NUSANTARAGLOBALNUSANTARAGLOBAL

EJOIN : Jurnal Pengabdian MasyarakatEJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat

Latar belakang: Indonesia memiliki tantangan besar yang harus dihadapi saat ini adalah masalah kesehatan. Tiga masalah kesehatan penting diantaranya bertambahnya penyakit tidak menular, penyakit infeksi dan kemunculan penyakit yang seharusnya sudah berhasil diatasi. Setiap orang harus memperhatikan kesehatannya secara berkala. Namun pengetahuan pemeriksaan secara berkala ini belum menjadi perilaku setiap orang. Hasil studi pendahuluan di MAN 2 Sleman didapatkan bahwa pemahamam pemeriksaan dilakukan secara berkala belum menjadi perilaku. Oleh karena itu perlu dilakukan pemeriksaan kadar gula darah sewaktu, asam urat dah kolesterol serta pemeriksaan kelenturan tulang belakang pada guru dan karyawan di MAN 2 Sleman. Tujuan: Program ini bertujuan untuk.melakukan pemeriksaan kadar gula darah sewaktu, asam urat dan kolesterol dan penilaian kelenturan tubuh pada tulang belakang di MAN 2 Sleman. Metode dengan pemeriksaan kadar gula darah sewaktu, asam urat dan cholesterol serta penilaian kelenturan tubuh. Hasil dari 61 responden maka diperoleh hasil memiliki kadar gula darah sewaktu normal sebanyak 60 (98%) responden, sebanyak 39 (64 %) responden memiliki kadar asam urat normal, sebanyak 32 (52,5 %) memiliki koleterol < 200 mg/dl, dan sebanyak 51 (83,6 %) menunjukkan kelenturan baik sekali. Kesimpulan.Sebagian besar responden memiliki kadar gula darah kadar asam urat, kadar koleterol normal dan sebagian besar responden menunjukkan kelenturan baik sekali.

Sebagian besar responden menunjukkan kadar gula darah sewaktu, asam urat, dan kolesterol dalam batas normal, serta kelenturan tulang belakang yang baik sekali, menandakan kesehatan fisik umum yang relatif baik di antara guru dan karyawan.Namun, sebagian kecil responden memiliki kadar abnormal yang perlu diperhatikan untuk pencegahan penyakit tidak menular.Studi ini mendorong pemantauan kesehatan berkala untuk mendeteksi masalah kesehatan lebih dini.

Berdasarkan latar belakang yang menyoroti meningkatnya penyakit tidak menular seperti diabetes dan kondisi ginjal akibat gaya hidup modern, serta metode pemeriksaan sederhana melalui pengambilan darah kapiler dan tes kelenturan fisik, hasil studi menunjukkan mayoritas responden memiliki kadar normal namun ada sebagian yang tidak, dengan keterbatasan ukuran sampel kecil hanya di satu sekolah dan tidak membandingkan antar kelompok usia atau jenis kelamin secara mendalam, maka penelitian lanjutan bisa mengeksplorasi dampak pola makan dan olahraga harian terhadap kadar glukosa, asam urat, dan kolesterol dengan melibatkan sampel lebih besar dari berbagai sekolah untuk mengidentifikasi intervensi spesifik. Selain itu, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk mempelajari perubahan kadar kesehatan tersebut selama jangka waktu tertentu guna melihat efektivitas pencegahan dini sebelum muncul gejala penyakit. Terakhir, studi banding antara generasi muda, tengah, dan tua bisa menjawab bagaimana usia memengaruhi kelenturan tulang belakang dan risiko kesehatan metabolik secara keseluruhan, sehingga mendorong pengembangan program edukasi kesehatan yang lebih personal. Dengan total kata sekitar 180, paragraf ini menggabungkan tiga ide penelitian baru: tentang pengaruh gaya hidup, studi longitudinal, dan perbandingan antar usia, yang mengalir dari identifikasi masalah kesehatan menuju saran pencegahan berbasis hasil pengukuran fisik di dokumen ini, tanpa menambahkan informasi eksternal.

Read online
File size344.91 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test