NUSAMANDIRINUSAMANDIRI

Jurnal AbdiMas Nusa MandiriJurnal AbdiMas Nusa Mandiri

Pendidikan anak usia dini di Kabupaten Kotawaringin Timur masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam pengelolaan sarana dan prasarana. Banyak taman kanak-kanak dan kelompok bermain yang belum memiliki fasilitas memadai, seperti ruang kelas interaktif dan area bermain luar ruangan, sehingga menghambat kreativitas serta eksplorasi anak. Kondisi ini menuntut guru untuk lebih inovatif dalam memanfaatkan sumber daya yang terbatas agar pembelajaran tetap bermakna. Untuk menjawab permasalahan tersebut, dilaksanakan program pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru dalam mengoptimalkan sarana prasarana sekolah guna mendukung pembelajaran berkelanjutan. Program ini difokuskan pada strategi pemanfaatan fasilitas terbatas, penguatan kolaborasi dengan orang tua, pemanfaatan media sosial, serta penerapan hortikultura sebagai bagian dari lingkungan belajar. Metode pelatihan yang digunakan bersifat interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, dan praktik langsung. Kegiatan diikuti oleh 94 peserta dari 47 satuan pendidikan yang direkrut melalui kerja sama dengan Himpaudi Kotim, IGRA, dan PKG Markisa. Hasil menunjukkan bahwa guru memperoleh wawasan baru dalam memaksimalkan fasilitas yang ada, memperkuat komunikasi dengan orang tua melalui Instagram dan WhatsApp, serta menerapkan hortikultura sebagai media belajar yang menarik. Diskusi juga menegaskan relevansi strategi ini terhadap peningkatan mutu sekolah, termasuk akreditasi. Kesimpulannya, program ini memberikan solusi praktis bagi optimalisasi sarana prasarana pendidikan, mendukung sekolah inklusif dan berwawasan Adiwiyata, serta mendorong kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan teknologi menuju pendidikan yang berkelanjutan.

Program ini memberikan solusi praktis bagi optimalisasi sarana prasarana pendidikan, mendukung sekolah inklusif dan berwawasan Adiwiyata, serta mendorong kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan teknologi menuju pendidikan yang berkelanjutan.Optimalisasi sarana prasarana sekolah menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, aman, dan mendukung sistem pembelajaran yang inklusif.Peningkatan mutu sekolah, termasuk akreditasi, dapat dicapai melalui strategi yang tepat dan kolaborasi yang erat antara berbagai pihak.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi sekolah inklusif di berbagai konteks sosial dan budaya. Hal ini penting untuk memahami bagaimana karakteristik lingkungan dapat memengaruhi efektivitas program inklusi dan memberikan rekomendasi yang lebih spesifik untuk setiap daerah. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model kolaborasi yang efektif antara sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam mendukung pembelajaran anak usia dini. Penelitian ini dapat mengeksplorasi berbagai bentuk partisipasi orang tua, seperti keterlibatan dalam kegiatan sekolah, penyediaan sumber daya, atau dukungan emosional, dan mengidentifikasi praktik-praktik terbaik untuk meningkatkan keterlibatan tersebut. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak penerapan hortikultura terhadap perkembangan kognitif, sosial, dan emosional anak usia dini. Penelitian ini dapat menggunakan metode kuantitatif atau kualitatif untuk mengukur perubahan dalam kemampuan anak, seperti kreativitas, keterampilan motorik, atau kemampuan sosial, setelah mengikuti kegiatan hortikultura. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan berpusat pada anak.

  1. Optimalisasi Pengelolaan Sarana dan Prasarana dalam Implementasi Kurikulum Merdeka | JIIP - Jurnal Ilmiah... jiip.stkipyapisdompu.ac.id/jiip/index.php/JIIP/article/view/3582Optimalisasi Pengelolaan Sarana dan Prasarana dalam Implementasi Kurikulum Merdeka JIIP Jurnal Ilmiah jiip stkipyapisdompu ac jiip index php JIIP article view 3582
  2. Pelatihan Penggunaan media Loose Part Sebagai Implementasi Merdeka Belajar Pada Satuan Pendidikan Anak... doi.org/10.53977/sjpkm.v2i2.1264Pelatihan Penggunaan media Loose Part Sebagai Implementasi Merdeka Belajar Pada Satuan Pendidikan Anak doi 10 53977 sjpkm v2i2 1264
  3. IMPLEMENTASI APLIKASI WEBSITE SEKOLAH TAMAN KANAK-KANAK DEWI SARTIKA BANDUNG | Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri.... doi.org/10.33480/abdimas.v7i1.5946IMPLEMENTASI APLIKASI WEBSITE SEKOLAH TAMAN KANAK KANAK DEWI SARTIKA BANDUNG Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri doi 10 33480 abdimas v7i1 5946
  4. PELATIHAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU DALAM PEMBELAJARAN LITERASI STEAM PADA KURIKULUM MERDEKA DI KEPULAUAN... ejournal.nusamandiri.ac.id/index.php/abdimas/article/view/5914PELATIHAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU DALAM PEMBELAJARAN LITERASI STEAM PADA KURIKULUM MERDEKA DI KEPULAUAN ejournal nusamandiri ac index php abdimas article view 5914
Read online
File size1.37 MB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test