POLTESAPOLTESA

Prosiding Seminar Hasil Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SEHATI ABDIMAS)Prosiding Seminar Hasil Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SEHATI ABDIMAS)

Pemanfaatan digital marketing pada era industri 4.0 dapat dijadikan alternatif strategi dalam pemasaran produk agar memudahkan pelaku usaha memantau dan menyediakan kebutuhan serta keinginan calon konsumen. Terutama pada situasi Covid-19, sektor ekonomi mengalami banyak gejolak. Peraturan pemerintah menerapkan pembatasan aktivitas sosial di luar rumah dan melarang kegiatan yang mengundang kerumunan warga, mengakibatkan roda perputaran perkeonomian kacau. Hal ini berdampak pada pengrajin Tenun Songket di Pokdarwis Ketunjung Desa Sumber Harapan Kabupaten Sambas. Tenun songket Sambas merupakan produk budaya unggulan di Kabupaten Sambas, dengan sebagian besar pengrajin berada di Desa Sumber Harapan. Salah satu permasalahan yang dihadapi pengrajin tenun songket adalah menurunnya jumlah orderan, terutama selama pandemi Covid-19, karena sebagian besar pengrajin masih menggunakan sistem penjualan offline. Promosi dilakukan pada konsumen yang datang ke toko/rumah pengerajin tenun, sehingga promosi hanya menyebar ke daerah sekitar dan kurang menjangkau masyarakat luas. Oleh karena itu, dibutuhkan solusi agar pengerajin dapat tetap berkembang dengan baik, yaitu dengan branding produk dan dipasarkan secara online agar dapat menjangkau masyarakat luas.

Dari pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilakukan, terdapat beberapa kesimpulan yang dapat diambil.Pertama, kegiatan ini bersifat positif dan bagus untuk pengembangan unit usaha tenun Sambas, khususnya pada Kelompok Sadar Wisata Ketunjung Desa Sumber Harapan.Kedua, meskipun terdapat beberapa kendala terkait penyesuaian metode pemasaran online, tetap ada potensi dalam kegiatan ini.Ketiga, perlu pendampingan yang lebih lagi terkait pemasaran produk, dan perlu lebih gencar lagi untuk promosi.Keempat, dengan berlangsungnya kegiatan pengabdian masyarakat ini, Kelompok Sadar Wisata Ketunjung Desa Sumber Harapan menjadi lebih terbantu untuk memulai kembali usaha dengan pengembangan inovasi produk terbaru.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan yang ditemukan, serta saran penelitian lanjutan yang sudah ada, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah sebagai berikut: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas berbagai platform media sosial dalam meningkatkan jangkauan pasar tenun songket Sambas, dengan mempertimbangkan karakteristik demografis dan psikografis calon pembeli. Hal ini penting untuk menentukan strategi pemasaran digital yang paling tepat sasaran. Kedua, penelitian tentang pengembangan desain tenun songket yang inovatif dan sesuai dengan tren pasar terkini dapat dilakukan, dengan melibatkan partisipasi aktif dari pengrajin dan perancang mode lokal. Tujuannya adalah untuk meningkatkan daya tarik produk tenun songket bagi konsumen modern. Ketiga, penelitian mengenai model bisnis berkelanjutan untuk pengrajin tenun songket, yang menggabungkan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan, perlu dieksplorasi. Penelitian ini dapat memberikan wawasan tentang bagaimana meningkatkan kesejahteraan pengrajin sekaligus menjaga kelestarian budaya tenun songket Sambas. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan daya saing produk tenun songket Sambas di pasar global, serta memberdayakan pengrajin lokal untuk mencapai kesejahteraan yang berkelanjutan.

  1. #daya saing#daya saing
  2. #tanaman cabai#tanaman cabai
Read online
File size590.71 KB
Pages9
Short Linkhttps://juris.id/p-1IT
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test