasil meningkatkan kesadaran kesehatan masyarakat, memberdayakan tim pengelola lokal, serta memperbaiki perilaku hidup bersih dan sehatProgram ini berhasil meningkatkan kesadaran kesehatan masyarakat, memberdayakan tim pengelola lokal, serta memperbaiki perilaku hidup bersih dan sehat
RIVERSTUDIESRIVERSTUDIES Selain itu, program ini memfasilitasi pembelajaran organisasi dan perubahan pemangku kepentingan, dari implementasi CSR yang bersifat adaptif dan instrumentalSelain itu, program ini memfasilitasi pembelajaran organisasi dan perubahan pemangku kepentingan, dari implementasi CSR yang bersifat adaptif dan instrumental
UINMYBATUSANGKARUINMYBATUSANGKAR Pendekatan kualitatif digunakan dengan metode studi lapangan, yang meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Observasi dilakukan sebanyak lima kaliPendekatan kualitatif digunakan dengan metode studi lapangan, yang meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Observasi dilakukan sebanyak lima kali
FIP UNGFIP UNG Berdasarkan data tersebut, maka disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penerapan model discovery learning pada kemampuan pemecahan masalah matematika ditinjauBerdasarkan data tersebut, maka disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penerapan model discovery learning pada kemampuan pemecahan masalah matematika ditinjau
STIKES MAJAPAHITSTIKES MAJAPAHIT Penelitian ini menggunakan metode penelitian observasional dengan pendekatan survei analitik dan desain cross-sectional. Subjek penelitian adalah seluruhPenelitian ini menggunakan metode penelitian observasional dengan pendekatan survei analitik dan desain cross-sectional. Subjek penelitian adalah seluruh
UMAUMA Faktor utama yang menghambat keberhasilan program adalah sikap pelaksana yang kurang baik, termasuk pemotongan dana BLT di tingkat desa, serta keterampilanFaktor utama yang menghambat keberhasilan program adalah sikap pelaksana yang kurang baik, termasuk pemotongan dana BLT di tingkat desa, serta keterampilan
Useful /
SALNESIASALNESIA Kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dalam mengolah MP-ASI dengan bahan lokal dan diharapkan menjadi intervensi stuntingKegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dalam mengolah MP-ASI dengan bahan lokal dan diharapkan menjadi intervensi stunting
UNTAGUNTAG Temuan penelitian menunjukkan adanya ancaman kerusakan lingkungan laut, kawasan pesisir, dan dampak negatif terhadap ekonomi masyarakat lokal. Ke depannya,Temuan penelitian menunjukkan adanya ancaman kerusakan lingkungan laut, kawasan pesisir, dan dampak negatif terhadap ekonomi masyarakat lokal. Ke depannya,
UNWIDHAUNWIDHA Hasilnya adalah pembangunan sistem Jaringan Irigasi Air Tanah Sumur Dalam (JIAT-SD) dengan kualifikasi kedalaman sumur bor 80 meter, debit optimal 0,85Hasilnya adalah pembangunan sistem Jaringan Irigasi Air Tanah Sumur Dalam (JIAT-SD) dengan kualifikasi kedalaman sumur bor 80 meter, debit optimal 0,85
UNISUNIS Peneliti menggunakan tes siswa untuk mengumpulkan data melalui pre-test dan post-test. Hasil penelitian ini berupa perhitungan statistik dengan One-SamplePeneliti menggunakan tes siswa untuk mengumpulkan data melalui pre-test dan post-test. Hasil penelitian ini berupa perhitungan statistik dengan One-Sample