RCSDEVELOPMENTRCSDEVELOPMENT
Room of Civil Society DevelopmentRoom of Civil Society DevelopmentMempertahankan kebersihan mulut sejak usia dini sangat penting untuk mencegah karies gigi dan penyakit gusi. Namun, banyak anak pra-sekolah kekurangan pengetahuan dan teknik yang tepat untuk menyikat gigi secara efektif. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas program pelatihan menyikat gigi terstruktur di TK Kristen Anugerah Jakarta. Dengan menggunakan metode deskriptif partisipatif, program tersebut mengintegrasikan diskusi interaktif, demonstrasi audiovisual, dan sesi praktik yang diawasi. Sebanyak [jumlah peserta, jika tersedia] anak berpartisipasi dalam penilaian sebelum dan sesudah pelatihan untuk mengukur perbaikan kebiasaan menyikat gigi mereka. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan: pemahaman pentingnya menyikat gigi meningkat dari 40 % menjadi 85 %, frekuensi menyikat meningkat dari 20 % menjadi 65 %, dan teknik menyikat yang benar meningkat dari 30 % menjadi 75 %. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan interaktif berbasis sekolah dapat secara positif memengaruhi perilaku kebersihan gigi anak. Penelitian ini merekomendasikan integrasi program serupa ke dalam kurikulum pendidikan anak usia dini serta menekankan pentingnya keterlibatan orang tua untuk menjaga praktik kesehatan mulut jangka panjang.
Pelaksanaan pelatihan menyikat gigi terstruktur di TK Kristen Anugerah Jakarta terbukti efektif dalam meningkatkan kebiasaan kebersihan mulut anak pra‑sekolah melalui kombinasi media edukatif, pembelajaran interaktif, dan praktik yang diawasi, yang secara signifikan meningkatkan pengetahuan, teknik, dan frekuensi menyikat.Namun, keberlanjutan perbaikan tersebut masih menjadi tantangan, terutama di luar lingkungan sekolah, sehingga diperlukan keterlibatan orang tua yang lebih intensif.Penelitian selanjutnya sebaiknya memperkuat program dengan sesi tindak‑lanjut berkala, integrasi pendidikan kebersihan mulut ke dalam kurikulum reguler, serta kolaborasi erat dengan tenaga kesehatan untuk menciptakan model yang berkelanjutan dan dapat direplikasi.
Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki dampak jangka panjang dari sesi tindak‑lanjut periodik selama dua belas bulan terhadap retensi teknik menyikat gigi yang tepat pada anak pra‑sekolah, dengan menggunakan desain longitudinal dan evaluasi berkala. Selain itu, penting untuk menguji efektivitas workshop edukasi orang tua yang digabungkan dengan program sekolah dalam meningkatkan frekuensi menyikat gigi anak, melalui percobaan terkontrol yang membandingkan kelompok dengan dan tanpa intervensi orang tua. Selanjutnya, penelitian dapat menilai skalabilitas model pelatihan interaktif ini di berbagai setting prasekolah, termasuk daerah pedesaan dan perkotaan, serta mengukur perbedaan hasil kesehatan mulut anak, sehingga dapat memberikan pedoman adaptasi program yang lebih luas dan berkelanjutan.
- Perspektif Orang Tua pada Kesehatan Gigi Anak Usia Dini | Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia... obsesi.or.id/index.php/obsesi/article/view/161Perspektif Orang Tua pada Kesehatan Gigi Anak Usia Dini Jurnal Obsesi Jurnal Pendidikan Anak Usia obsesi index php obsesi article view 161
- Pengetahuan dan sikap ibu tentang kebersihan gigi dan mulut pasca ceramah pendidikan kesehatan gigi disertai... journal.ugm.ac.id/mkgi/article/view/10738Pengetahuan dan sikap ibu tentang kebersihan gigi dan mulut pasca ceramah pendidikan kesehatan gigi disertai journal ugm ac mkgi article view 10738
- Parental supervision for their children's toothbrushing: Mediating effects of planning, selfâefficacy,... doi.org/10.1111/bjhp.12294Parental supervision for their childrens toothbrushing Mediating effects of planning selfyAAAaefficacy doi 10 1111 bjhp 12294
| File size | 420.17 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKESKUPANGPOLTEKKESKUPANG Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi model Program Kesehatan Sekolah “SEGIGIKU sebagai upaya meningkatkan perilaku kesehatanPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi model Program Kesehatan Sekolah “SEGIGIKU sebagai upaya meningkatkan perilaku kesehatan
NUSANTARAGLOBALNUSANTARAGLOBAL Sebagian besar masyarakat sejumlah 87% memiliki mata pencaharian utama pada sektor pertanian yakni: pertanian lahan sawah, perkebunan, dan peternakan.Sebagian besar masyarakat sejumlah 87% memiliki mata pencaharian utama pada sektor pertanian yakni: pertanian lahan sawah, perkebunan, dan peternakan.
NUSANTARAGLOBALNUSANTARAGLOBAL Hal ini menunjukkan potensi teknik ekstraksi tradisional untuk memperkenalkan ilmu kimia dasar dan ilmu produk alami kepada pelajar muda. Lokakarya ekstraksiHal ini menunjukkan potensi teknik ekstraksi tradisional untuk memperkenalkan ilmu kimia dasar dan ilmu produk alami kepada pelajar muda. Lokakarya ekstraksi
UNSERAUNSERA Pelatihan pembukuan sederhana diadakan di Rumah Bangkit Fafin Kota Serang Banten dengan jumlah peserta 36 orang. Hasil yang diperoleh dalam kegiatan pengabdianPelatihan pembukuan sederhana diadakan di Rumah Bangkit Fafin Kota Serang Banten dengan jumlah peserta 36 orang. Hasil yang diperoleh dalam kegiatan pengabdian
USKUSK Penelitian ini menggunakan metode difusi cakram, terdapat empat kelompok perlakuan yang diuji yaitu pasta gigi ekstrak teh hijau dan peppermint denganPenelitian ini menggunakan metode difusi cakram, terdapat empat kelompok perlakuan yang diuji yaitu pasta gigi ekstrak teh hijau dan peppermint dengan
USKUSK Formulir survei dan materi edukasi dibagikan kepada peserta penelitian secara online melalui grup WhatsApp. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah pesertaFormulir survei dan materi edukasi dibagikan kepada peserta penelitian secara online melalui grup WhatsApp. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah peserta
AHMAREDUCAHMAREDUC Fissure sealant merupakan cara yang efektif mencegah karies gigi dan untuk mengantisipasi kecemasan dan kurang kooperatifnya anak, maka aplikasi sealantFissure sealant merupakan cara yang efektif mencegah karies gigi dan untuk mengantisipasi kecemasan dan kurang kooperatifnya anak, maka aplikasi sealant
RCIPUBLISHERRCIPUBLISHER Pengetahuan siswa tentang cara pencegahan karies termasuk dalam kategori cukup. Jadi, ditemukan hasil bahwa pengetahuan karies gigi pada siswa kelas IIIPengetahuan siswa tentang cara pencegahan karies termasuk dalam kategori cukup. Jadi, ditemukan hasil bahwa pengetahuan karies gigi pada siswa kelas III
Useful /
USKUSK Laporan kasus ini merupakan kasus maloklusi kelas III tipe 2 pada pasien wanita, usia 17 tahun dengan gigitan terbuka anterior skeletal hiperdivergen.Laporan kasus ini merupakan kasus maloklusi kelas III tipe 2 pada pasien wanita, usia 17 tahun dengan gigitan terbuka anterior skeletal hiperdivergen.
USKUSK Lesi oral ini diduga terkait dengan xerostomia akibat peningkatan kadar ureum dalam darah dan penggunaan obat antihipertensi (amlodipine) serta diuretikLesi oral ini diduga terkait dengan xerostomia akibat peningkatan kadar ureum dalam darah dan penggunaan obat antihipertensi (amlodipine) serta diuretik
USKUSK Silikon LTSDL swapolimerisasi yang direndam dalam bahan pembersih gigi tiruan alkalin peroksida bisa digunakan selama satu tahun pemakaian karena peningkatanSilikon LTSDL swapolimerisasi yang direndam dalam bahan pembersih gigi tiruan alkalin peroksida bisa digunakan selama satu tahun pemakaian karena peningkatan
USKUSK Pasien Sindrom Down (SD) dengan penyakit jantung kongenital dan hipotiroid yang mengalami multiple karies dan akan menjalani operasi bedah jantung, dilakukanPasien Sindrom Down (SD) dengan penyakit jantung kongenital dan hipotiroid yang mengalami multiple karies dan akan menjalani operasi bedah jantung, dilakukan