UNTAG SMDUNTAG SMD

MOTIVA JURNAL PSIKOLOGIMOTIVA JURNAL PSIKOLOGI

Bermain bagi anak usia dini memiliki banyak manfaat, dimana anak akan merasa bahagia ketika bermain. Selain itu bermain juga dapat membantu anak usia dini dalam mencapai perkembangannya secara maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas bermain “lego untuk meningkatkan perkembangan kognitif berpikir simbolik pada anak usia 4 – 5 tahun. Penelitian ini menggunakan metode Pre Experimental Design atau juga sering dikenal dengan Quasi Experiment. Subjek penelitian ini adalah anak-anak yang mengikuti kursus “lego di Robokidz Samarinda sebanyak 4 orang, dengan usia 4-5 tahun. Hasil penelitian menunjukkan jika bermain “lego tidak meningkatkan perkembangan kognitif berpikir simbolik (z = -1.857, p = 0.063) secara signifikan pada anak usia 4-5 tahun. Namun, modul di Robokidz mampu menjalankan fungsinya untuk meningkatkan perkembangan kognitif berpikir simbolik anak usia 4-5 tahun berdasarkan hasil observasi secara individual pada kelompok eksperimen.

Berdasarkan analisis data dan pembahasan yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa bermain “lego dalam penelitian ini tidak dapat meningkatkan perkembangan kognitif berpikir simbolik anak usia 4-5 tahun secara signifikan.Meskipun demikian, bermain “lego cukup mampu menjalankan fungsinya untuk meningkatkan perkembangan kognitif berpikir simbolik anak usia 4-5 tahun, yang ditunjukkan dengan meningkatnya skor observasi perkembangan kognitif berpikir simbolik pada subjek penelitian.Penelitian ini dapat dijadikan dasar ilmiah untuk kajian program bermain “lego dalam meningkatkan perkembangan kognitif berpikir simbolik anak usia dini.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan melibatkan jumlah subjek yang lebih besar dan kelompok kontrol untuk memperkuat validitas hasil penelitian. Kedua, penelitian dapat menggali lebih dalam mengenai aspek-aspek spesifik dari bermain “lego yang paling efektif dalam menstimulasi perkembangan kognitif, seperti jenis “lego yang digunakan, tingkat kesulitan, atau interaksi sosial selama bermain. Ketiga, penelitian dapat dilakukan dengan durasi intervensi yang lebih panjang untuk melihat dampak jangka panjang dari bermain “lego terhadap perkembangan kognitif anak. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai potensi bermain “lego sebagai media pembelajaran yang efektif dan menyenangkan bagi anak usia dini, serta memberikan rekomendasi yang lebih spesifik bagi para pendidik dan orang tua dalam memilih dan menggunakan “lego sebagai alat bantu pembelajaran.

Read online
File size675.07 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test