NUSANTARAGLOBALNUSANTARAGLOBAL

EJOIN : Jurnal Pengabdian MasyarakatEJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat

Tujuan penyuluhan ini adalah untuk mendorong peningkatan kapasitas bagi UMKM di Kota Semarang. Agar UMKM semakin baik, diperlukan pengelolaan keuangan dengan baik. Secara lebih luas pengelolaan keuangan meliputi semua kegiatan perusahaan yang berhubungan dengan usaha mendapatkan dana yang dibutuhkan, beserta usaha untuk menggunakan dana tersebut secara efisien. Perusahaan harus berusaha untuk mendapatkan dana dengan biaya yang rendah dan menggunakan dana tersebut pada kegiatan-kegiatan usaha yang akan meningkatkan pendapatan dan laba di masa akan datang. Perusahaan agar dapat melakukan pengelolaan keuangan dengan baik perlu Inovasi Keuangan Digital (IKD) menjadi bukti bahwa perkembangan teknologi di sektor finansial Indonesia kian meningkat. Pesatnya perkembangan ini bisa ditunjukkan dengan banyaknya penyelenggara IKD yang diakui oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Grup Inovasi Keuangan Digital (GIKD).

Pengelolaan keuangan mencakup kegiatan perencanaan, analisis, dan pengendalian keuangan perusahaan yang berfokus pada perolehan dan penggunaan dana secara efisien.Inovasi Keuangan Digital (IKD) menjadi indikator perkembangan teknologi di sektor finansial Indonesia yang semakin pesat, didukung oleh banyaknya penyelenggara yang diakui oleh OJK.Penerapan IKD yang baik harus memenuhi tujuh kriteria, yaitu bersifat inovatif, menggunakan teknologi, inklusif, dapat digunakan secara luas, terintegrasi, kolaboratif, serta melindungi data konsumen.

Pertama, perlu penelitian lanjutan tentang efektivitas penerapan Inovasi Keuangan Digital (IKD) pada UMKM batik di daerah perkotaan dibandingkan dengan pedesaan, untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi adopsi teknologi keuangan digital di berbagai konteks geografis dan sosial ekonomi. Kedua, penting untuk mengkaji bagaimana literasi keuangan dan digital secara bersama-sama memengaruhi keberhasilan pengelolaan keuangan UMKM, serta apakah pelatihan terpadu yang menggabungkan kedua aspek ini lebih efektif daripada pelatihan terpisah. Ketiga, diperlukan studi mendalam mengenai dampak jangka panjang dari pemisahan keuangan pribadi dan usaha terhadap stabilitas arus kas dan pertumbuhan usaha mikro, khususnya pada sektor kerajinan tradisional seperti batik, untuk merancang panduan pengelolaan keuangan yang lebih relevan dan aplikatif bagi pelaku UMKM lokal.

Read online
File size372.18 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test