ANNPUBLISHERANNPUBLISHER

Jurnal EkuisciJurnal Ekuisci

Latar Belakang. Kualitas audit yang baik mencerminkan tingkat kepercayaan bahwa laporan keuangan bebas dari salah saji material, baik yang disebabkan oleh kesalahan atau kecurangan. Ketika kualitas audit rendah, misalnya karena auditor tidak independen, masa jabatan terlalu lama tanpa rotasi, atau biaya audit terlalu tinggi, menciptakan konflik kepentingan, risiko untuk tidak mendeteksi kecurangan meningkat. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap peran strategis komite audit dalam meningkatkan kualitas audit melalui analisis hubungan antara biaya, masa jabatan, dan rotasi auditor terhadap kualitas audit. Dengan pendekatan kuantitatif dan bantuan perangkat lunak AMOS, serta teknik Analisis Jalur, penelitian ini bertujuan untuk memetakan secara empiris hubungan struktural antara variabel-variabel ini dalam kerangka tata kelola dan ketergantungan sumber daya. Metode. Dalam melakukan penelitian ini, penulis memilih lokasi penelitian di perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia untuk periode 2018-2021. Dalam hal jenis, penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Data dalam bentuk angka dikumpulkan melalui akses ke situs web Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan verifikasi. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis jalur, menggunakan perangkat lunak AMOS (Analysis of Moment Structures). Hasil. Berdasarkan hasil pengujian model, ditemukan bahwa hanya biaya audit yang memengaruhi komite audit. Tidak adanya pengaruh biaya audit terhadap kualitas audit di perusahaan dapat disebabkan oleh tingkat profesionalisme kantor akuntan publik, yang terus mempertahankan kualitas audit yang optimal, terlepas dari jumlah biaya yang diterima. Sebaliknya, variabel masa jabatan dan rotasi auditor dalam penelitian ini tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap komite audit, yang mengindikasikan bahwa kedua variabel ini mungkin belum menjadi faktor utama yang dipertimbangkan oleh komite audit dalam praktik pengawasannya, atau bahwa pengaruhnya lebih tidak langsung dan membutuhkan waktu lebih lama untuk diamati. Kesimpulan. Berdasarkan hasil pengujian yang diperoleh, ditemukan bahwa: (1) Hanya biaya audit yang memengaruhi komite audit, (2) Berdasarkan hasil pengujian regresi, ditemukan bahwa FA memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap KOM_AUDIT dengan nilai estimasi -0,090, kesalahan standar 0,019, rasio kritis -4,729, dan tingkat signifikansi p < 0,001. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan FA akan menyebabkan penurunan Komite Audit (3) Secara umum, temuan ini mengonfirmasi bahwa dalam model ini, faktor FA memiliki peran penting dalam memengaruhi Komite Audit. Pada saat yang sama, aspek lain belum menunjukkan hubungan yang signifikan. Hasil ini menyiratkan bahwa upaya untuk meningkatkan atau mengubah FA perlu lebih diperhatikan untuk meningkatkan atau mempertahankan kualitas audit. (4) Dalam penelitian ini, ditemukan bahwa biaya audit memengaruhi komite audit tetapi tidak memengaruhi kualitas audit perusahaan manufaktur. Hasil ini selaras dengan prinsip Teori Ketergantungan Sumber Daya, di mana perusahaan, melalui komite audit, berusaha untuk mengelola hubungannya dengan auditor eksternal sebagai penyedia layanan audit untuk mengamankan sumber daya penting: layanan audit berkualitas.

Penelitian ini menemukan bahwa hanya biaya audit yang berpengaruh signifikan terhadap komite audit.Peningkatan biaya audit cenderung menurunkan kinerja komite audit.Namun, biaya audit tidak secara langsung memengaruhi kualitas audit perusahaan manufaktur.Temuan ini mendukung Teori Ketergantungan Sumber Daya, yang menekankan bahwa perusahaan mengelola hubungan dengan auditor eksternal untuk memastikan kualitas layanan audit.

Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada analisis mendalam mengenai faktor-faktor lain yang memengaruhi efektivitas komite audit, seperti karakteristik anggota komite audit (misalnya, keahlian akuntansi, pengalaman industri) dan dinamika internal komite audit (misalnya, frekuensi pertemuan, kualitas diskusi). Selain itu, penelitian dapat memperluas cakupan dengan menginvestigasi pengaruh budaya organisasi dan tekanan regulasi terhadap peran komite audit dalam menjaga kualitas audit. Terakhir, studi longitudinal yang melacak perubahan dalam praktik audit dan kinerja komite audit dari waktu ke waktu dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif mengenai hubungan sebab-akibat antara variabel-variabel yang terlibat. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi yang lebih spesifik dan relevan bagi perusahaan, regulator, dan pemangku kepentingan lainnya dalam upaya meningkatkan kualitas audit dan tata kelola perusahaan secara keseluruhan. Dengan memahami secara lebih mendalam faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas komite audit, kita dapat merancang mekanisme pengawasan yang lebih kuat dan memastikan bahwa laporan keuangan perusahaan dapat diandalkan dan akuntabel.

  1. Effects of audit committee chair characteristics on auditor choice, audit fee and audit quality - Azizkhani... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/acfi.13058Effects of audit committee chair characteristics on auditor choice audit fee and audit quality Azizkhani onlinelibrary wiley doi 10 1111 acfi 13058
  2. Full article: Impact of audit tenure and audit rotation on the audit quality: Big 4 vs non big 4. full... doi.org/10.1080/23322039.2021.1901395Full article Impact of audit tenure and audit rotation on the audit quality Big 4 vs non big 4 full doi 10 1080 23322039 2021 1901395
  3. Resource Dependence Theory: A Review - Amy J. Hillman, Michael C. Withers, Brian J. Collins, 2009. resource... journals.sagepub.com/doi/10.1177/0149206309343469Resource Dependence Theory A Review Amy J Hillman Michael C Withers Brian J Collins 2009 resource journals sagepub doi 10 1177 0149206309343469
  4. The Audit Committee Oversight Process* - Beasley - 2009 - Contemporary Accounting Research - Wiley Online... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1506/car.26.1.3The Audit Committee Oversight Process Beasley 2009 Contemporary Accounting Research Wiley Online onlinelibrary wiley doi 10 1506 car 26 1 3
  1. #audit tata kelola#audit tata kelola
  2. #audit quality#audit quality
Read online
File size523.39 KB
Pages13
Short Linkhttps://juris.id/p-3o8
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test