UNUSIDAUNUSIDA
GREENOMIKAGREENOMIKAPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat Brand Awareness terhadap motif kain tenun Sukarara di kalangan wisatawan domestik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada wisatawan yang mengunjungi daerah tersebut. Sampel penelitian terdiri dari 120 responden yang dipilih melalui teknik non-probability sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat Brand Awareness terhadap motif kain tenun Sukarara berada pada tingkatan brand recall yang termasuk dalam kategori tinggi, dengan nilai rata-rata sebesar 2,89 yang terletak dalam skala 2,52 – 3,27. Temuan ini mengindikasikan bahwa wisatawan domestik telah mengenali dan mengingat motif kain tenun Sukarara, meskipun produk tersebut belum menjadi pilihan utama saat membeli kain tenun. Penelitian ini memberikan wawasan penting bagi pengrajin dan pemasar untuk merumuskan strategi pemasaran yang lebih efektif guna meningkatkan daya tarik dan relevansi kain tenun Sukarara di pasar, sehingga dapat bertransformasi dari sekadar dikenali menjadi pilihan utama di kalangan konsumen. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan industri tenun lokal dan pelestarian budaya melalui peningkatan kesadaran merek.
Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa tingkat kesadaran merek motif kain tenun Sukarara berada pada kategori tinggi, yakni pada tingkat *brand recall*, yang menunjukkan wisatawan domestik telah mengenali dan mengingat motif tersebut.Meskipun demikian, kain tenun Sukarara belum menjadi pilihan utama bagi wisatawan saat membeli, mengindikasikan adanya celah antara kesadaran merek dan keputusan pembelian.Oleh karena itu, strategi pemasaran yang lebih efektif sangat diperlukan untuk meningkatkan daya tarik produk sehingga dapat bertransformasi dari sekadar dikenali menjadi pilihan prioritas konsumen.
Penelitian ini memberikan wawasan tentang tingginya kesadaran merek kain tenun Sukarara pada tingkat *brand recall*, namun sekaligus menunjukkan tantangan untuk menjadikannya pilihan utama konsumen. Oleh karena itu, penelitian lanjutan dapat diarahkan untuk secara lebih mendalam mengidentifikasi faktor-faktor spesifik apa saja yang mendorong atau menghambat keputusan pembelian kain tenun Sukarara, setelah konsumen memiliki kesadaran merek yang baik. Misalnya, apakah faktor harga, kualitas bahan, orisinalitas motif, atau aspek personalisasi yang lebih dominan dalam memengaruhi preferensi akhir konsumen? Studi mendatang juga bisa mengeksplorasi efektivitas berbagai strategi pemasaran inovatif, termasuk penggunaan platform digital atau narasi budaya yang kuat, dalam upaya menggeser posisi merek dari sekadar diingat menjadi *top-of-mind* dan pilihan utama di benak para wisatawan, baik domestik maupun internasional. Selain itu, mengingat pentingnya identitas budaya dalam produk tenun ini, akan sangat bermanfaat untuk meneliti bagaimana keseimbangan antara pelestarian motif tradisional yang otentik dengan adaptasi desain modern dapat dioptimalkan. Ini penting untuk menarik segmen pasar yang lebih luas tanpa mengorbankan nilai-nilai budaya asli, serta memahami bagaimana persepsi konsumen terhadap keaslian dan inovasi memengaruhi kesediaan mereka untuk membeli. Pendekatan ini dapat membantu pengrajin dan pemasar merumuskan strategi yang tidak hanya efektif secara komersial tetapi juga berkelanjutan dalam menjaga warisan budaya.
- The Influence of Interactivity, Online Customer Reviews, and Trust on Shopee Live Streaming Users'... doi.org/10.55732/unu.gnk.2024.06.1.5The Influence of Interactivity Online Customer Reviews and Trust on Shopee Live Streaming Users doi 10 55732 unu gnk 2024 06 1 5
- Analysis of Brand Perception and Relevance of Sukarara Woven Fabric Motifs in the Context of Cultural... doi.org/10.55732/unu.gnk.2024.06.2.1Analysis of Brand Perception and Relevance of Sukarara Woven Fabric Motifs in the Context of Cultural doi 10 55732 unu gnk 2024 06 2 1
- The Effect of E-service quality and Brand image on Interests in Reusing Bibit Application | GREENOMIKA.... doi.org/10.55732/unu.gnk.2023.05.2.5The Effect of E service quality and Brand image on Interests in Reusing Bibit Application GREENOMIKA doi 10 55732 unu gnk 2023 05 2 5
| File size | 379.37 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTESAPOLTESA Pengabdian ini dilakukan selama 8 bulan di Desa Tumuk Mangis Kecamatan Sambas. Keberlnjutan dari program ini menghasilkan produk digital marketing yangPengabdian ini dilakukan selama 8 bulan di Desa Tumuk Mangis Kecamatan Sambas. Keberlnjutan dari program ini menghasilkan produk digital marketing yang
POLTESAPOLTESA Pemanfaatan digital marketing pada era industri 4. 0 dapat dijadikan alternatif strategi dalam pemasaran produk agar memudahkan pelaku usaha memantau danPemanfaatan digital marketing pada era industri 4. 0 dapat dijadikan alternatif strategi dalam pemasaran produk agar memudahkan pelaku usaha memantau dan
LIFESCIFILIFESCIFI Hasil ini menggarisbawahi pentingnya mengoptimalkan fungsionalitas platform dan strategi promosi untuk menarik Generasi Z, memberikan wawasan berhargaHasil ini menggarisbawahi pentingnya mengoptimalkan fungsionalitas platform dan strategi promosi untuk menarik Generasi Z, memberikan wawasan berharga
UNIRA MALANGUNIRA MALANG Produk unggulan yang ditawarkan adalah tabungan wadiah, yang mengedepankan akad titipan bebas riba dengan keunggulan seperti tanpa biaya administrasi,Produk unggulan yang ditawarkan adalah tabungan wadiah, yang mengedepankan akad titipan bebas riba dengan keunggulan seperti tanpa biaya administrasi,
COMPARTDIGITALCOMPARTDIGITAL Konsep estetik yang diusung memadukan keindahan bentuk Ikan Batak dengan gaya ukiran khas Batak Toba, yang menonjolkan nilai kearifan lokal sekaligus relevanKonsep estetik yang diusung memadukan keindahan bentuk Ikan Batak dengan gaya ukiran khas Batak Toba, yang menonjolkan nilai kearifan lokal sekaligus relevan
STEBIS IGMSTEBIS IGM Kesimpulannya, pemanfaatan TikTok Shop dengan pendekatan 7P mampu meningkatkan penjualan sekaligus membangun kepercayaan konsumen, sehingga dapat menjadiKesimpulannya, pemanfaatan TikTok Shop dengan pendekatan 7P mampu meningkatkan penjualan sekaligus membangun kepercayaan konsumen, sehingga dapat menjadi
UNJUNJ Hasil validasi menunjukkan tingkat kelayakan yang sangat tinggi, dengan penilaian dari ahli materi sebesar 95,83%, ahli media 83,10%, dan ahli desain pembelajaranHasil validasi menunjukkan tingkat kelayakan yang sangat tinggi, dengan penilaian dari ahli materi sebesar 95,83%, ahli media 83,10%, dan ahli desain pembelajaran
UNPARUNPAR Kesimpulannya, kemitraan yang melibatkan sektor swasta, pemerintah, dan LSM menjadi kunci dalam mendorong keberlanjutan UKM kopi dalam GVC. RekomendasiKesimpulannya, kemitraan yang melibatkan sektor swasta, pemerintah, dan LSM menjadi kunci dalam mendorong keberlanjutan UKM kopi dalam GVC. Rekomendasi
Useful /
UNUSIDAUNUSIDA Penelitian ini melibatkan sampel sebanyak 45 karyawan di KPPN Jakarta IV. Jenis penelitian yang dilakukan merupakan penelitian penjelasan atau ExplanatoryPenelitian ini melibatkan sampel sebanyak 45 karyawan di KPPN Jakarta IV. Jenis penelitian yang dilakukan merupakan penelitian penjelasan atau Explanatory
UNUSIDAUNUSIDA Namun, pesatnya globalisasi dan modernisasi telah menyebabkan penurunan minat terhadap makanan tersebut, terutama di kalangan generasi muda yang lebihNamun, pesatnya globalisasi dan modernisasi telah menyebabkan penurunan minat terhadap makanan tersebut, terutama di kalangan generasi muda yang lebih
UNWAHAUNWAHA Penelitian yang dilakukan pada siswa Madrasah Aliyah Darul Faizin menunjukkan bahwa pembelajaran kitabah yang diterapkan sudah menggunakan berbagai macamPenelitian yang dilakukan pada siswa Madrasah Aliyah Darul Faizin menunjukkan bahwa pembelajaran kitabah yang diterapkan sudah menggunakan berbagai macam
UNWAHAUNWAHA Uji mikrokimia adalah metode untuk mengetahui kandungan atau senyawa pada tumbuhan. Bahan yang digunakan adalah umbi porang, kentang, jagung, kacang tanah,Uji mikrokimia adalah metode untuk mengetahui kandungan atau senyawa pada tumbuhan. Bahan yang digunakan adalah umbi porang, kentang, jagung, kacang tanah,