ARIPAFIARIPAFI
Jurnal Budi Pekerti Agama IslamJurnal Budi Pekerti Agama IslamPengembangan potensi, minat, dan bakat siswa merupakan bagian penting dalam mewujudkan pendidikan yang holistik dan adaptif sesuai dengan kebutuhan zaman. MTsN 1 Langkat sebagai salah satu madrasah negeri terkemuka di Sumatra Utara telah mengembangkan berbagai program inovatif di bidang ekstrakurikuler sebagai bentuk pelaksanaan pengembangan bakat siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bentuk inovasi program bakat yang diterapkan, mekanisme pelaksanaannya, serta output, outcome, dan dampak yang dihasilkan terhadap perkembangan siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil studi menunjukkan bahwa program bakat yang dikelola oleh OSIM dan dibimbing oleh guru kompeten mencakup bidang seni, olahraga, keagamaan, bahasa, dan olimpiade akademik. Program ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan disiplin, kepercayaan diri, dan prestasi siswa, serta memperkuat citra madrasah di mata publik. Namun, ditemukan kelemahan pada sistem evaluasi yang masih berfokus pada indikator kuantitatif, sehingga diperlukan pengembangan instrumen yang mampu mengukur aspek kualitatif secara komprehensif. Studi ini merekomendasikan pentingnya evaluasi berbasis karakter dan potensi dalam keberlanjutan program bakat madrasah.
Penelitian kualitatif di MTsN 1 Langkat menunjukkan bahwa inovasi program bakat siswa telah dilaksanakan secara terarah dan strategis melalui beragam kegiatan ekstrakurikuler yang disesuaikan dengan minat serta potensial siswa.Program tersebut tidak hanya menambah kegiatan di luar jam pelajaran, melainkan menjadi bagian integral dalam pembentukan karakter, pengembangan keterampilan, dan peningkatan prestasi non‑akademik, yang tercermin dalam peningkatan disiplin, kepercayaan diri, prestasi siswa, serta rasa memiliki terhadap madrasah, sekaligus memperkuat citra institusi di mata publik.Namun, masih belum terdapat sistem evaluasi komprehensif yang mengukur dampak program secara kualitatif, seperti sikap, motivasi, dan nilai karakter siswa, karena penilaian masih terbatas pada indikator kuantitatif berupa penghargaan dan prestasi kompetisi.
Penelitian selanjutnya dapat mengembangkan dan memvalidasi instrumen penilaian kualitatif yang mampu mengukur perkembangan karakter, motivasi, dan nilai-nilai karakter siswa dalam program bakat, sehingga memberikan gambaran yang lebih lengkap dibandingkan indikator kuantitatif tradisional. Selanjutnya, perlu dilakukan studi eksperimental untuk mengevaluasi pengaruh pelatihan profesional berkelanjutan bagi pembina OSIM dan guru ekstrakurikuler terhadap peningkatan hasil belajar, disiplin, dan kepuasan siswa, dengan membandingkan kelompok yang menerima pelatihan intensif dan yang tidak. Selain itu, penelitian kualitatif longitudinal dapat meneliti model kemitraan antara madrasah, lembaga kesehatan masyarakat, BKKBN, serta komunitas seni dan sains dalam memperluas pengalaman nyata bagi siswa, serta mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang berkontribusi pada keberhasilan pengembangan bakat dan integrasi nilai sosial dalam konteks lokal.
| File size | 965.83 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
IBNUSINAPUBLISHERIBNUSINAPUBLISHER Sementara itu, faktor penghambat muncul dari perbedaan kemampuan awal santri, kebiasaan rumah yang belum sesuai standar thaharah, usia psikologis yangSementara itu, faktor penghambat muncul dari perbedaan kemampuan awal santri, kebiasaan rumah yang belum sesuai standar thaharah, usia psikologis yang
IBNUSINAPUBLISHERIBNUSINAPUBLISHER Oleh karena itu, penelitian merekomendasikan PAI mengadopsi kerangka SEL sebagai jembatan metodologis untuk menerjemahkan nilai‑nilai Akhlak ke dalamOleh karena itu, penelitian merekomendasikan PAI mengadopsi kerangka SEL sebagai jembatan metodologis untuk menerjemahkan nilai‑nilai Akhlak ke dalam
EDUPARTNEREDUPARTNER Dengan pendekatan aktif berupa asesmen, konseling pribadi, dan keterlibatan orang tua, guru BK mampu membimbing siswa memilih pilihan yang sesuai denganDengan pendekatan aktif berupa asesmen, konseling pribadi, dan keterlibatan orang tua, guru BK mampu membimbing siswa memilih pilihan yang sesuai dengan
IAIQHIAIQH Hal ini menunjukan masih kurangnya siswa yang mampu menumbuhkan keterampilan literasi sains didalam proses pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam. KemampuanHal ini menunjukan masih kurangnya siswa yang mampu menumbuhkan keterampilan literasi sains didalam proses pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam. Kemampuan
NINETYJOURNALNINETYJOURNAL Sekolah menengah kejuruan (SMK) Merupakan jenjang sekolah setingkat Sma yang orientasinya lebih ke arah melatih dan membekali siswa agar siap untuk memasukiSekolah menengah kejuruan (SMK) Merupakan jenjang sekolah setingkat Sma yang orientasinya lebih ke arah melatih dan membekali siswa agar siap untuk memasuki
UIN SUSKAUIN SUSKA Penelitian menggunakan pendekatan Design-Based Research (DBR) dengan model Reeves yang terdiri dari empat tahap: identifikasi masalah, desain, iterasi,Penelitian menggunakan pendekatan Design-Based Research (DBR) dengan model Reeves yang terdiri dari empat tahap: identifikasi masalah, desain, iterasi,
STAITTDSTAITTD Pendampingan ini bertujuan untuk mendukung pengembangan bakat siswa dalam olahraga futsal di SMP Negeri 25 Padang dengan menggunakan metode ParticipatoryPendampingan ini bertujuan untuk mendukung pengembangan bakat siswa dalam olahraga futsal di SMP Negeri 25 Padang dengan menggunakan metode Participatory
PIPI Tenaga pengajar pada SLB (Sekolah Luar Biasa) Negeri Pembina Pekanbaru mengalami keterbatasan dalam menentukan kelas pada anak berkebutuhan khusus. PenelitianTenaga pengajar pada SLB (Sekolah Luar Biasa) Negeri Pembina Pekanbaru mengalami keterbatasan dalam menentukan kelas pada anak berkebutuhan khusus. Penelitian
Useful /
UIN SUSKAUIN SUSKA Penelitian lanjutan disarankan untuk mengembangkan strategi yang meningkatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi guna menutup kesenjangan kompetensiPenelitian lanjutan disarankan untuk mengembangkan strategi yang meningkatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi guna menutup kesenjangan kompetensi
NINETYJOURNALNINETYJOURNAL Pada klasifikasi biner (Politik vs Non-Politik), model mencapai akurasi sempurna 100% dengan MSE dan RMSE 0,00. Visualisasi fitur mengonfirmasi bahwa modelPada klasifikasi biner (Politik vs Non-Politik), model mencapai akurasi sempurna 100% dengan MSE dan RMSE 0,00. Visualisasi fitur mengonfirmasi bahwa model
NINETYJOURNALNINETYJOURNAL Dari hasil penelitian yang sudah dilakukan, dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut. Hasil dari pendeteksian buah buahan pada kelas apple, banana, danDari hasil penelitian yang sudah dilakukan, dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut. Hasil dari pendeteksian buah buahan pada kelas apple, banana, dan
NINETYJOURNALNINETYJOURNAL Sistem pakar ini dapat membantu memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai penyakit ISPA seperti gejala, penyebab, dan solusi. Dengan adanya aplikasiSistem pakar ini dapat membantu memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai penyakit ISPA seperti gejala, penyebab, dan solusi. Dengan adanya aplikasi